Mengapa Perut Berbunyi saat Lapar?

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita memegang perut. Pixabay.com/Natasya Gepp

    Ilustrasi wanita memegang perut. Pixabay.com/Natasya Gepp

    TEMPO.CO, Jakarta - Semua orang pasti pernah merasakan lapar hingga perut berbunyi. Mengapa perut Anda bisa begitu?

    Mengutip dari laman Science ABC, Rabu, 8 Desember 2021, tak hanya makanan dan cairan yang bergerak dalam sistem pencernaan manusia, gas dan udara turut ikut di dalamnya. 

    "Biasanya kebisingan itu adalah gas berlebihan yang bergerak bolak-balik di usus," kata ahli gastroenterologi Laurence Bailen seperti dikutip Tempo dari laman WebMD.

    Suara dari gas dan udara dihasilkan di dalam perut sepanjang waktu, tapi akan lebih keras saat Anda lapar. Ini karena tidak ada makanan dalam tubuh. 

    Saat tubuh Anda memiliki makanan, suara-suara di dalam perut akan diredam oleh makanan. Sebaliknya, jika tidak ada makanan tentu tidak ada lagi yang meredam suara-suara itu.

    Ketika Anda merasa lapar, perut akan mengirim sinyal ke otak untuk membuat sistem pencernaan kembali bekerja. Setelah itu terjadi kontraksi otot dan bila perut Anda kosong, kantong-kantong gas dan gelembung udara akan mengeluarkan suara yang lebih keras. 

    Suara itu merupakan tanda jika Anda sedang merasa lapar dan perut perlu diisi. Jika begini, isilah perut Anda dengan makanan untuk mengisi tenaga dan meredam suara keroncongan di perut.

    AMELIA RAHIMA SARI

    Baca juga: Suara Perut Keroncongan Tak Selalu Berarti Lapar, Ini 3 Tanda Lainnya


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Tutup Sementara PTM 100 Persen di Sekolah yang Terpapar Covid-19

    Pemprov DKI Jakarta menutup sejumlah sekolah yang menggelar PTM 100 persen karena terpapar Covid-19. Namun sejumlah sekolah sudah kembali berkegiatan.