Mulai Gaya Hidup Sehat dengan Hunian yang Mendukung

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

Ilustrasi hunian Cluster Kelimutu/Asya

TEMPO.CO, Jakarta - Kesehatan menjadi hal yang berharga bagi masyarakat saat ini. Menjalani gaya hidup sehat perlu mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar. Rumah sebagai tempat tinggal yang menjadi awal dan akhir untuk beraktivitas, penting mendukung kesehatan keluarga.

Faktor utama kesehatan itu pun mempengaruhi gaya hidup serta perilaku masyarakat Indonesia, khususnya setelah pandemi. Mereka lebih memilih tempat tinggal yang nyaman dan bermanfaat dalam jangka panjang. Tren hunian saat ini semakin menunjukkan bahwa penghuni menginginkan kelengkapan fasilitas dan lingkungan sekitar hunian yang dapat mendukung kesehatan mereka, seperti harus memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, serta penyediaan area sterilisasi. Selain itu hunian yang memiliki nilai yang keberlanjutan (sustainability) juga menjadi pertimbangan, terlebih sekitar 91 persen dari masyarakat kota sadar akan pentingnya hunian yang ramah lingkungan.

Chief Marketing Officer ASYA, Irma Gunawan Tjandra mengatakan untuk menjawab kebutuhan dan tren hunian yang semakin berkembang, terutama di era post - pandemi ini, ia menawarkan Cluster Kelimutu. Kawasan itu dianggapnya cocok bagi konsumen yang menginginkan sebuah landed house mewah ideal yang dapat memperkaya pengalaman hidup berkualitas mereka. "Cluster ini didesain dengan mengedepankan kombinasi berbagai faktor pendukung seperti teknologi modern yang ramah lingkungan untuk keamanan, area sterilisasi untuk kenyamanan, serta berbagai fungsi rumah lainnya yang mendukung kesehatan, salah satunya melalui pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik. ASYA selalu berkomitmen dalam menghadirkan produk-produk hunian maupun properti lainnya dengan mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta keberlanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Jakarta dan sekitarnya,” ujar Irma dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 25 Mei 2022.

ASYA adalah, township di kawasan Jakarta Timur yang digarap oleh developer PT Astra Land Indonesia yang merupakan anak perusahaan ASTRA Property dan Hongkong Land.

Cluster Kelimutu memiliki konsep bangunan rumah berlantai dua dan tiga. Hunian ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjaga kesehatan di era new normal saat ini. Lantai 1 didesain sebagai ruangan serba fungsi, memungkinkan penghuninya untuk memaksimalkan ruangan sebagai ruang tamu, ruang kerja, hingga area bermain, serta dilengkapi dengan satu kamar tidur (untuk tipe tertentu) dengan fasilitas en-suite bathroom – dimana terdapat kamar mandi lainnya untuk area sterilisasi sebagai upaya menjaga kebersihan sejak memasuki rumah. Selain itu, terdapat juga taman yang cukup luas di halaman belakang dan sisi samping, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung gaya hidup sehat seluruh penghuni salah satunya dengan melakukan aktivitas olahraga dari rumah.

Pada lantai 2 rumah merupakan area ruang keluarga dengan view 180 derajat (untuk tipe Corner) yang dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat dengan memberikan pencahayaan alami yang maksimal melalui kolom kaca yang lebih tinggi dan luas. Begitu pun dengan dukungan sirkulasi udara yang lebih baik melalui atap tinggi hingga 6,5 meter di area ruang keluarga dan area balkon yang dapat memanjakan penghuninya untuk menikmati suasana santai baik indoor maupun outdoor dari ruang keluarga. Disamping itu, lantai ini juga terintegrasi langsung dengan dapur bersih, ruang makan, dan ruang keluarga.

Sedangkan lantai 3 didesain sebagai private room yang terdiri dari kamar tidur utama yang dilengkapi dengan walk-in closet dan balkon serta kamar tidur anak, lengkap dengan en-suite bathroom pada masing-masing kamar. Dengan kelengkapan fasilitas tersebut, hunian ini dapat menjadi contoh baik dalam mendukung gaya hidup sehat dan nyaman bagi penghuninya.

Selain faktor kesehatan, memiliki hunian yang nyaman dengan konsep eco-friendly yang berkelas juga menjadi dambaan bagi kebanyakan masyarakat. Terbukti bahwa sebagian masyarakat juga tercatat bersedia untuk mengeluarkan budget lebih agar memiliki ruangan dengan fitur yang eco-friendly yang turut menjadi tren hunian tahun 20222.

Seluruh unit di Cluster Kelimutu telah dilengkapi dengan smart home system, solar panel, CCTV pada pintu utama dan ruang tamu, serta dual access menuju ke dalam rumah dengan smart digital door lock (card & fingerprint) pada akses lantai 1. Dengan konsep ramah lingkungan dengan teknologi modern ini, Kelimutu menjamin pengalaman hunian terbaik dalam menunjang kenyamanan dan keamanan penghuni.

“Selain sektor fungsionalnya yang esensial, ASYA juga turut memperhatikan sisi estetika di setiap unit Cluster Kelimutu yang sesuai dengan masyarakat urban modern. Untuk mewujudkan hal tersebut, kami telah berkolaborasi dengan tim konsultan arsitektur dan desain interior berkelas internasional sehingga penghuni akan merasakan pengalaman terbaik bersama Kelimutu,” kata Irma.

Cluster Kelimutu turut menawarkan unit landed house dua lantai serta tiga lantai dengan beragam tipe mulai dari tipe 6, Tipe 7, dan Tipe 9 dimana masing-masing unit juga telah dilengkapi dengan dual access menuju ke dalam rumah dengan smart digital doorlock (card dan fingerprint) pada akses lantai 1.

Setiap produk hunian dan properti yang dihadirkan oleh ASYA, selalu mempertimbangkan aspek kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup setiap pribadi dan masyarakat umum sekaligus turut serta dalam pembangunan negeri. Hingga saat ini, ASYA merupakan satu- satunya kawasan hunian di Jakarta Timur yang memiliki danau besar seluas 15 hektar, lengkap dengan lakeside garden yang asri. Serta diperkuat dengan dukungan fasilitas club house, children playground, dan area barbeque yang yang dapat menjadi sarana bagi penghuni untuk bersantai, melepas penat setelah rutinitas, berkumpul bersama keluarga, berolahraga, dan aktivitas lainnya.

Baca: Selamatkan Bumi dengan Perubahan Gaya Hidup Berikut






Gaya Hidup JOMO sebagai Solusi Terhindar dari Kecanduan Tren dan Media Sosial?

3 jam lalu

Gaya Hidup JOMO sebagai Solusi Terhindar dari Kecanduan Tren dan Media Sosial?

Joy of Missing Out (JOMO) gaya hidup yang santai dan tidak merasa cemas jika terlambat mengetahui tren


Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Yayasan

4 jam lalu

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Yayasan

Istilah yayasan pasti sudah familiar di telinga. Lantas apa itu yayasan?


Kenali Perbedaan Maag dan GERD dari Penyebab dan Gejalanya

1 hari lalu

Kenali Perbedaan Maag dan GERD dari Penyebab dan Gejalanya

Maag dan GERD seringkali dianggap sama. Padahal, keduanya berbeda. Inilah perbedaan keduanya berdasarkan penyebab dan gejalanya.


Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama, Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

1 hari lalu

Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama, Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Meskipun dikenal menyehatkan, tidur siang dengan durasi lama bisa datangkan bahaya bahkan berisiko sebabkan kematian.


5 Kiat Mencegah Kebiasaan Menunda Pekerjaan

3 hari lalu

5 Kiat Mencegah Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan menunda pekerjaan tergolong kegagalan mengatur diri


ITS Buka Prodi S2 Desain Interior, Pertama di Indonesia

3 hari lalu

ITS Buka Prodi S2 Desain Interior, Pertama di Indonesia

ITS menghadirkan prodi Magister Desain Interior pertama di Indonesia guna menunjang karier para desainer hingga akademisi desain.


Tim Kesehatan Imbau Jamaah Beristirahat 3 Hari Sebelum Puncak Haji

4 hari lalu

Tim Kesehatan Imbau Jamaah Beristirahat 3 Hari Sebelum Puncak Haji

Tim kesehatan terus mengimbau kepada jamaah haji agar beristirahat tiga hari dari beraktivitas di luar hotel untuk persiapan menghadapi puncak haji


Ada di Setiap Fase Kehidupan, Susu Sudah Dianggap Jadi Bagian dari Gaya Hidup

5 hari lalu

Ada di Setiap Fase Kehidupan, Susu Sudah Dianggap Jadi Bagian dari Gaya Hidup

Susu tidak hanya sebagai minuman dengan penuh gizi. Minuman itu saat ini sudah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup masyarakat.


OJK Terbitkan Aturan Baru tentang Pengawasan LPEI, Ini 8 Poin Utamanya

5 hari lalu

OJK Terbitkan Aturan Baru tentang Pengawasan LPEI, Ini 8 Poin Utamanya

OJK menerbitkan peraturan teranyar untuk mengawasi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Apa saja yang diatur dalam beleid tersebut.


Hipertensi Termasuk Silent Killer dapat Membunuh Secara Perlahan, Kenali Penyebabnya

5 hari lalu

Hipertensi Termasuk Silent Killer dapat Membunuh Secara Perlahan, Kenali Penyebabnya

The silent killer mungkin tidak terlalu sering terdengar di telinga beberapa orang, salah satunya hipertensi. Berikut 8 penyebab utamanya.