Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Apa Itu Penyakit Trombositopenia?

Reporter

Editor

Nurhadi

Waspadai Trombosit Tak Normal
Waspadai Trombosit Tak Normal
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKetika anak terjatuh hingga kulit mereka terluka, trombosit yang ada dalam tubuh akan menggumpal guna menghentikan pendarahan. Ketika anak tidak memiliki jumlah trombosit yang cukup, maka proses penggumpalan trombosit dalam tubuh akan gagal. Kondisi jumlah trombosit yang rendah ini dikenal sebagai trombositopenia

Trombositopenia pada anak dapat terjadi karena berbagai faktor. Melansir Healthline, salah satu penyebabnya yaitu akibat adanya induksi obat tertentu saat proses pengobatan. Mengingat kondisi trombositopenia ini dapat berkembang sebagai respons terhadap perilaku pengobatan sejak bayi. 

Penelitian yang dilakukan oleh Levi Hoste dan Isabel George pada 2019 menunjukkan, seorang anak mengalami penurunan parah dalam jumlah trombosit setelah mereka menerima obat ranitidin (Zantac). Di sisi lain, ranitidin ini juga dapat mengobati refluks asam. Selain karena induksi obat, trombositopenia terjadi juga karena faktor infeksi, penyakit virus, seperti cacar air, hingga terkait MYH9. 

Gejala yang timbul ketika anak-anak terjangkit trombositopenia umumnya akan terlihat jelas bercak memar atau warna di area kulit yang terlihat ungu. Gejala lainnya, seperti yang dilaporkan Seattle Children’s, di antaranya meliputi bintik-bintik kecil berwarna merah seperti ruam, pendarahan, mudah memar, memiliki darah dalam urin, dan pendarahan berat saat menstruasi pada usia remaja. 

Untuk mengobati seorang anak dengan kondisi trombositopenia tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejala. Dilansir dari Medical News Today, misalnya seorang anak dengan ITP akut ringan, kemungkinan tidak memerlukan perawatan karena akan sembuh dengan sendirinya. Namun, apabila kondisi darah anak mengucur deras, segera diperlukan transfusi darah atau trombosit. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Semantara pada tingkat ITP kronis yang sering kambuh-kambuhan, maka diperlukan obat dari resep dokter yang menekan sistem kekebalan tubuh, seperti rituximab. Secara keseluruhan, tujuan pengobatan trombositopenia adalah untuk mencegah komplikasi serius. Jika kondisi kesehatan yang mendasarinya menyebabkan jumlah trombosit rendah, dokter akan fokus pada mengobati kedua masalah tersebut. 

HARIS SETYAWAN

Baca juga: Jumlah Trombosit Tidak Pengaruhi Prita Untuk Dirawat Inap

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan

Berita Selanjutnya




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Ini Penyebab Anhidrosis, Ketidakmampuan Tubuh untuk Berkeringat

7 hari lalu

Ilustrasi berkeringat. Shutterstock.com
Ini Penyebab Anhidrosis, Ketidakmampuan Tubuh untuk Berkeringat

Anhidrosis adalah kondisi medis di mana seseorang mengalami ketidakmampuan untuk berkeringat secara normal.


Tips buat yang Ingin Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Malaysia

7 hari lalu

Ilustrasi cek kesehatan (Pixabay,com)
Tips buat yang Ingin Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Malaysia

Banyak orang Indonesia berobat ke Malaysia. Agar wisata kesehatan ke Malaysia lebih optimal, berikut beberapa kiat yang dapat diterapkan.


Diringkus Polda Metro, Sindikat Perdagangan Obat Ilegal juga Palsukan Obat Interlac untuk Bayi

8 hari lalu

Konferensi pers kasus pengedaran obat dan suplemen palsu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 31 Mei 2023. Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 5 tersangka berinisial IB, I, FS, FZ, dan S sebagai penjual dan total barang bukti 77.061 obat tanpa izin edar yang terdiri dari sirup, pil dan salep dari berbagai merek, tersangka diancam pidana penjara paling lama 15 tahun kurungan penjara atau denda 1,5 miliar. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Diringkus Polda Metro, Sindikat Perdagangan Obat Ilegal juga Palsukan Obat Interlac untuk Bayi

Sindikat perdagangan obat ilegal yang ditangkap Polda Metro, juga memalsukan obat Interlac untuk bayi. Ketahui cara membedakannya dengan yang asli.


Sindikat Perdagangan Obat Ilegal di Jakarta Punya 9 Gudang, Siapa Pemasoknya?

8 hari lalu

Konferensi pers kasus pengedaran obat dan suplemen palsu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 31 Mei 2023. Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 5 tersangka berinisial IB, I, FS, FZ, dan S sebagai penjual dan total barang bukti 77.061 obat tanpa izin edar yang terdiri dari sirup, pil dan salep dari berbagai merek, tersangka diancam pidana penjara paling lama 15 tahun kurungan penjara atau denda 1,5 miliar. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Sindikat Perdagangan Obat Ilegal di Jakarta Punya 9 Gudang, Siapa Pemasoknya?

Polda Metro menangkap pelaku perdagangan obat ilegal, bagian dari sebuah sindikat. Punya 9 gudang penyimpanan. Ada pemasok atau punya pabrik sendiri?


Kenali Perburukan Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis

9 hari lalu

Ilustrasi paru-paru basah. Foto : halodoc
Kenali Perburukan Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) memiliki potensi dapat berubah menjadi perburukan gejala atau eksaserbasi. Simak penjelasan dokter.


Minum Suplemen di Antara Obat Resep, Perhatikan Interaksinya

10 hari lalu

Ilustrasi minum obat. TEMPO/Subekti
Minum Suplemen di Antara Obat Resep, Perhatikan Interaksinya

Interaksi merupakan hal yang dapat membuat obat yang diminum menjadi kurang efektif. Bagaimana kaitan dengan suplemen?


Kenali Tanda-tanda Awal Kanker Mulut

12 hari lalu

Sariawan di lidah bisa sembuh sendiri, tapi jika terlalu lama bisa jadi ada infeksi serius hingga sinyal kanker mulut. (Canva)
Kenali Tanda-tanda Awal Kanker Mulut

Menyadari tanda-tanda kanker mulut lebih awal dapat membantu diagnosis dan pengobatan tepat waktu.


Mengenal Abses, Penumpukan Nanah Akibat Infeksi

12 hari lalu

Ilustrasi Bisul. shutterstock.com
Mengenal Abses, Penumpukan Nanah Akibat Infeksi

Bakteri yang disebut Staphylococcus menyebabkan sebagian besar kasus abses.


Peneliti Ungkap Kaitan Stres dan Kambuhnya Multiple Sclerosis

14 hari lalu

Ilustrasi autoimun. Shutterstock
Peneliti Ungkap Kaitan Stres dan Kambuhnya Multiple Sclerosis

Para peneliti telah mencoba mengidentifikasi pemicu yang tepat multiple sclerosis , termasuk stres.


Pasien Sakit Lutut Harus Minum Obat Sepanjang Hayat, Benarkah?

14 hari lalu

Ilustrasi wanita memegang lutut. Foto: Freepik.com/Drazen Zigic
Pasien Sakit Lutut Harus Minum Obat Sepanjang Hayat, Benarkah?

Pakar menyebut penanganan kasus sakit lutut tak kunjung sembuh atau berulang tak harus minum obat seumur hidup.