Gandum Punya Efek Samping Bagi Kesehatan, Apakah itu?

Reporter

roti gandum (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Siapa yang tidak mengenal gandum? Salah satu tanaman biji-bijian ini sudah digunakan sebagai makanan pokok hampir di seluruh dunia, tepatnya 40 negara di dunia, dilansir dari balitsereal.litbang.pertanian.go.id.

Melansir healthline.com, gandum dikenal sebagai tanaman kaya nutrisi, mulai dari protein, vitamin, mineral hingga fitokimia. Meskipun diperkaya manfaat yang baik bagi tubuh, tidak menutup gandum menyimpan efek samping yang menghantui kesehatan tubuh.

Gandum merupakan tanaman yang cukup ‘kontroversial’. Dikutip newtimes.co.rw, hal ini karena gandum mengandung protein yang disebut sebagai gluten, penyebab masalah kesehatan serius. Setidaknya, 80 persen protein dalam gandum berjenis gluten. Protein jenis ini bisa memicu respons imun yang berbahaya bagi tubuh yang memiliki intoleran atau sensitivitas gluten. Salah satu tanda seseorang mengalami intoleran gluten adalah merasa mengantuk dan kembung setelah makan produk gandum.  

Efek Samping Gandum

Mengutip strengthandgain.com, gejala lain dari intoleran gluten adalah kembung, sembelit, lelah sepanjang waktu, gangguan pada kulit, serta nyeri pada sendi dan otot. Selain itu, gluten dapat merugikan bagi orang yang menderita penyakit celiac. Penyakit ini adalah gangguan autoimun, berupa kerusakan usus kecil pada orang yang mengonsumsi produk gluten, termasuk gandum.

Di samping itu, dikutip livestrong.com, seseorang yang memiliki resistensi insulin, sindrom metabolik, pradiabetes atau diabetes, makan terlalu banyak karbohidrat sekaligus dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara signifikan. Banyak produk makanan berbahan dasar gandum memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Setidaknua, gandum utuh mengandung sekitar 95 g karbohidrat, The American Diabetes Association merekomendasikan konsumsi karbohidrat tidak lebih dari 45 sampai 60 g per makan,

Dilansir healthyeating.sfgate.com, tubuh yang memiliki sindrom iritasi usus besar atau masalah pencernaan, konsumsi gandum dapat menimbulkan beberapa gangguan pencernaan karena kandungan fruktan gandum. Fruktan adalah rantai sederhana fruktosa yang memiliki efek samping fermentasi berlebihan di usus. Hal ini ditandai kembung, gas, sakit perut, diare, dan sembelit ketika konsumsi roti gandum dan makanan berbahan dasar gandum. Dengan mengganti makanan penyebab fruktan, seperti nasi, kentang dan labu dapat membantu mencegah gejala-gejala gangguan ini.

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca: Inilah Manfaat dan Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Gandum

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Presiden Jokowi Ajak Pemda Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bercocok Tanam

8 jam lalu

Presiden Jokowi Ajak Pemda Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bercocok Tanam

Presiden Jokowi menyatakan bahwa lahan kosong bisa digunakan untuk bercocok tanam demi memenuhi kebutuhan pangan keluarga.


Presiden Jokowi Tantang Masyarakat yang Ingin Harga Pangan Naik: yang Mau Saya Kasih Sepeda

8 jam lalu

Presiden Jokowi Tantang Masyarakat yang Ingin Harga Pangan Naik: yang Mau Saya Kasih Sepeda

Presiden Jokowi menyatakan harga pangan naik 50 persen akibat Perang antara Rusia dan Ukraina.


Efek Samping Jika Terlalu Banyak Mengonsumsi Kopi Hijau

15 jam lalu

Efek Samping Jika Terlalu Banyak Mengonsumsi Kopi Hijau

Kopi hijau mungkin mengandung lebih banyak kafein daripada kopi hitam, tapi perbedaannya tidak jauh


Makanan Fermentasi Baik untuk Pencernaan, Amankah Dikonsumsi saat Perut Kosong?

1 hari lalu

Makanan Fermentasi Baik untuk Pencernaan, Amankah Dikonsumsi saat Perut Kosong?

Makanan fermentasi memang memiliki potensi yang baik untuk usus Anda tapi apakah aman dikonsumsi saat perut kosong?


Begini Cara Memasak Nasi Merah, Mudah dan Praktis

1 hari lalu

Begini Cara Memasak Nasi Merah, Mudah dan Praktis

Banyak yang masih bingung bagaimana memasak beras merah. Nasi merah memiliki pengolahan yang mudah dan praktis, seperti ini.


Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama, Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

1 hari lalu

Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama, Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Meskipun dikenal menyehatkan, tidur siang dengan durasi lama bisa datangkan bahaya bahkan berisiko sebabkan kematian.


Menelan Biji-bijian Sebabkan Penyakit Usus Buntu, Mitos atau Fakta?

2 hari lalu

Menelan Biji-bijian Sebabkan Penyakit Usus Buntu, Mitos atau Fakta?

Radang usus buntu konon dapat terjadi jika menelan biji-bijian. Benarkah demikian faktanya?


Ukraina Berunding dengan Turki dan PBB soal Ekspor Gandum

2 hari lalu

Ukraina Berunding dengan Turki dan PBB soal Ekspor Gandum

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa negaranya sedang mengadakan pembicaraan dengan Turki dan PBB untuk menjamin jaminan ekspor gandum dari pelabuhan Ukraina.


11 Tahun Zainuddin MZ atau Dai Sejuta Umat Wafat, Berikut Profilnya di Panggung Dakwah dan Politik

2 hari lalu

11 Tahun Zainuddin MZ atau Dai Sejuta Umat Wafat, Berikut Profilnya di Panggung Dakwah dan Politik

Zainuddin MZ telah wafat pada 5 Juli 2011, namun gaya dakwah Dai Sejuta Umat ini tetap dikenang jemaah. Ini profilnya dan sempat ke panggung politik.


Penyakit Metabolik Asidosis, Cek Penyebab dan Gejala

3 hari lalu

Penyakit Metabolik Asidosis, Cek Penyebab dan Gejala

Banyak hal yang bisa menyebabkan penyakit metabolik yang disebut asidosis metabolik. Berikut di antaranya.