Inilah Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi label lolos uji keamanan pangan pada kemasan air minum dalam kemasan.

TEMPO.CO, Jakarta - Air minum kemasan yang dijual di Indonesia terbagi menjadi dua, yakni air mineral dan air demineral. Kedua jenis air minum ini memiliki karakteristik yang berbeda. Lantas, apa perbedaan dari keduanya?

Air Mineral

Air mineral merupakan jenis air yang paling umum ditemui di pasaran. Seperti namanya, air mineral mengandung beragam mineral, di antaranya kalsium, magnesium, natrium, serta selenium. 

Melansir dari laman Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang dimaksud dengan air mineral adalah air minum yang didapat langsung dari sumber alami melalui proses yang terkendali.

Air mineral bersumber dari mata air alami bawah tanah. Faktanya, tidak semua sumber air menghasilkan air mineral. Air mineral hanya bisa diperoleh dari sumber air pada daerah yang kaya akan mineral.

Air Demineral

Berkebalikan dengan air mineral, air demineral merupakan air yang diperoleh melalui proses pemurnian seperti destilasi, deionisasi, dan proses yang setara sehingga memiliki sedikit atau bahkan tak memiliki sama sekali kandungan ion mineral dan garam di dalamnya seperti kalsium, klorida, sulfat, magnesium dan natrium. 

Melansir dari Bronkhorst, selain dapat dikonsumsi, air demineral juga sering digunakan untuk keperluan pada bidang industri dan ilmiah. Dalam kegiatan sehari-hari penggunaan air demineral dapat ditemukan. Contohnya untuk disemprotkan ke badan mobil untuk mencegah tetesan air yang mengering. Air demineral juga bisa dipakai untuk menghilangkan limescale pada besi setrika.

Mana yang lebih baik?

Sejauh ini terdapat berbagai pendapat terkait hal ini. Menurut Allan E. Bani dalam karya tulisnya berjudul ‘Your Water and Your Health’, mengonsumsi air nonmineral lebih banyak manfaatnya karena tidak menambah kadar mineral anorganik yang telah menumpuk serta berperan membersihkan mineral anorganik yang ada di dalam tubuh.

Melansir Mayo Clinic, mineral yang ada dalam air biasa adalah mineral anorganik yang sebetulnya tidak dibutuhkan tubuh sementara manusia membutuhkan mineral organik yang bisa didapat dari sayur, buah, maupun daging. Mineral jenis ini membuat sel tubuh bekerja lebih berat. Karena itu, minum air yang tidak mengandung mineral atau sedikit mineral akan lebih bermanfaat bagi kesehatan.

Namun, jika merujuk pada penelitian yang dilakukan World Health Organization, mengonsumsi air yang tidak mengandung mineral bisa memperbesar risiko osteoporosis, hipertensi, serangan jantung, dan hipotiroid. Selain itu, tidak adanya unsur elektrolit dalam air demineral dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.

HATTA MUARABAGJA

Baca juga: Tidak Semua Air Minum Dalam Kemasan adalah Air Mineral






Kandungan BPA di Kemasan Kaleng Dinilai Lebih Mengkhawatirkan Daripada di Galon

1 hari lalu

Kandungan BPA di Kemasan Kaleng Dinilai Lebih Mengkhawatirkan Daripada di Galon

Ternyata kandungan BPA dalam kemasan kaleng lebih mengkhawatirkan dibanding di galon.


Kementerian PUPR Bangun Jaringan SPAM di Lombok, Nilai Proyek Rp 30,8 Miliar

2 hari lalu

Kementerian PUPR Bangun Jaringan SPAM di Lombok, Nilai Proyek Rp 30,8 Miliar

Pekerjaan SPAM di Lombok dilaksanakan selama 360 hari kalender. Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp 30,8 miliar.


Pesan Pakar Nutrisi tentang Pentingnya Gizi Seimbang dan Hidrasi Tubuh

3 hari lalu

Pesan Pakar Nutrisi tentang Pentingnya Gizi Seimbang dan Hidrasi Tubuh

Penuhi selalu hidrasi tubuh dengan memilih makanan dengan gizi seimbang dan cukupi konsumsi air minum agar tubuh tak kekurangan cairan.


Produsen Air Minum ALTO Tutup Pabrik di Sukabumi dan PHK 145 Karyawan

6 hari lalu

Produsen Air Minum ALTO Tutup Pabrik di Sukabumi dan PHK 145 Karyawan

Selain menutup pabrik, produsen air minum ALTO juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 145 karyawannya.


Pakar UI: Bisnis Air Minum tidak Sehat

7 hari lalu

Pakar UI: Bisnis Air Minum tidak Sehat

Konsumen yang sudah beli galon bekas pakai bakal terikat dan bergantung


Buah Leci Banyak Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

11 hari lalu

Buah Leci Banyak Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Buah leci mengandung banyak vitamin C


Jangan Asal Bikin Oralit Sendiri saat Anak Diare, Ini Sebabnya

13 hari lalu

Jangan Asal Bikin Oralit Sendiri saat Anak Diare, Ini Sebabnya

Saat anak diare, orang tua sebaiknya tidak membuat cairan oralit sendiri karena harus berdasarkan usia dan berat badan anak.


PAM Jaya Didesak Segera Realisasikan Sistem Pengolahan Air Minum di Seluruh DKI Jakarta

15 hari lalu

PAM Jaya Didesak Segera Realisasikan Sistem Pengolahan Air Minum di Seluruh DKI Jakarta

Adi Kurnia Setiadi mendesak Perumda PAM Jaya segera mewujudkan sistem pengolahan air minum (SPAM) di seluruh Jakarta.


5 Manfaat Daun Kelor untuk Tubuh

16 hari lalu

5 Manfaat Daun Kelor untuk Tubuh

Daun kelor mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral


Sebelum Beli Mobil Listrik, Pahami Dulu Jenis Baterai Mobil Listrik dan Karakteristiknya

29 hari lalu

Sebelum Beli Mobil Listrik, Pahami Dulu Jenis Baterai Mobil Listrik dan Karakteristiknya

Bahan bakar berupa baterai mobil listrik ini pun menjadi pertanyaan baru karena ternyata baterai mobil ini memiliki berbagai karakteristik. Apa saja?