Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ketahui 3 Jenis Penyakit Stroke, Waspada 11 Penyebabnya

Reporter

image-gnews
Ilustrasi stroke.saga.co.uk
Ilustrasi stroke.saga.co.uk
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Juru Bicara Covid-19 Achmad Yurianto meninggal Sabtu, 21 Mei 2022 pukul 18.58 di Malang. Dewan Pengawas BPJS Kesehatan ini sebelumnya sempat dirawat di RSPAD karena stroke. Ia mengalami stroke pasca menjalani kemoterapi kanker usus yang dideritanya.

Terdapat beberapa jenis dan penyebab seseorang terkena stroke. Simak ulasan berikut ini.

Stroke merupakan penyakit serebrovaskular. Penyakit stroke dapat mempengaruhi pembuluh darah yang memberi makan oksigen otak. Apabila otak tidak menerima oksigen dengan cukup, akan sangat mungkin terjadi kerusakan.

Melansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berdasarkan definisi menurut WHO, stroke merupakan suatu keadaan dimana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vascular.

Ketika terjadi penyumbatan atau pendarahan pembuluh darah ini akan mengganggu atau mengurangi suplai darah ke otak. Tanpa oksigen dalam darah, sel-sel otak mulai mati dalam beberapa menit.

Perhatikan 3 Jenis Stroke

Melansir dari laman medicalnewstoday.com, ada 3 jenis stroke, diantaranya:

1. Stroke iskemik
Ini adalah jenis stroke yang paling umum, mencapai 87% dari semua kasus. Kondisi ini terjadi ketika timbunan lemak di arteri pecah, kemudian berjalan ke otak. Apabila detak jantung tidak teratur maka aliran darah akan menjadi buruk dan membentuk gumpalan darah.

2. Stroke hemoragik
Ini terjadi ketika pembuluh darah pecah. Pembuluh darah di otak Anda membengkak dan pecah, atau yang melemah bocor. Umumnya, tekanan darah yang tinggi dan tidak terkontrol dapat menjadi penyebab munculnya stroke jenis ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

3. Serangan iskemik transien (TIA)
Ini disebabkan karena terjadi penyumbatan sementara, ketika aliran darah ke bagian otak tidak memadai untuk waktu yang singkat. Aliran darah normal kembali setelah waktu yang singkat, dan gejalanya hilang tanpa pengobatan. Beberapa orang menyebut kondisi ini dengan ministroke atau stroke mini.

Penyebab Stroke

Setiap jenis stroke memiliki penyebab potensial yang berbeda. Mengutip dari webmd.com, ada beberapa penyebab yang membuat Anda berisiko terkena stroke di antaranya sebagai berikut:
1. Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas
2. Berusia 55 tahun atau lebih
3. Memiliki riwayat stroke pribadi atau keluarga
4. Memiliki tekanan darah tinggi
5. Menderita diabetes
6. Memiliki kolesterol tinggi
7. Memiliki riwayat penyakit jantung, penyakit arteri karotis, atau penyakit pembuluh darah lainnya
8. Tidak banyak melakukan aktivitas atau gerakan
9. Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan
10. Merokok
11. Menggunakan obat-obatan terlarang bisa mencetus terjadinya stroke

RINDI ARISKA 

Baca: Gejala Stroke yang Tak Biasa dan Risikonya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mewaspadai Diabetes Melitus dengan Memahami 3P

13 menit lalu

Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Mewaspadai Diabetes Melitus dengan Memahami 3P

Penderita Diabetes Melitus umumnya mengalami gejala yang dikenal sebagai 3P, yaitu poliuria, polidipsia, dan polifagia.


Seluk Beluk Intermittent Fasting: Manfaat, Cara, dan Hasilnya

4 jam lalu

Ilustrasi pria diet. Shutterstock
Seluk Beluk Intermittent Fasting: Manfaat, Cara, dan Hasilnya

Intermittent fasting dapat efektif meningkatkan kesehatan dan menurunkan berat badan jika dilakukan dengan benar.


Penyebab Kanker Paru pada Bukan Perokok

23 jam lalu

Ilustrasi kanker paru-paru. Shutterstock
Penyebab Kanker Paru pada Bukan Perokok

Berikut beberapa hal yang pakar ingin masyarakat ketahui mengenai penyebab dan gejala kanker paru dan penyebabnya bukan hanya merokok.


Penderita Diabetes Boleh Makan Nasi dan Seafood, Ahli Gizi Sebut Syaratnya

2 hari lalu

Ilustrasi Nasi Ulam. Foto: Cookpad/Keinara FR
Penderita Diabetes Boleh Makan Nasi dan Seafood, Ahli Gizi Sebut Syaratnya

Ahli gizi menepis mitos gizi terkait penderita diabetes tidak boleh makan nasi sepenuhnya, juga seafood. Boleh dimakan tapi ada syaratnya.


Saran Konsumsi Buah buat Penderita Diabetes dari Ahli Gizi

2 hari lalu

Ilustrasi buah-buahan/ toko buah. REUTERS/Lucas Jackson
Saran Konsumsi Buah buat Penderita Diabetes dari Ahli Gizi

Penderita diabetes diminta tidak berlebihan mengonsumsi buah karena bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah.


Apakah Penderita Diabetes Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

3 hari lalu

Gejala diabetes pada anak di antaranya adalah sering haus dan sering pipis. Kenali gejala lainnya agar mendapatkan penanganan yang tepat. Foto: Canva
Apakah Penderita Diabetes Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya

Apakah penderita diabetes bisa sembuh? Berikut penjelasan dari dokter serta beberapa tips untuk menurunkan kadar gula darah.


Cara UI Beri Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat

3 hari lalu

ilustrasi diabetes (pixabay.com)
Cara UI Beri Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat

Hipertensi dan diabetes melitus menduduki peringkat lima besar penyakit tidak menular di Indonesia. Berikut cara UI memberi edukasi pada masyarakat.


IDAI Minta Orang Tua Perhatikan Gejala Diabetes pada Anak

4 hari lalu

Ilustrasi diabetes (pixabay.com)
IDAI Minta Orang Tua Perhatikan Gejala Diabetes pada Anak

Kurangnya edukasi tentang diabetes pada anak membuat pasien datang berobat dalam fase yang sudah lanjut atau koma.


10 Gejala Awal Diabetes yang Perlu Diwaspadai, Salah Satunya Sering Haus

5 hari lalu

Gejala diabetes pada anak di antaranya adalah sering haus dan sering pipis. Kenali gejala lainnya agar mendapatkan penanganan yang tepat. Foto: Canva
10 Gejala Awal Diabetes yang Perlu Diwaspadai, Salah Satunya Sering Haus

Wajib diwaspadai, berikut ini beberapa gejala awal diabetes yang terjadi pada tubuh. Di antaranya mudah haus dan kesemutan.


6 Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan

6 hari lalu

Ilustrasi pepaya. Foto: Unsplash.com/Happy Surani
6 Manfaat Biji Pepaya bagi Kesehatan

Tak hanya buahnya, biji pepaya juga menyimpan beragam manfaat kesehatan bagi tubuh.