Kiat Sukses Usaha Kuliner bagi Pemula

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pengunjung memesan makanan di warteg kawasan Jakarta, Jumat 30 Juli 2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) resmi mengeluarkan aturan pelanggan warteg wajib menunjukan sertifikat sudah divaksin selama masa PPKM Level 4. TEMPO/Subekti

    Pengunjung memesan makanan di warteg kawasan Jakarta, Jumat 30 Juli 2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) resmi mengeluarkan aturan pelanggan warteg wajib menunjukan sertifikat sudah divaksin selama masa PPKM Level 4. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Enam tips berikut bisa digunakan pengusaha pemula agar bisa meraih sukses dan bertahan di bisnis kuliner, terhindar dari gulung tikar atau bangkrut. Buat para pemula yang akan terjun atau berkecimpung di usaha kuliner atau warung makan tentu merasa khawatir dan ragu, apakah usaha akan berjalan dengan baik?

    Simak enam tips sederhana agar sukses bisnis kuliner untuk pemula. Sebelum memulainya, Anda akan mengulik berbagai informasi agar meminimalisir risiko kegagalan dalam berbisnis.

    Kualitas produksi
    Produk makanan yang berkualitas menjadi modal utama dalam memenangkan persaingan bisnis. Pada umumnya, kualitas makanan terbagi menjadi dua kelas:

    -Kualitas asli
    Untuk kualitas sejati biasanya lebih mengutamakan cita rasa makanan yang disajikan dan bahan baku yang digunakan.

    -Kualitas tambahan
    Biasanya para produsen tidak hanya memperhatikan cita rasa makanan yang dihasilkan tetapi juga faktor kesehatan bagi para konsumen.

    Lokasi strategis
    Dalam berbisnis apapun, terutama usaha kuliner, lokasi yang strategis tentu menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan agar berjalan lancar dan usaha dapat berkembang. Tak bisa dipungkiri, lokasi yang strategis tentu akan menjaring banyak konsumen. Meski begitu, Anda tidak harus memaksakan lokasi strategis yang umumnya terdapat keramaian, seperti dekat mal dan sebagainya. Anda hanya perlu membidik lokasi strategis yang sesuai dengan bisnis. Misalnya, yang dibuka usaha burger mini, maka lokasi strategisnya berada di sekitar sekolah.

    Persepsi konsumen
    Membentuk persepsi konsumen menjadi salah satu strategi bagi untuk mengenalkan bisnis makanan yang sedang dijalankan. Strategi ini juga dapat membantu menanamkan citra merek atau ciri khas tertentu di hati konsumen. Jadi, sebisa mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik. Ciptakan inovasi baru dalam mengemas makanan serta sajikan menu baru yang belum pernah ada.

    Perkuat promosi
    Jangan ragu untuk melakukan promosi pada bisnis kuliner Anda. Faktor ini sering diabaikan oleh para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis. Tidak heran banyak bisnis makanan atau rumah makan yang bangkrut karena gagal dalam pemasaran. Cobalah untuk aktif mempromosikan produk ke area publik. Selain memanfaatkan spanduk atau baliho, Anda juga bisa memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan semacamnya untuk menyebarkan informasi promosi pada produk dan jangan lewatkan untuk mendaftarkan produk dalam aplikasi pesan antar.

    Terapkan SOP
    Lengkapilah standar operasional prosedur (SOP) bisnis. Jika bisnis sudah berkembang lebih besar maka tidak ada salahnya bila melengkapi dengan SOP yang baku. Hal ini penting dilakukan sebelum pada akhirnya membuka cabang baru. Anda juga bisa menawarkan bisnis makanan tersebut sebagai peluang investasi waralaba dengan SOP yang jelas. Bisnis bisa semakin terarah dan memiliki kualitas layanan yang terjaga.

    Perhatikan kemasan
    Jika sudah menggunakan sistem pesan antar, tentu Anda harus memperhatikan kemasan produk. Adapun manfaat kemasan produk adalah membangun kepercayaan konsumen. Dengan kemasan yang terkesan berkualitas dan elegan tentu akan menambah kepercayaan konsumen. Selain itu, dapat membentuk ciri khas pada produk Anda. Dalam kemasan penting untuk memperhatikan unsur-unsur terkait, seperti desain, warna kemasan, penempatan logo, dan menu makanan.

    Baca juga: Tips Membuka Usaha Kuliner Pesan Antar


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.