Pandangan Sains tentang Munculnya Mimpi Buruk dan Cara Menguranginya

Reporter:
Editor:

Bram Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita tidur bermasalah. Freepik.com/Jcomp

    Ilustrasi wanita tidur bermasalah. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat tidur, mimpi yang dialami manusia bisa beragam. Mimpi muncul sebagai gambaran, ide, emosi, dan sensasi di luar kendali dalam kondisi tidur. Terkadang dalam kondisi tertentu, saat seseorang tertidur bisa mengalami mimpi buruk.

    Mengutip Science Daily sebagian besar mimpi buruk menggambarkan kesedihan, kebingungan, dan rasa bersalah. “Mimpi buruk yang lebih intens akan membangunkan Anda. Di sisi lain mimpi buruk biasanya berasal dari konflik pribadi,” kata Antonio Zadra, ahli psikologi dari Universitas De Montreal, Kanada.

    Apa itu mimpi buruk?

    Zadra menjelaskan, mimpi tergolong katarsis terhadap perubahan kehidupan sehari-hari. Sumber mimpi buruk yang berulang biasanya berasal dari peristiwa traumatis. Penyebab lainnya juga ketika baru berhenti dari kebiasaan minum alkohol atau obat psikotropika. Kondisi itu mempengaruhi frekuensi atau intensitas mimpi buruk.

    “Mimpi buruk bukan penyakit. Tapi bisa menjadi masalah bagi individu yang sangat tertekan karena mimpi buruknya. Orang yang sering mengalami mimpi buruk mungkin takut tertidur,” kata Zadra. Kecenderungan itu karena kemungkinan kembali mengalami mimpi buruk yang berulang setiap malam.

    Penyebab mimpi buruk

    Mengutip Medical News Today, mimpi buruk bisa dialami segala usia, orang dewasa, remaja, dan anak-anak. Beberapa penyebab mimpi buruk:

    • Merasa tertekan
    • Merasa takut
    • Trauma
    • Tekanan emosional
    • Mengidap penyakit
    • Konsumsi obat-obatan

    Kiat mengurangi kemungkinan mengalami mimpi buruk

    1. Meditasi

    Meditasi atau yoga sebelum tidur berguna mengurangi stres sepanjang hari. Aktivitas ini bermanfaat untuk mengelola kesehatan mental.

    1. Menghindari konten horor

    Tak menonton film horor sebelum tidur termasuk salah satu cara untuk mengurangi kemungkinan munculnya mimpi buruk atau tiba-tiba terbangun dari tidur.

    1. Mengecek konsumsi obat

    Jika ada konsumsi obat yang rutin, sebaiknya mengonsultasikan dengan dokter terkait kemungkinan adanya kandungan zat yang menyebabkan mimpi buruk.

    YOLANDA AGNE 

    Baca:  Sebab Menonton Film Horor Bisa Mempengaruhi Tidur dan Mimpi

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.