Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Suhu Panas Minyak Saat Menggoreng Makanan Bisa Mempengaruhi Kesehatan

Reporter

Editor

Bram Setiawan

image-gnews
Ilustrasi wanita menuangkan minyak goreng untuk memasak. Freepik.com
Ilustrasi wanita menuangkan minyak goreng untuk memasak. Freepik.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Saat menggoreng makanan, suhu panas minyak tak hanya mempengaruhi kualitas makanan, tapi juga kesehatan. Mengutip Healthline, sebaiknya suhu panas minyak 176 derajat Celsius hingga 190 derajat Celsius  

Lemak trans minyak goreng mempengaruhi kesehatan, karena meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti jantung, kanker, diabetes, dan obesitas. Suhu panas yang terlalu tinggi menyebabkan proses penjenuhan yang membentuk lemak trans.

Proses itu mengubah struktur kimia lemak dalam minyak yang sulit diurai oleh tubuh manusia. Itu yang menyebabkan efek negatif mempengaruhi kesehatan. Healthline merujuk penelitian tentang minyak kedelai dan kanola yang mengandung 0,6 persen hingga 4,2 persen lemak trans. Suhu terlalu tinggi memanaskan minyak itu, maka kandungan lemak transnya bisa meningkat.

Makanan akan berdampak baik untuk kesehatan jika dimasak dalam kestabilan suhu panas yang sewajarnya. Itu supaya tidak menimbulkan reaksi oksidasi atau penggabungan zat dengan oksigen.

Oksidasi menggoreng dalam suhu 200 derajat Celsius akan merusak minyak. Reaksi oksidasi asam oleat minyak menghasilkan senyawa radikal berbahaya atau lemak trans, dikutip dari publikasi dalam situs web Universitas Indonesia

Mengutip Medical News Today, minyak melepaskan radikal bebas menyebabkan kerusakan sel dalam tubuh. Kecenderungan itu jika minyak dipanaskan melebih suhu 190,5 derajat Celsius, karena memungkinkan meningkatkan senyawa beracun 4-hydroxy-2-trans-nonenal atau HNE.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

HNE mempengaruhi kondisi kesehatan seperti penyakit hati, stroke, dan Parkinson.  Biasanya HNE berkembang jika minyak digunakan untuk kedua kalinya atau memanaskan kembali dengan suhu tinggi. Itu membuat senyawa menumpuk lebih banyak.

Mengutip publikasi dalam situs web Universitas Ahmad Dahlan, kerusakan lemak atau minyak yang dipanaskan dalam suhu tinggi 200 derajat Celsius hingga 250 derajat Celsius meningkatkan risiko berbagai penyakit, di antaranya diare, pengendapan lemak dalam pembuluh darah atau arteri sclerosis, kanker.

WILDA HASANAH

Baca: Saat Menggoreng, Sebaiknya Berapa Suhu Panas Minyak?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Peneliti Berkeley Earth Perkirakan Suhu Panas Tahun Ini Lebih Tinggi dari 2023

4 jam lalu

Pejalan kaki menggunakan payung di bawah sengatan matahari di Tokyo, Jepang, 9 Juli 2024. Jepang diterjang gelombang panas dengan cakupan lebih luas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Suhu mencapai rekor tertinggi mendekati 40 derajat celsius, terjadi pada Senin (8/7/2024), di Tokyo dan di wilayah selatan Wakayama. REUTERS/Issei Kato
Peneliti Berkeley Earth Perkirakan Suhu Panas Tahun Ini Lebih Tinggi dari 2023

Menurut data C3S Uni Eropa, sejak tahun lalu hingga Juni 2024 suhu panas bumi sekitar 1,64 derajat Celsius di atas rata-rata suhu pra-industri.


Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

1 hari lalu

ilustrasi anak makan (pixabay.com)
Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

Anak picky eater atau sikap memilih-milih makanan dapat memberikan sejumlah dampak buruk pada tumbuh kembangnya.


Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

1 hari lalu

Ilustrasi anak makan. Pixabay.com/EdMontez
Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

Penyakit hingga masalah sensorik dapat menyebabkan anak suka pilih-pilih makanan atau picky eater. Ini kata ahli gizi.


7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

1 hari lalu

Ilustrasi telur sebagai sumber protein yang meningkatkan massa otot (pixabay.com)
7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

Berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang dikenal efektif dalam membantu menambah massa otot.


Harga Minyak Dunia Turun seiring Perlambatan Ekonomi Cina

3 hari lalu

Ilustrasi tambang minyak. Harga minyak dunia menurun tipis karena dampak pelambatan ekonomi Cina. [www.gdi.com.qa]
Harga Minyak Dunia Turun seiring Perlambatan Ekonomi Cina

Harga minyak dunia turun pada Selasa, 16 Juli 2024. Dipengaruhi perlambatan ekonomi Cina.


Ada Pizza hingga Sandwich, Inilah 5 Makanan yang Mengandung Garam Tinggi

3 hari lalu

Ilustrasi pizza. Sumber: Unsplash/asiaone.com
Ada Pizza hingga Sandwich, Inilah 5 Makanan yang Mengandung Garam Tinggi

Berikut daftar makanan yang mengandung garam dengan jumlah tinggi yang perlu diwaspadi.


Begini Cara Mengurangi Garam yang Berlebihan dalam Tubuh

4 hari lalu

Ilustrasi garam. Shutterstock
Begini Cara Mengurangi Garam yang Berlebihan dalam Tubuh

Jika mengalami tanda-tanda garam berlebihan dalam tubuh, terapkan cara berikut ini untuk menguranginya.


Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

4 hari lalu

Ilustrasi obat ilegal. Pixabay
Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

Masyarakat diminta paham terhadap produk obat dan makanan dengan memperhatikan legalitas keamanan, mutu, khasiat, gizi dan manfaatnya.


5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

6 hari lalu

Wisatawan mancanegara saat mengunjungi Ubud Food Festival di Taman Kuliner Ubud, Gianyar, Bali, Kamis, 30 Mei 2024 (ANTARA)
5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

Bali Belly sebetulnya adalah penyait biasa yang dapat dicegah dan mudah disembuhkan.


Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

8 hari lalu

Seorang wanita mendinginkan diri di bawah mesin pendingin kabut di tengah gelombang panas di Tokyo, Jepang, 9 Juli 2024. Beberapa hari terakhir ini pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan serangan panas di sebagian besar wilayah negara itu, dengan mengimbau penduduk untuk menghindari berolahraga di luar ruangan dan menggunakan AC. REUTERS/Issei Kato
Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

Jepang sedang mengalami gelombang panas ekstrem yang mencapai lebih dari 40 derajat Celcius. Apa penyebabnya dan seberapa bahayanya?