Kiat Tak Diburu Penagih Utang karena Kredit Macet

Reporter

Ilustrasi utang. Pexels/Monstera

TEMPO.CO, Jakarta - Buat pemilik riwayat kredit yang buruk, maka skor kredit BI Checking Anda juga menjadi buruk dan terkena daftar hitam. Bagaimana cara untuk memulihkannya? Hal ini perlu diperhatikan, terutama jika ingin melakukan pinjaman baru.

Jika tidak memulihkannya, hal ini dapat menjadi hambatan jika berada dalam situasi darurat. Lalu, bagaimana cara memulihkan nama Anda dalam riwayat kredit agar dapat disetujui oleh pihak bank?

Melunasi utang sekarang
Jika kredit masih buruk, tentunya nama Anda tidak bisa dipulihkan. Untuk itu, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah melunasi utang sekarang. Jika memiliki kewajiban cicilan kredit lebih dari satu, Anda bisa memilih nominal yang lebih rendah dan lunasi secara perlahan sehingga semua lunas.

Lakukan klarifikasi
Tahap yang dapat dilakukan berikutnya adalah membawa surat klarifikasi atau penjelasan, yakni dari lembaga di tempat meminjam. Jika sudah, Anda dapat mengkonfirmasikan ke OJK dan tunggu BI Checking bersih.

Menunggu proses pembersihan nama
Proses BI Checking menjadi bersih butuh waktu dan tidak bisa instan. Anda harus menunggu antara 12-24 bulan hingga terhapus dari daftar hitam.

Lancar bayar utang
Jika sudah bisa mengajukan kredit kembali dan disetujui, pastikan memilih kredit yang mampu Anda bayar dan jangan menunggak kembali. Selalu cek kondisi keuangan sebelum mengajukan kredit. Terapkan kebiasaan finansial yang baik, disiplin, dan jangan mengajukan kredit jika hal tersebut akan menambah beban.

Baca juga: Kebiasaan Mengelola Keuangan yang Berisiko Tinggi






Bos KAI Curhat Soal Biaya Proyek LRT Jabodebek Membengkak jadi Rp 32,5 Triliun

17 jam lalu

Bos KAI Curhat Soal Biaya Proyek LRT Jabodebek Membengkak jadi Rp 32,5 Triliun

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo membeberkan soal pembengkakan biaya proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di hadapan anggota Komisi V DPR.


Porsi Kredit ke UMKM Baru 18,7 Persen, Bahlil: Negara Belum Hadir Maksimal

1 hari lalu

Porsi Kredit ke UMKM Baru 18,7 Persen, Bahlil: Negara Belum Hadir Maksimal

Menteri Bahlil Lahadalia mengatakan negara belum hadir maksimal dalam mengurus usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM. Apa maksudnya?


Sri Mulyani: Masyarakat Makin Sulit Membeli Rumah

1 hari lalu

Sri Mulyani: Masyarakat Makin Sulit Membeli Rumah

Sri Mulyani Indrawati mengatakan masyarakat Indonesia akan semakin sulit membeli rumah di tengah gejolak perekonomian global.


Pesan Erick Thohir di HUT BNI ke-76: Dorong UMKM ke Taraf Internasional, Bantu PMI dan Diaspora

1 hari lalu

Pesan Erick Thohir di HUT BNI ke-76: Dorong UMKM ke Taraf Internasional, Bantu PMI dan Diaspora

Erick Thohir berharap BNI terus mendorong UMKM ke taraf internasional, membantu pekerja migran Indonesia dan diaspora.


Pentingnya Menyiapkan Dana Darurat agar Hidup Lebih Tenang

1 hari lalu

Pentingnya Menyiapkan Dana Darurat agar Hidup Lebih Tenang

Dana darurat penting untuk segera disisihkan dari pengeluaran mengingat kondisi tak terduga dan mendesak dapat terjadi sewaktu-waktu.


Sri Lanka Bangkrut, PM: Negosiasi dengan IMF Jadi Sulit

1 hari lalu

Sri Lanka Bangkrut, PM: Negosiasi dengan IMF Jadi Sulit

Di hadapan anggota parlemen, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe menyatakan Sri Lanka bangkrut. Pembicaraan dengan IMF menjadi kian sulit.


76 Tahun BNI, Bank Pertama Milik Pemerintah Indonesia

1 hari lalu

76 Tahun BNI, Bank Pertama Milik Pemerintah Indonesia

BNI, bank tertua milik pemerintah Indonesia. Pendirinya Margono Djojohadikusumo merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Agung Sementara pertama Indonesia.


Jual Minyak Goreng Rp 14.000, Peretail Tagih Utang Rp 130 Miliar ke BPDPKS

2 hari lalu

Jual Minyak Goreng Rp 14.000, Peretail Tagih Utang Rp 130 Miliar ke BPDPKS

Ketua Aprindo menyatakan BPDPKS memiliki utang Rp 130 miliar pada para pengusaha retail yang telah menjual minyak goreng di bawah harga pasar.


BNI: Semua Penyaluran Kredit Pasti Melewati Proses Legal Termasuk Agunan

5 hari lalu

BNI: Semua Penyaluran Kredit Pasti Melewati Proses Legal Termasuk Agunan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) memberikan penjelasan terkait Hoax penyaluran kredit tanpa agunan. Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan bahwa BNI adalah perusahaan milik pemerintah yang menjalankan bisnis di dalam koridor dan pengawasan pemerintah sekaligus Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.


Gaji Ke-13 Cair Hari Ini, Sebaiknya untuk Biayai Sekolah, Investasi atau Bayar Utang?

6 hari lalu

Gaji Ke-13 Cair Hari Ini, Sebaiknya untuk Biayai Sekolah, Investasi atau Bayar Utang?

Perencana keuangan merekomendasikan gaji ke-13 yang diterima PNS maupun pensiunan per hari ini agar bisa digunakan seoptimal mungkin. Untuk apa saja?