6 Pekerjaan di Dunia Perbankan: Tak Semua Melulu Mengurus Uang

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi mata uang Rupiah. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta -Ada banyak jenis pekerjaan di dunia perbankan yang bisa menjadi peluang kerja untuk Anda.

Tidak hanya sebagai Teller yang sering pegang-pegang uang seperti menerima, menghitung dan memilah. Namun ada banyak posisi lainnya. Apa saja posisi tersebut? 

Banyak Posisi

Dunia perbankan merupakan salah satu bidang pekerjaan yang laris diminati sepanjang waktu. Termasuk di Indonesia karena karirnya jelas dan uang kian tak terpisahkan dari kehidupan.

Ada banyak posisi yang ditawarkan dan masing-masing posisi membutuhkan ketrampilan dan otak matematika yang lumayan encer menangani angka. Melansir berbagai sumber, berikut macam-macam posisi di bidang perbankan:

1. Teller
Melansir dari laman repository.uma.ac.id, teller merupakan salah satu jenjang karir pertama sebagai frontliner yang menjadi garda terdepan dalam menentukan citra bank di depan nasabah.

Adapun tugas dari seorang Teller yakni melayani nasabah yang akan melakukan pembayaran dan penerimaan tunai, seperti transfer, penarikkan, penyetoran, pembayaran, dan lain sebagainya. Seorang teller bertugas mencatat penerimaan dan pengeluaran tunai dan nontunai.

Untuk menjadi seorang Teller, Anda dituntut untuk selalu ramah, cekatan, dan tahan stres.

2. Staf Back Office
Mengutip dari laman 123test.com, staf back office bertanggungjawab atas pembukuan bank dan hal-hal administratif lainnya.

Tugas dari staf back office antara lain mengumpulkan informasi tentang akun baru, memasukan informasi akun ke komputer, dan mengarsipkan dokumen-dokumen penting.

Saban hari mereka tak pernah memegang uang. Maklum dunia mereka data dan data, meskipun itu adalah data uang.

3. Customer Service (CS)
Seorang CS dituntut untuk mampu menguasai segala produk di bank dan selalu sabar serta ramah dalam melayani nasabah dengan berbagai karakteristik. Tugas dari seorang CS diantaranya menangani pembukaan rekening, keluhan nasabah, dan aktivasi produk bank oleh nasabah.

4. Account Officer (AO) / Lending Officer (LO)
Account office merupakan posisi yang menjadi pemain utama dalam bisnis perbankan. Memasarkan produk-produk bank, seperti pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kredit modal usaha, dan kartu kredit merupakan tugas dari seorang account officer.

Seorang AO/LO harus memiliki keterampilan analisis tinggi. Hal ini dikarenakan AO/LO bertugas menganalisa kemampuan nasabah dalam melakukan pembayaran, di samping melakukan penagihan terhadap nasabah.

5. Auditor
Mengutip dari laman learningpath.org, seorang auditor dalam perbankan bertugas sebagai pengawas atas kinerja para karyawan di setiap bagian bank.

Auditor bertugas melaporkan kinerja yang tidak sesuai prosedur kepada pihak manajemen. Auditor mirip staf back office yang nyaris tak pernah pegang uang bank atau nasabah. Kompetensi pekerjaan ini adalah cermat, jujur, analitik dan berintegritas tinggi. Bahkan juga "naluri" mengendus kejanggalan sistem kantor bank itu, misalnya. Demi mengamankan dana dan aset nasabah.

6. Funding Officer
Melansir laman prezi.com, bagian di perbankan yang bertugas untuk mencari dan mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya adalah funding officer. Pekerjaan seorang funding officer dituntut harus bisa mengorganisir nasabah agar tidak berpindah ke bank lainnya.

RINDI ARISKA
Baca juga : Daftar 5 Pekerjaan yang Mungkin Segera Punah di Masa Depan






Pesan Erick Thohir di HUT BNI ke-76: Dorong UMKM ke Taraf Internasional, Bantu PMI dan Diaspora

1 hari lalu

Pesan Erick Thohir di HUT BNI ke-76: Dorong UMKM ke Taraf Internasional, Bantu PMI dan Diaspora

Erick Thohir berharap BNI terus mendorong UMKM ke taraf internasional, membantu pekerja migran Indonesia dan diaspora.


Survei Populix: Konsumen Lebih Menyukai Aplikasi Mobile Banking dan e-Wallet

1 hari lalu

Survei Populix: Konsumen Lebih Menyukai Aplikasi Mobile Banking dan e-Wallet

Survei mengulas preferensi masyarakat Indonesia terhadap penggunaan aplikasi mobile banking, digital banking dan e-wallet.


Polisi Cyber Ukraina Tangkap Geng Phishing Pencuri Rp 51 Miliar

2 hari lalu

Polisi Cyber Ukraina Tangkap Geng Phishing Pencuri Rp 51 Miliar

Jumlah itu didapatkan melalui ratusan situs phishing yang mengklaim menawarkan bantuan keuangan kepada warga Ukraina.


5 Kiat Mencegah Kebiasaan Menunda Pekerjaan

3 hari lalu

5 Kiat Mencegah Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan menunda pekerjaan tergolong kegagalan mengatur diri


Procrastination, Mengapa Ada Orang yang Suka Menunda Pekerjaan?

3 hari lalu

Procrastination, Mengapa Ada Orang yang Suka Menunda Pekerjaan?

Ada banyak alasan orang menunda pekerjaan, salah satunya suka bekerja dalam tekanan pada ujung tenggat waktu


Akuisisi Bank Jasa Jakarta, Astra Ingin Kembangkan Perbankan Digital di dalam Ekosistem

3 hari lalu

Akuisisi Bank Jasa Jakarta, Astra Ingin Kembangkan Perbankan Digital di dalam Ekosistem

Astra melalui entitas PT Sedaya Multi Investama (Astra Financial) akan mengakuisisi 1,14 juta saham PT Bank Jasa Jakarta, setara 49,56 persen.


Astra Resmi Akuisisi 49,6 Persen Bank Jasa Jakarta, Nilai Transaksi Rp 3,87 Triliun

3 hari lalu

Astra Resmi Akuisisi 49,6 Persen Bank Jasa Jakarta, Nilai Transaksi Rp 3,87 Triliun

PT Astra International Tbk. melalui PT Sedaya Multi Investama (Astra Financial) resmi menjadi pemegang saham pengendali di PT Bank Jasa Jakarta


Bank Mandiri Beberkan Kronologi Kredit Macet Titan Energy Rp 6,7 Triliun

5 hari lalu

Bank Mandiri Beberkan Kronologi Kredit Macet Titan Energy Rp 6,7 Triliun

Bank Mandiri blak-blakan menjelaskan soal kredit macet perusahaan batu bara PT Titan Infra Energy senilai US$ 450 juta atau sekitar Rp 6,7 triliun.


Cara Meminjam Uang di Bank, Begini Tahapan dan Persyaratannya

6 hari lalu

Cara Meminjam Uang di Bank, Begini Tahapan dan Persyaratannya

Sebelum meminjam uang di bank lebih baik memahami ketentuan dan menyiapkan persyaratannya. Termasuk


5 Hal yang Wajib Anda Ketahui sebelum Menggunakan Layanan BI Checking atau SLIK

7 hari lalu

5 Hal yang Wajib Anda Ketahui sebelum Menggunakan Layanan BI Checking atau SLIK

Bagi debitur awal, penggunaan layanan BI Checking atau SLIK tentunya menjadi hal yang belum lumrah. Berikut lima hal yang perlu diketahui sebelum menggunakan layanan tersebut.