Begini Perbedaan Perawat, Suster dan Bidan

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi Perawat. REUTERS/Benoit Tessier

TEMPO.CO, Jakarta -Dalam dunia medis, tidak hanya ada dokter saja, melainkan ada banyak profesi yang berkaitan dengan kesehatan, yakni perawat, suster, bidan hingga apoteker.

Berkaitan dengan Hari Perawat Internasional yang diperingati seluruh dunia tiap tanggal 12 Mei, profesi mulia ini terdapat beberapa macam seperti perawat, suster dan bidan. Lalu apa perbedaannya?

Dalam dunia medis, seorang dokter tidak sendirian dalam menangani pasiennya. Ada tenaga medis lainnya berperan dalam proses pelayanan kepada pasien antara lain adalah perawat, suster dan bidan.

Masyarakat awam umumnya menganggap ketiga istilah tenaga medis tersebut sama atau bahkan salah tafsir dalam penyebutannya. Jika Anda masih bingung mengenai perbedaan ketiga profesi tersebut, simak penjelasan berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Perawat
Melansir dari Avitaliahealth.com, perawat merupakan profesi dimana dalam dunia medis fungsinya sebagai staff medis dalam membantu seorang dokter dalam memberikan sebuah tindakan atau perawatan kepada seorang pasien.

Untuk dapat menjadi seorang perawat biasanya harus melalui sebuah pendidikan keperawatan minimal Diploma III Akademi Keperawatan. Dulu, untuk menjadi seorang perawat cukup menempuh pendidikan sederajat SMP (SPR=Sekolah Pengatur Rawat), selanjutnya meningkat harus sederajat SMA (SPK=Sekolah Perawat Kesehatan).

Namun sekarang jika ingin menjadi seorang perawat haruslah menjalani pendidikan mininal Diploma III. Selain itu, pemerintah juga sudah menganjurkan untuk melanjutkan ke jenjang S1 Keperawatan plus Profesi 1 Tahun.

2. Suster
Istilah suster awal mulanya dipergunakan oleh orang-orang pada zaman Belanda. Semasa Indonesia dalam penjajahan belanda, orang-orang belanda yang memiliki misi kesehatan pada umumnya adalah seorang biarawan atau biarawati Katolik yang merangkap sebagai seorang perawat.

Sejak Indonesia masih dalam penjajahan Belanda, rata-rata orang yang berprofesi sebagai perawat berasal dari sebuah seminari (lembaga pendidikan bagi para calon pastur).

Dalam penerapannya, orang yang tinggal di seminari memiliki sebutan yang berbeda. Bagi kaum wanita biasa disebut dengan suster, sementara kaum prianya disebut dengan bruder. Nama suster dan bruder ini berasal dari bahasa inggris yakni brother dan sister.

3. Bidan
Dikutip dari mhomecare.co.id, bidan merupakan sebuah profesi tenaga medis khusus bagi seorang perempuan.

Dalam pendidikannya profesi bidan khusus untuk menangani masalah persalinan atau kasus kebidanan pada umumnya. Seorang bidan memiliki keahlian yang berbeda dengan perawat umumnya.

Bidan dapat menjadi seorang tenaga medis yang bisa menggantikan posisi dokter. Biasanya seorang yang telah lulus dalam sekolah perawat akan melanjutkan pendidikan menjadi bidan. Selain itu, seorang bidan juga dapat membuka sebuah praktek sendiri di lingkungan masyarakat. Yang secara prakteknya dapat memberikan obat kepada pasien dan pertolongan persalinan layaknya seorang dokter kebidanan (obgyn).

RINDI ARISKA
Baca : Kisah Perawat di Uni Emirat Arab, Tulus Merawat Pasien Walau Puasa

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

12 hari lalu

Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

Dia adalah satu-satunya pasien terkonfirmasi positif cacar monyet di Tanah Air hingga trennya di dunia yang kini menurun.


Universitas Daring Khusus Dokter dari Alodokter, Bisa Dapat SKP

15 hari lalu

Universitas Daring Khusus Dokter dari Alodokter, Bisa Dapat SKP

Fitur terbaru dari Alomedika bernama Alomedika eCourse yakni universitas daring khusus dokter pertama di Indonesia.


Bidan Salabiah Layani Pasien BPJS Kesehatan atau Bukan dengan Maksimal

15 hari lalu

Bidan Salabiah Layani Pasien BPJS Kesehatan atau Bukan dengan Maksimal

Masyarakat tidak perlu khawatir biayanya untuk mendapatkan pelayanan kebidanannya.


Bidan Maidiana Memastikan Ibu Hamil di Pedalaman Memiliki JKN

16 hari lalu

Bidan Maidiana Memastikan Ibu Hamil di Pedalaman Memiliki JKN

Terpenting adalah melayani, membantu ibu-ibu untuk melahirkan bayi sehat dan selamat.


Lima Bahaya Self Diagnosis

19 hari lalu

Lima Bahaya Self Diagnosis

Survei Pew Research Center's Internet & American Life Project menyatakan sepertiga dari mereka yang melakukan self diagnosis tak datang ke dokter.


Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

19 hari lalu

Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

Keuntungan pertama dari self diagnosis adalah mengurangi biaya operasional datang ke dokter, selagi penyakit dapat disembuhkan sendiri.


Keluarga Berkumpul Kesehatan Ratu Elizabeth II Mengkhawatirkan

20 hari lalu

Keluarga Berkumpul Kesehatan Ratu Elizabeth II Mengkhawatirkan

Sejumlah anggota keluarga Kerajaan Inggris bergegas mendampingi Ratu Elizabeth II setelah tim dokter mengutarakan kekhawatiran atas kondisi kesehatan


Tingkatkan Kompetensi Dokter, Klinik Pintar Luncurkan Kelas Virtual

36 hari lalu

Tingkatkan Kompetensi Dokter, Klinik Pintar Luncurkan Kelas Virtual

Kelas virtual ini dapat diakses di platform belajar Terampil.com, di mana fokus user adalah dokter umum dan nakes klinik.


Dokter Austria Bunuh Diri, Tak Tahan Diancam Aktivis anti-Vaksin Covid-19

31 Juli 2022

Dokter Austria Bunuh Diri, Tak Tahan Diancam Aktivis anti-Vaksin Covid-19

Seorang dokter di Austria yang menghadapi ancaman pembunuhan dari aktivis anti-vaksinasi dan ahli teori konspirasi pandemi virus corona, bunuh diri.


Ali Saleh Alhuraiby, Calon Menantu Anies Baswedan, Berasal dari Keluarga Dokter

29 Juli 2022

Ali Saleh Alhuraiby, Calon Menantu Anies Baswedan, Berasal dari Keluarga Dokter

Calon menantu Anies Baswedan, Ali Saleh Alhuraiby termotivasi oleh kedua kakaknya yang juga merupakan lulusan Fakultas Kedokteran UI.