Sebelum Parah Kenali 7 Gejala Umum Sakit Mata Katarak

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Dokter melakukan proses operasi katarak dalam kegiatan sosial operasi katarak gratis di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, 21 Mei 2016. Sebanyak 304 pasien telah berhasil dioperasi pada kegiatan hari ini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Dokter melakukan proses operasi katarak dalam kegiatan sosial operasi katarak gratis di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, 21 Mei 2016. Sebanyak 304 pasien telah berhasil dioperasi pada kegiatan hari ini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Sakit mata katarak merupakan salah satu penyebab terbanyak kebutaan di dunia, termasuk Indonesia.

    Menurut Survei Kebutaan Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014 – 2016 Kemenkes, sebagaimana dilansir dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, angka kebutaan pada populasi usia 50 tahun ke atas di Indonesia mencapai 3 persen, dimana 81 persen diantaranya disebabkan oleh katarak.

    Selain aspek fisik, gangguan penglihatan juga dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan penderita, mulai dari kepuasaan hidup hingga pendidikan. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah-langkah preventif, seperti mengenali gejala penyakit katarak sedini mungkin.

    Dikutip dari Healthline, berikut adalah 7 gejala umum yang kerap dialami oleh penderita katarak :

      1. Penglihatan kabur

    Gejala awal katarak biasanya ditandai dengan pandangan yang sedikit kabur. Efek ini dapat meningkat seiring berjalannya waktu. Dunia seakan terlihat mendung, buram atau redup.

      1. Penglihatan di malam hari terganggu

    Ketika katarak terus berkembang, pandangan menjadi gelap dengan semburat kuning atau coklat. Gejala ini dapat mempengaruhi penglihatan dan membuat aktivitas di malam hari seperti mengemudi menjadi lebih sulit.

      1. Sensitif terhadap cahaya terang

    Gejala umum katarak selanjutnya adalah sensitivitas cahaya. Menurut Mayo Clinic, silau cahaya terang dapat menyakitkan, terutama bagi penderita katarak subkapsular posterior. Jenis katarak tersebut dimulai di bagian belakang lensa, menghalangi jalur cahaya dan kerap mengganggu penglihatan ketika membaca.

      1. Difraksi cahaya

    Kekeruhan lensa dapat membuat penderita katarak melihat lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya. Kadang-kadang, lingkaran di sekitar lampu muncul dalam berbagai warna sehingga dapat mengganggu kegiatan mengemudi.

      1. Sering mengganti kacamata

    Katarak dapat memburuk secara berangsur-angsur. Oleh karena itu, penderitanya mungkin harus sering mengganti kacamata atau lensa kontak.

    Selanjutnya : Saat katarak berkembang...


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.