Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pentingnya Rutin Cek Kesehatan di Masa Pandemi

Reporter

image-gnews
Ilustrasi cek kesehatan (Pixabay,com)
Ilustrasi cek kesehatan (Pixabay,com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Cek kesehatan medik kini menjadi tren gaya hidup baru di masa pandemi COVID-19. Budiman Kharma, COO laboratorium klinik kesehatan Indolab, mengatakan kini banyak ditemui penyakit-penyakit yang tidak mengenal usia.

"Tidak jarang ditemui penyakit yang satu atau dua dekade lalu identik dengan penyakit pada orang tua, saat ini banyak terjadi pada dewasa muda, seperti stroke, gangguan jantung, gangguan ginjal, penyakit kanker, dan lainnya. Sekarang ini, banyak dewasa muda yang mengalami sindrom metabolik," kata Budiman.

Sindrom metabolik adalah kondisi yang menyebabkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes, yang mencakup tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh, dan kadar kolesterol yang tidak normal. Pemicunya adalah gaya hidup yang tidak sehat seperti makanan yang kurang bernutrisi, kurang berolahraga atau kurang gerak, jarang terpapar sinar matahari pagi, sering begadang, kurang minum air putih dan serat, rokok dan alkohol, hingga risiko penyakit genetik yang acap kali diabaikan masyarakat.

Kesehatan yang sering kali terganggu akan menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu produktivitas seseorang dan menimbulkan banyak masalah di kemudian hari. Pemeriksaan kesehatan berkala atau yang dikenal dengan medical check up memang belum menjadi budaya yang kental di Indonesia. Namun, perlu disadari dan dipahami bersama bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati adalah fakta yang tidak terbantahkan walau sering dianggap remeh.

Banyak orang yang merasa dirinya sehat-sehat saja dan tidak perlu melakukan pemeriksaan berkala sampai pada waktunya merasakan gejala sakit, baru kemudian memeriksakan diri ke dokter. Selain alasan tersebut, alasan yang biasanya mendasari kegundahan masyarakat adalah harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit dan tidak cukup waktu untuk memeriksakan diri karena terbentur aktivitas lain.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tidak jarang, kasus penyakit berat yang ditemukan selalu sudah terlambat ditangani dan pada akhirnya akan memakan banyak biaya, waktu, dan tenaga untuk sembuh dibandingkan pengeluaran biaya serta waktu yang dibutuhkan untuk cek medis secara rutin. Karena itu, penting imbauan cek medis bagi yang berusia 40 tahun ke atas demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sejak pandemi, banyak sekali akses fasilitas dan pelayanan kesehatan yang memadai guna mengakomodir kebutuhan masyarakat Indonesia. Tidak hanya puskesmas, klinik kesehatan pun banyak ditemukan dan memudahkan masyarakat untuk memeriksakan kesehatan.

Mayapada Healthcare melalui salah satu anak perusahaannya, Indolab, ingin mengajak semua lapisan masyarakat untuk menyadari pemeriksaan medis merupakan bagian dari gaya hidup sehat masa kini yang perlu diterapkan untuk dapat tetap memastikan kesehatan dan menghadirkan solusi untuk pemeriksaan berkala.

Baca juga: 6 Gejala Penyakit Jantung, 4 Cara Pencegahan Sakit Jantung

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

2 hari lalu

Mahathir Mohamad, 16 Oktober 2020. REUTERS/Lim Huey Teng
Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

Mahathir Mohamad kembali dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami batuk-batuk. Belum disampaikan detail penyakit Mahathir


Diam-diam Mematikan, Inilah 8 Penyakit Silent Killer

4 hari lalu

Ilustrasi Serangan Jantung. thestar.com.my
Diam-diam Mematikan, Inilah 8 Penyakit Silent Killer

Penyakit silent killer adalah ancaman serius bagi kesehatan karena berkembang tanpa gejala yang jelas dan dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.


Kementerian Pertanian dan FAO Bikin Pelatihan Investigasi untuk Mitigasi Penyebaran Penyakit Menular Baru

4 hari lalu

Dokter hewan memeriksa seekor anjing peliharaan milik warga sebelum disuntikkan vaksin rabies dalam kegiatan peringatan World Rabies Day 2023 di Semarang, Jawa Tengah, Jumat 15 September 2023. Kegiatan vaskinasi rabies dan steril kucing gratis yang digelar Pemerintah Kota Semarang tersebut sebagai upaya melindungi hewan kucing dan anjing dari penyakit rabies serta mencegah over populasi kucing liar. ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Kementerian Pertanian dan FAO Bikin Pelatihan Investigasi untuk Mitigasi Penyebaran Penyakit Menular Baru

FAO dan Kementerian Pertanian RI menyelenggarakan pelatihan investigasi untuk meningkatkan upaya pengendalian dan mitigasi penyebaran zoonosis.


5 Tips Mencegah Penularan Penyakit di Kolam Renang

9 hari lalu

Seorang anak laki-laki melompat ke kolam renang luar ruangan yang dibangun oleh pelatih renang Mahmood Muafaq, di Kota Tua Mosul, Irak, 23 Agustus 2021. Mahmood, mengajarkan renang anak-anak dengan harapan dapat mengurangi insiden tenggelam di sungai Tigris. REUTERS/Abdullah Rashid
5 Tips Mencegah Penularan Penyakit di Kolam Renang

Kolam renang bisa menyebarkan penyakit yang berbahaya bagi tubuh. Begini cara mencegahnya.


Inilah 7 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Kolam Renang

10 hari lalu

Ilustrasi kolam renang. Shutterstock
Inilah 7 Penyakit yang Bisa Ditularkan Melalui Kolam Renang

Tak hanya menjadi sarana rekreasi, kolam renang juga bisa menjadi sarana penyebaran penyakit. Ini daftar penyakit yang menular dari kolam renang.


Warga Israel Tewas Akibat Terinfeksi Penyakit 'Amuba Pemakan Otak'

12 hari lalu

Ilustrasi - Ventilator rumah sakit. (ANTARA/Shutterstock/am)
Warga Israel Tewas Akibat Terinfeksi Penyakit 'Amuba Pemakan Otak'

Satu warga Israel meninggal karena tertular amuba Naegleria fowleri yang langka


5 Fakta Wabah Virus yang Menyerang Israel

17 hari lalu

Pria berdiri di samping spanduk informasi di Bandara Internasional Ben Gurion Israel, di tengah penyebaran varian Delta penyakit coronavirus (COVID-19), dekat Tel Aviv, Israel 8 Juli 2021. [REUTERS/Amir Cohen/File Foto]
5 Fakta Wabah Virus yang Menyerang Israel

Virus West Nile kembali mewabah di Israel, dengan 100 kasus terkonfirmasi dan 8 pasien dalam kondisi kritis.


Kemenkes Sebut Imunisasi Ganda Aman Terkait Kematian Bayi di Sukabumi

20 hari lalu

Ilustrasi Imunisasi. TEMPO/Fully Syafi
Kemenkes Sebut Imunisasi Ganda Aman Terkait Kematian Bayi di Sukabumi

Kombinasi vaksin pada imunisasi ganda tidak menimbulkan masalah kesehatan kronis. Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk melihat dampaknya.


Ada Bakteri Pemakan Daging di Jepang, Ini Gejalanya

20 hari lalu

Ilustrasi bakteri. reddit.com
Ada Bakteri Pemakan Daging di Jepang, Ini Gejalanya

Ada penyakit infeksi bakteri pemakan daging yang kini sedang mengalami peningkatan kasus di Jepang. Simak gejalanya.


Inilah Perbedaan Vaksinasi dan Imunisasi yang Perlu Diketahui

25 hari lalu

Petugas medis meneteskan vaksin polio pada anak balita dalam pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio tahap kedua di kantor kelurahan Mojolangu, Malang, Jawa Timur, Senin 19 Februari 2024. Pelaksanaan Sub PIN polio tahap kedua tersebut menyasar 100.380 anak di Kota Malang yang sebelumnya sudah menerima imunisasi polio tahap pertama dalam program penuntasan penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio di provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Inilah Perbedaan Vaksinasi dan Imunisasi yang Perlu Diketahui

Vaksinasi dan imunisasi adalah istilah yang berkaitan erat namun memiliki perbedaan mendasar.