Mengapa Tak Semua Orang Cocok Mengonsumsi Durian?

Reporter:
Editor:

Bram Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi foto Durian.[CNN]

    Ilustrasi foto Durian.[CNN]

    TEMPO.CO, JakartaDurian yang dijuluki raja buah mengandung banyak nutrisi. Buah yang kulitnya berduri ini bermanfaat untuk kesehatan jika dikonsumsi sewajarnya. Tapi, jika terlalu banyak akan berdampak buruk untuk tubuh.

    Mengutip Healthline, dalam 234 gram daging buah durian mengandung kalori sebanyak 375 kilokalori (Kkal). Durian mengandung 13 gram lemak, 66 gram karbohidrat, dan protein sebanyak 4 gram.

    Nutrisi buah durian, yairu vitamin C 80 persen dari nilai harian (DV), thiamin 61 persen, mangan 39 persen, vitamin B6 38 persen, kalium 30 persen, riboflavin 29 persen, tembaga 25 persen, folat 22 persen, magnesium 18 persen, dan niacin 13 persen.

    Kondisi jika tak cocok mengonsumsi durian

    1. Alergi

    Mengutip RxList, sebagaian orang dalam kondisi hipersensitivitas ketika mengonsumsi durian akan memicu reaksi alergi.

    1. Pemicu sakit perut

    Sebagian orang tidak mudah untuk mencerna buah durian, sehingga menyebabkan masalah usus seperti sakit perut dan kram perut.

    1. Mual

    Senyawa mirip belerang yang terkandung dalam buah durian menyebabkan mual dan muntah. Kondisi ini makin memburuk jika konsumsi durian bersamaan dengan alkohol.

    Mengutip eMedicineHalth, durian menghambat tubuh untuk memecah alkohol. Itu sebabnya, bagi beberapa orang menimbulkan efek sakit kepala, dan muntah. Mengutip WebMD, porsi untuk batas mengonsumsi durian dipengaruhi kondisi kesehatan dan usia.

    1. Meningkatkan gula darah

    Mengutip buku Awet Muda dengan Durian dan Buah-buahan Khas Nusantara, kadar kalori durian yang perlu diwaspadai orang-orang yang punya riwayat diabetes melitus. Kombinasi kalori dan gula alami dalam durian menimbulkan risiko bagi orang-orang yang diabetes. Itu sebabnya, para ahli gizi tak menyarankan orang-orang yang diabetes mengonsumsi durian.

    Manfaat mengonsumsi durian

    • Mengurangi risiko kanker

    Mengutip Healthline, durian mengandung polifenol yang menghambat pertumbuhan sel kanker. Antioksidan yang terkandung dalam durian berguna menangkal radikal bebas

    • Mencegah penyakit jantung

    Senyawa buah durian mengurangi kadar kolesterol dan risiko aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

    • Kesehatan pencernaan

    Serat yang terkandung dalam durian mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Serat dalam buah durian juga merangsang gerak peristaltik yang memudahkan proses pencernaan di usus.

    RINDI ARISKA 

    Baca: Risiko Kadar Gula Darah Naik Jika Terlalu Banyak Menyantap Durian

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.