Tips Cegah Cedera Saat Main Badminton

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Ginting saat bertanding melawan tunggal putra Denmark Viktor Axelsen dalam babak 8 besar East Ventures Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Juni 2022. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta -  Olahraga badminton menjadi olahraga yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Hampir semua orang memainkan raket bulu tangkis dan beraksi di lapangan dengan lawan seimbangnya. Namun penting sekali masyarakat tetap waspada ketika memainkan olahraga itu. 

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Antonius Andi Kurniawan, dari Ikatan Dokter Indonesia menjelaskan bulu tangkis bulu tangkis termasuk kategori olahraga "high impact" dengan gerakan yang dinamis, merupakan kombinasi antara reli-reli pendek dan reli-reli panjang. "Karenanya, pemain bulu tangkis membutuhkan kebugaran aerobik atau kebugaran kardiorespirasi untuk dapat bermain bulu tangkis dengan durasi permainan 3 set," katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 29 Juni 2022.

Tak hanya itu, pemain bulu tangkis juga memerlukan kecepatan, tenaga atau power, serta kelincahan yang cukup baik. Misalnya, pada gerakan melompat saat jumping smash, gerakan lunges saat melakukan gerakan netting, gerakan drop shot, gerakan yang cepat dan mengubah arah saat defence, serta gerakan lainnya.

Pemain badminton membutuhkan stamina yang kuat, kelincahan, kecepatan, ketepatan, kekuatan otot, dan koordinasi motorik sendi dan otot yang baik. Olahraga ini dipenuhi gerakan kompleks sesuai dengan tempo permainannya. Itulah mengapa jika tidak berhati-hati, cedera otot, sendi, ligamen, hingga tendon rentan terjadi ketika bermain bulu tangkis.

Beberapa jenis cedera yang dapat terjadi ketika bermain bulu tangkis, diantaranya adalah cedera bahu, pergelangan kaki terkilir, lutut, punggung, siku dan kram otot.

Pencegahan

Cedera saat bermain badminton dapat dicegah dengan pemanasan dan pendinginan yang tepat. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Sport Medicine, Injury, Recovery Center (SMIRC) dari RS Pondok Indah – Bintaro Jaya itu menuturkan, mempersiapkan tubuh berolahraga dan beradaptasi dengan intensitas permainan adalah cara terbaik untuk mencegah cedera.

Tak hanya itu, latihan kekuatan otot dan latihan fleksibilitas juga penting dalam mencegah cedera. Penting bagi pemain badminton untuk punya kekuatan otot dan fleksibilitas yang baik untuk mencegah terjadinya cedera.

Sepatu yang tepat pun dapat mengurangi risiko cedera. Sepatu bulu tangkis secara khusus dibuat untuk meredam guncangan sehingga dapat mencegah cedera pada tempurung lutut dan tulang kering. Sepatu yang dipilih juga sebaiknya cukup ringan dengan cushion yang baik untuk dapat melindungi ankle, dan juga memiliki sol anti selip untuk mencegah jatuh karena terpeleset.

Selain sepatu, memilih raket juga tak bisa sembarangan. Berat raket harus disesuaikan dengan kemampuan dan fisik tubuh. Raket dengan berat ringan dapat mengurangi risiko cedera bahu. Ukuran pegangan raket yang terlalu kecil menyebabkan pemain harus menggenggam lebih keras dan meningkatkan strain pada otot sekitar pergelangan tangan. Sedangkan pegangan yang terlalu besar juga membuat pemain tidak leluasa menggerakkan raket. Tingkat ketegangan senar dan jenis senar pun berpengaruh.

Kesehatan dan usia menjadi patokan dalam menyesuaikan intensitas permainan. Sesuaikan intensitas permainan dengan kondisi tubuh masing-masing. Selain itu, lakukan rehabilitasi cedera olahraga sampai tuntas untuk meminimalisir cedera berulang sebagai bentuk cara pencegahan sekunder.

Baca: Waspada, Kenali 6 Jenis Cedera Saat Main Bulu Tangkis






Tips Jaga Keperkasaan Pria, Pola Hidup Sehat Hingga Hindari Lemak

2 jam lalu

Tips Jaga Keperkasaan Pria, Pola Hidup Sehat Hingga Hindari Lemak

Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha menyarankan hal ini agar pria bisa menjaga keperkasaan saat berhubungan intim.


Jadwal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022, Persiapan dan Target di Sektor Ganda Putri

5 jam lalu

Jadwal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022, Persiapan dan Target di Sektor Ganda Putri

Indonesia menurunkan dua wakil ganda putri di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022. Belum pernah ada yang meraih gelar sejak diadakan pada 1977.


Kento Momota: Gaya Ofensif Atlet Bulu Tangkis Dunia Makin Mendominasi

6 jam lalu

Kento Momota: Gaya Ofensif Atlet Bulu Tangkis Dunia Makin Mendominasi

Kento Momota sudah empat kali mengikuti Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Ia dua kali menjadi juara, pada 2018 dan 2019


Jika Dilakukan dengan Benar, Inilah 3 Manfaat Olahraga pada Malam Hari

7 jam lalu

Jika Dilakukan dengan Benar, Inilah 3 Manfaat Olahraga pada Malam Hari

Olahraga pada malam hari menyimpan manfaat apabila dilakukan secara benar.


Alasan Pelatih Tunggal Putra Tak Pasang Target di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022

8 jam lalu

Alasan Pelatih Tunggal Putra Tak Pasang Target di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022

Indonesia terakhir kali meraih gelar di nomor tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis pada tahun 2005.


Bersiap ke Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022, Anthony Ginting: Semua Punya Kans Sama

9 jam lalu

Bersiap ke Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022, Anthony Ginting: Semua Punya Kans Sama

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 akan berlangsung di Jepang, mulai 22 Agustus. Simak persiapan Anthony Sinisuka Ginting dan Chico Aura Dwi Wardoyo.


Hendak Olahraga pada Malam Hari? Pertimbangkan 3 Risikonya Berikut

11 jam lalu

Hendak Olahraga pada Malam Hari? Pertimbangkan 3 Risikonya Berikut

Olahraga pada malam hari memberikan sejumlah risiko yang mengintai kesehatan. Apa saja?


Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Ginting Berpeluang Bertemu Axelsen di Perempat Final

14 jam lalu

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Ginting Berpeluang Bertemu Axelsen di Perempat Final

Hasil undian Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 membuat Anthony Sinisuka Ginting berpeluang bertemu Viktor Axelsen di perempat final.


Ibu Menyusui Rutin Berolahraga Benarkah Mengurangi Suplai ASI?

17 jam lalu

Ibu Menyusui Rutin Berolahraga Benarkah Mengurangi Suplai ASI?

Menyusui meningkatkan kebutuhan nutrisi rata-rata ibu sekitar 330 hingga 400 kalori per hari, tergantung pada tahap menyusui


Cara Push Up Tepat Bagi Pemula: Perhatikan Kesalahan Umum yang Biasa Terjadi

1 hari lalu

Cara Push Up Tepat Bagi Pemula: Perhatikan Kesalahan Umum yang Biasa Terjadi

Banyak orang yang tidak menyadari beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila Anda baru saja memulai push up sebagai menu harian olahraga.