Apa yang Terjadi jika Seseorang Tidak Bisa Kentut?

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi wanita tahan buang angin. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Orang-orang sering menyembunyikan kentut. Mereka berusaha supaya kentut tidak terlalu keras atau bahkan tidak keluar. Ini karena kentut di depan umum dianggap tidak sopan.

Meski begitu, kentut adalah hal yang wajar terjadi. Dilansir dari laman Healthline, kentut adalah produk sampingan sistem pencernaan tubuh. Tubuh menghasilkan gas sebagai bagian dari pemecahan dan pemrosesan makanan.

Ketika orang-orang makan, mengunyah, atau menelan makanan, mereka secara tidak langsung juga menelan udara. Udara dan gas lantas menumpuk di sistem pencernaan.

Beberapa di antaranya diserap secara alami, tetapi sisa gas perlu dilepaskan dengan cara tertentu, entah sebagai kentut atau sendawa. Jika tidak mengeluarkan gas, bisa timbul masalah kesehatan yang tidak nyaman bahkan menyakitkan, seperti kembung.

Dilansir dari Everyday Health, kentut disertai kembung berkepanjangan, penurunan berat badan, anoreksia, diare berlebihan, muntah, demam, dan sakit perut parah bisa menjadi tanda gangguan pencernaan yang perlu diperhatikan. Ini meliputi:

  • sindrom iritasi usus (IBS);
  • intoleransi laktosa;
  • pankreatitis;
  • bisul;
  • penyakit celiac;
  • batu empedu;
  • divertikulitis.

Sementara itu, dikutip dari laman Verywell Health, kentut 8-14 kali sehari dianggap sebagai jumlah normal. Sedangkan sumber lain mengatakan kentut hingga 25 kali masih dalam batas normal.

Kunjungilah dokter bila tidak bisa kentut atau kentut terlalu banyak. Diagnosis yang cepat dan tepat bisa membantu menyembuhkan penyakit.

AMELIA RAHIMA SARI

Baca juga: Inilah 6 Penyebab Kentut Berbau Busuk






Ketidakpastian Pasokan Gas, Harga Batu Bara USD 321,59 per Ton pada Agustus 2022

9 hari lalu

Ketidakpastian Pasokan Gas, Harga Batu Bara USD 321,59 per Ton pada Agustus 2022

Harga batu bara acuan pada Agustus 2022 ditetapkan 321,59 dolar per ton atau mengalami kenaikan 2,59 dolar AS dibandingkan Juli 2022.


Dokter Austria Bunuh Diri, Tak Tahan Diancam Aktivis anti-Vaksin Covid-19

11 hari lalu

Dokter Austria Bunuh Diri, Tak Tahan Diancam Aktivis anti-Vaksin Covid-19

Seorang dokter di Austria yang menghadapi ancaman pembunuhan dari aktivis anti-vaksinasi dan ahli teori konspirasi pandemi virus corona, bunuh diri.


Rusia Menangguhkan Pasokan Gas ke Latvia

12 hari lalu

Rusia Menangguhkan Pasokan Gas ke Latvia

Perusahaan energi Rusia, Gazprom, pada Sabtu 30 Juli 2022 menangguhkan pasokan gas ke Latvia


Rusia Pangkas Jatah Gas, Kota di Jerman Bersiap Tahan Dingin

13 hari lalu

Rusia Pangkas Jatah Gas, Kota di Jerman Bersiap Tahan Dingin

Sejumlah kota di Jerman melarang penggunaan air panas dan pemanas di gedung-gedung publik setelah pasokan gasnya dikurangi oleh Rusia.


Ali Saleh Alhuraiby, Calon Menantu Anies Baswedan, Berasal dari Keluarga Dokter

13 hari lalu

Ali Saleh Alhuraiby, Calon Menantu Anies Baswedan, Berasal dari Keluarga Dokter

Calon menantu Anies Baswedan, Ali Saleh Alhuraiby termotivasi oleh kedua kakaknya yang juga merupakan lulusan Fakultas Kedokteran UI.


Inilah 5 Manfaat Makanan Fermentasi bagi Tubuh

14 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Makanan Fermentasi bagi Tubuh

Selain memiliki rasa yang lezat, makanan fermentasi juga menawarkan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Berikut adalah manfaat makanan fermentasi.


Dubes Ukraina soal Rusia Pangkas Jatah Gas: Eropa Akan Membeku Sampai Mati

14 hari lalu

Dubes Ukraina soal Rusia Pangkas Jatah Gas: Eropa Akan Membeku Sampai Mati

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia mengatakan jika Rusia memotong pasokan gasnya ke Eropa bisa berakibat sangat fatal.


Rusia Pangkas Lagi Gas, Eropa Menjerit

14 hari lalu

Rusia Pangkas Lagi Gas, Eropa Menjerit

Pengurangan pasokan gas dari Rusia ke Eropa telah mengurangi kapasitas pipa Nord Stream 1 menjadi hanya satu perlima dari total kapasitasnya.


Bamsoet: Indonesia Masih Kekurangan Dokter

14 hari lalu

Bamsoet: Indonesia Masih Kekurangan Dokter

Jumlah dokter semakin berkurang selama pandemi Covid-19 karena banyak yang gugur dalam tugas.


Tak Hanya Merapikan Gigi, Berikut Ini 4 Manfaat Lain Menggunakan Behel

15 hari lalu

Tak Hanya Merapikan Gigi, Berikut Ini 4 Manfaat Lain Menggunakan Behel

Behel atau kawat gigi memiliki fungsi utama merapikan gigi. Meskipun demikian, behel juga mempunyai manfaat lain yang tidak kalah penting. Apa saja?