Pakar Ingatkan Tak Ada Kaitan Penyakit Serius dan Vaksinasi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. TEMPO/Hilman Fathurrahman

    Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. TEMPO/Hilman Fathurrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Vaksinasi COVID-19 tak menyebabkan penyakit serius. Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI), Prof. Hindra Irawan Satari, mengatakan kejadian atau penyakit serius yang terjadi usai imunisasi biasanya bukan disebabkan oleh proses vaksinasi.

    "Jadi kalau ada kejadian serius, penyakit serius setelah imunisasi biasanya disebabkan bukan oleh vaksinasi," ujar Hindra.

    Dia menjelaskan sebelum memperoleh izin, vaksin telah melewati fase uji klinik beberapa tahap yang melibatkan banyak orang dan KIPI akan terlihat pada orang-orang yang mengikuti pengujian tersebut. Karena itu, munculnya penyakit serius usai vaksinasi adalah sesuatu yang jarang terjadi dengan diagnosis hanya dapat dilakukan oleh dokter.

    KIPI yang muncul usai vaksinasi COVID-19 biasanya berada di dalam tingkat rendah atau menengah, mulai dari sakit di tempat yang disuntikkan, demam, dan sakit kepala. Dia mengingatkan jika terjadi reaksi KIPI usai vaksinasi COVID-19 terhadap anak maka dapat beristirahat dan segera memberikan obat jika mengalami gejala seperti demam.

    "Kalau perlu obat, berikan obat segera kalau dia demam. Segera, jangan ditunda, tidak akan mempengaruhi daya kebal yang diperoleh, dan minum air putih yang cukup," jelasnya.

    Dia juga mengingatkan pemberian vaksin tidak secara instan membentuk antibodi terhadap virus penyebab COVID-19 karena membutuhkan dua pekan usai vaksinasi untuk secara optimal membangun antibodi. Karena itu, protokol kesehatan seperti penggunaan masker menjadi salah satu langkah penting untuk menghadapi pandemi COVID-19.

    Baca juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Pengaruhi Siklus Menstruasi?


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.