5 Media Tanam Hidroponik yang Mudah Ditemukan

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi tanaman hidroponik. ANTARA/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta -Media hidroponik atau yang disebut juga  media tanam  berpengaruh pada tingkat produksi (yield) tanaman, kandungan biomassa kering (dry matter), serta kualitas tanaman seperti  tekstur, warna, dan rasa.

Maka dalam memilih media  tanam mesti tepat. Untuk diketahui fungsi media tanam adalah sebagai tempat melekatnya akar, penyokong bagi tanaman, dan perantara larutan nutrisi. Berikut in merupakan beberapa media tanam hidroponik yang bisa digunakan:

  1. Cocopeat

Cocopeat yang menjadi media tanam hidroponik merupakan hasil olah serbuk serabut kelapa. Cara pengolahannay dilakukan dengan sabut kelapa digiling halus terlebih dahulu. Keunggulan Cocopeat sebagai media tanam hidroponik ialah dapat menahan air serta memiliki unsur kimia lumayan banyak

Adapun unsur kimia yang banyak pada Cocopeat diantaranya kandungan  Ph antara 5,0 hingga 6,8. Taraf PH tersebut diketahui sangat baik untuk pertumbuhan tanaman apapun. Menyadur dari laman diskapang.ntbprov.go.id, mengungkapkan Cocopeat lebih baik menghasilkan tanaman hidroponik bila dicampurkan dengan media tanam lain seperti sekam bakar, dengan perbandingan 50:50 yang tujuannya tidak lain untuk memperbesar aerasi pada media tanam.

Masih dari sumber yang sama Cocopeat punya sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Kandungan Trichoderma molds-nya, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit dalam tanah.

Dengan demikian, cocopeat dapat menjaga tanah tetap gembur dan subur. Pada infromasi lain yang dikutip dari jurnla ilmiah JAGROS “Pengaruh Media Tanam pada Hidroponik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kailan (Brassica Oleracea L.)”, tanaman hidroponik yang menggunaka Cocopeat punya ketinggian tumbuhan hidroponik lebih tinggi dibandingkan dengan yang lainnya. Yakni 8,33 cm setalah 14 hari tanam

  1. Hidroton

Hidroton merupakan merupakan media tanam hidroponik yang berbentuk bulat, dalam bulatan-bulatan terdapat pori-pori yang dapat menyerap air sehingga dapat menjaga ketersediaan nutrisi untuk tanaman hidroponik. Pembuatan hidroton menggunakan tanah liat karena merupakan jenis tanah yang bertekstur halus dan lengket atau berlumpur, dikutip dari publikasi Jurnal Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai.

Menurut penelitian tersebut, hasil tanaman hidroponik  seperti selada terpengaruhi nyata akan hasilnya mulai dari  tinggi, berat, hingga jumlah daun selada.

Berdasarkan pengamatan tersebut dikemukan hidroton merupakan media tanam yang baik untuk pertumbuhan tanaman selada karena dapat menghasilkan media tanam yang mampu menyimpan air nutrisi lebih lama dan mudah ditembus akar serta memiliki sirkulasi udara yang baik bagi akar tanaman.  Adapun hasilnya disebutkan panjang tumbuh selada lama tanam   selama 35 hari sepanjang 15,18 cm.

  1. Rockwool

Media tanam rockwool terbuat dari gabungan batu bara, batu kapur, dan batu basalt yang diproses dengan suhu tinggi hingga membentuk serat-serat. Proses pembuatan rockwool yang melibatkan suhu tinggi membuatnya steril dari mikroorganisme patogen, hama, ataupun benih gulma.

Selanjutnya: Air juga mudah terlepas dari serat-serat rockwol...






5 Jenis Metode Tanam Hidroponik

1 hari lalu

5 Jenis Metode Tanam Hidroponik

Hidroponik telah menjadi tren menanam hemat tempat dan perawatannya cenderung mudah


Kementan Kenalkan Hidroponik dan Bioflok di Kupang

29 hari lalu

Kementan Kenalkan Hidroponik dan Bioflok di Kupang

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang menggelar pelatihan hidroponik dan bioflok yang diikuti perwakilan kelompok wanita tani


Omzet Mini Bazar Urban Farming di Balai Kota DKI Capai Rp45 Juta

32 hari lalu

Omzet Mini Bazar Urban Farming di Balai Kota DKI Capai Rp45 Juta

Mini Bazar Urban Farming di Balai Kota DKI Jakarta digelar setiap Jumat sejak Juni hingga Oktober 2022


Mengenal Pertanian Kontainer Cara Baru Urban Farming di Jakarta

18 Juli 2022

Mengenal Pertanian Kontainer Cara Baru Urban Farming di Jakarta

Sayuran produksi pertanian kontainer dinilai lebih baik dibanding sistem hidropinik. Perlu lebih banyak alat dan pasokan listrik.


Kementan Perkenalkan Teknik Hidroponik ke Negara ASEAN

16 Juni 2022

Kementan Perkenalkan Teknik Hidroponik ke Negara ASEAN

Pelatihan berlangsung tiga hari melalui Zoom. Diikuti oleh peserta dari Kamboja, Myanmar, Malaysia, dan Thailand.


Kementan Dukung Ketahanan Pangan melalui Hidroponik

15 Juni 2022

Kementan Dukung Ketahanan Pangan melalui Hidroponik

Pemanfaatan lahan pekarangan dapat membantu keluarga menyiapkan ketahanan pangan dari ancaman krisis iklim.


Polda Metro Jaya Sita 290 Pot Ganja dari Sebuah Apartemen di Kota Bekasi

22 April 2022

Polda Metro Jaya Sita 290 Pot Ganja dari Sebuah Apartemen di Kota Bekasi

Pada saat menyisir lantai 19 apartemen di Kota Bekasi itu, Polisi menemukan satu kamar yang penuh berisi tanaman Ganja.


Daftar 5 Kegunaan Garam Epsom untuk Tumbuhan

6 Februari 2022

Daftar 5 Kegunaan Garam Epsom untuk Tumbuhan

Garam epsom atau garam Inggris biasanya tidak untuk dikonsumsi. Namun dapat digunakan sebagai obat luar tubuh dan kesehatan tumbuhan.


Cara Bercocok Tanam Hidroponik Sederhana

31 Januari 2022

Cara Bercocok Tanam Hidroponik Sederhana

Hidroponik bisa menjadi salah satu cara bertanam dengan media tanam air.


5 Tips Mudah Budidaya Aglonema Merah Agar Berdaun Indah

30 Januari 2022

5 Tips Mudah Budidaya Aglonema Merah Agar Berdaun Indah

Aglonema atau aslinya Aglaonema Merah kian diminati sebagai tanaman hias favorit untuk hiasan rumah. Diperlukan tips khusus