5 Jenis Lemah Jantung Kardiomiopati

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan jantung. Shutterstock

TEMPO.CO, JakartaLemah jantung atau kardiomiopati kondisi otot jantung kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh. Kecenderungan gejala makin buruk akan berlainan lama waktu tergantung kondisinya.

Mengutip Mayo Clinic, lemah jantung ditandai gejala sesak napas ketika beraktivitas atau bahkan saat istirahat, pembengkakan di kaki, perut kembung karena penumpukan cairan, batuk saat berbaring. Gejala lainnya kesulitan berbaring, kelelahan, detak jantung cepat, berdebar, tekanan dada, pusing, sakit kepala, dan pingsan.

Merujuk National Health Service (NHS) UK beberapa faktor menyebabkan seseorang rentan mengalami kardiomiopati. Selain faktor genetik, tekanan darah tinggi yang tak terkontrol dan gaya hidup tidak sehat mempengaruhi masalah lemah jantung.

Apa saja jenis lemah jantung?

1. Kardiomiopati hipertrofik

Mengutip John Hopkins Medicine, kardiomiopati hipertrofik terjadi ketika otot ventrikel kiri menebal. Kondisi ini menghalangi aliran darah ke seluruh tubuh. Kardiomiopati hipertrofik mempengaruhi katup mitral jantung, menyebabkan darah bocor ke belakang melalui katup.

Kondisi ini cenderung penyakit langka. Gejalanya meliputi sesak napas saat beraktivitas, pusing, pingsan, dan nyeri dada (angina).

2. Kardiomiopati dilatasi

Kardiomiopati dilatasi kondisi lemah jantung yang paling sering. Rongga jantung membesar dan meregang, mengganggu kemampuan untuk memompa secara normal dan berelaksasi dengan tepat. Kondisi ini sering dialami orang dewasa berusia 20 tahun hingga 60 tahun. Kardiomiopati dilatasi tersebab kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan kekurangan nutrisi.

3. Kardiomiopati restriktif

Kardiomiopati restriktif terjadi ketika otot jantung menjadi kaku dan tidak mampu mengisi darah secara tepat. Ini adalah jenis kardiomiopati yang paling tidak umum di Amerika Serikat. Gejalanya termasuk kelelahan, pembengkakan lengan dan kaki, juga kesulitan bernapas saat beraktivitas.

4. Kardiomiopati iskemik

Kardiomiopati iskemik terjadi saat arteri yang menuju jantung mengalami penyempitan atau sumbatan dalam waktu singkat. Kondisi itu mengakibatkan darah yang mengandung oksigen tak bisa mencapai jantung.

Mengutip Texas Heart Institute, kebanyakan kardiomiopati iskemik menyebabkan nyeri di dada (angina pectoris). Walaupun beberapa kasus juga menemukan orang yang mengalami kardiomiopati iskemik tidak merasakan sakit yang terlalu.

5. Kardiomiopati arrhythmogenic

Kardiomiopati arrhythmogenic menyebabkan detak jantung atau ritme yang tidak teratur. Mengutip laman Centers for Disease Control and Prevention, jenis kardiomipati ini cenderung karena pewarisan genetik.

DELFI ANA HARAHAP

Baca: Dokter: Jangan Abaikan Gejala Penyakit Jantung

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Menilik Perbedaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung

1 hari lalu

Menilik Perbedaan Serangan Jantung dan Gagal Jantung

Serangan jantung kondisi ketika tiba-tiba ada pengurangan aliran darah atau penyumbatan


Inilah 6 Mitos yang Keliru terkait Kesehatan Jantung

3 hari lalu

Inilah 6 Mitos yang Keliru terkait Kesehatan Jantung

Selama ini terdapat sejumlah mitos terkait kesehatan jantung, salah satunya menurunkan intensitas kegiatan fisik setelah didiagnosis memiliki masalah jantung.


Prodia Ikut Dorong Pengobatan Presisi

6 hari lalu

Prodia Ikut Dorong Pengobatan Presisi

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan timnya saat ini akan lebih fokus pada pengobatan yang presisi


10 Cara Menghilangkan Mata Panda dengan Aman dan Mudah!

6 hari lalu

10 Cara Menghilangkan Mata Panda dengan Aman dan Mudah!

Banyak yang kesal dengan adanya mata panda karena dapat membuat wajah tampak lelah, lebih tua, tidak segar, dan kusam. Nah, berikut cara menghilangkan mata panda dengan tepat!


Covid-19 Berpengaruh ke Kesehatan Jantung: Ketahui Komplikasi Jantung Berikut Gejalanya

9 hari lalu

Covid-19 Berpengaruh ke Kesehatan Jantung: Ketahui Komplikasi Jantung Berikut Gejalanya

Analisis data hampir 154.000 veteran AS yang diterbitkan di JAMA Network menemukan pasien dengan Covid-19 berisiko lebih tinggi ke gangguan jantung.


Inilah Kondisi yang Menyebabkan Tekanan Darah Rendah

10 hari lalu

Inilah Kondisi yang Menyebabkan Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah sering ditandai dengan penglihatan kabur, kebingungan, pusing, mual, kelemahan, muntah kantuk, sampai pingsan.


Pucat hingga Berkeringat, Inilah Tanda-tanda Seseorang Mengalami Serangan Jantung

11 hari lalu

Pucat hingga Berkeringat, Inilah Tanda-tanda Seseorang Mengalami Serangan Jantung

Menurut pakar kesehatan, sebelum terkena serangan jantung, seseorang mungkin akan terlihat pucat, kelabu, dan berkeringat.


Kiat Mengidentifikasi Gejala Henti Jantung dan Cara Menanganinya

11 hari lalu

Kiat Mengidentifikasi Gejala Henti Jantung dan Cara Menanganinya

Tindakan yang cepat dan tepat terhadap orang yang mengalami serangan jantung atau henti jantung dapat menyelamatkan jiwa.


Tak Cukup Olahraga, Ini Harus Dilakukan Menjaga Jantung Tetap Sehat

15 hari lalu

Tak Cukup Olahraga, Ini Harus Dilakukan Menjaga Jantung Tetap Sehat

Memiliki jantung yang sehat sangat penting, namun apa yang harus dilakukan? Apakah cukup dengan olahraga?


Sindrom Marfan, Bagaimana Mempengaruhi Pertumbuhan Bagian Tubuh dan Penyebabnya?

16 hari lalu

Sindrom Marfan, Bagaimana Mempengaruhi Pertumbuhan Bagian Tubuh dan Penyebabnya?

Sindrom Marfan kondisi yang rentan dialami tersebab pengaruh genetik