Sindrom Cotard Delusi Tubuh Terasa Mati, Apa Gejala dan Penyebabnya?

Parkinson Berangkat dari Perut

TEMPO.CO, Jakarta - Sindrom Cotard kondisi delusi langka yang ditandai dengan keyakinan keliru yang menganggap bagian tubuh terasa mati, sekarat, atau tidak ada. Mengutip Healthline, kondisi ini sering disebut sebagai sindrom mayat berjalan atau delusi nihil. Biasanya mengalami depresi berat atau gangguan psikotik lainnya. Delusi Cotard hanya sekitar 200 kasus yang diketahui di seluruh dunia. 

Beberapa ahli berpendapat, delusi Cotard menyebabkan mempengaruhi pandangan orang yang mengalaminya. Pertama, mengubah cara seseorang memandang diri sendiri. Kedua, terus mempercayai pandangan yang keliru itu, walaupun itu sudah diyakinkan tidak benar. 

Gejala delusi Cotard

Gejala utama delusi Cotard, keyakinan nihil dunia ini tidak ada yang bernilai atau bermakna. Orang yang mengalami delusi Cotard akan merasa dirinya sudah mati. Beberapa orang merasakan keadaan nihil tentang seluruh tubuhnya. Sedangkan yang lain merasakan hanya organ tertentu anggota badan.

Gejala lain yang ditunjukkan delusi ini, yaitu kecemasan, halusinasi, ketakutan berlebihan terhadap penyakit (hipokondria), dan keseruan ketika menyakiti diri atau keinginannya mengenai kematian.

Banyak kemungkinan faktor risiko yang menyebabkan seseorang mengalami delusi Cotard. Mengutip WebMD, beberapa penelitian menunjukkan, rata-rata orang dengan delusi Cotard berusia 50 tahun. 

Kondisi kesehatan mental lainnya juga rentan meningkatkan risiko seseorang mengalami delusi Cotard, antara lain gangguan bipolar, kekacauan identitas (disosiatif), merasa diri tak nyata (depersonalisasi), skizofrenia.

Penyebab delusi Cotard

Delusi Cotard rentan dialami karena pengaruh dari masalah medis lain terhadap otak. Mengutip MedicineNet, kondisi itu dipengaruhi beberapa penyakit antara lain:

1. Demensia kondisi karena adanya penurunan dua fungsi otak, seperti kehilangan memori dan penilaian

2. Ensefalopati tersebab virus atau racun yang mengubah cara kerja dan struktur otak

3. Parkinson kerusakan sel saraf di otak yang menyebabkan gemetar, kaku, dan kesulitan berjalan

4. Pendarahan di luar otak karena cedera yang parah

5. Multiple sclerosis atau sklerosis ganda melumpuhkan otak dan sumsum tulang belakang.

6. Epilepsi merupakan kondisi yang terjadi karena aktivitas di sel saraf otak terganggu.

7. Benturan kencang mengena kepala

8. Migrain

Baca: Bagaimana Meringankan Gejala Sindrom Capgras?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Marshanda Curhat Soal Kehilangan Menjelang Ulang Tahun ke-33

1 hari lalu

Marshanda Curhat Soal Kehilangan Menjelang Ulang Tahun ke-33

Marshanda mengatakan hari ulang tahunnya tidak begitu spesial dan mengungkapkan berbagai momen kehilangan yang cukup menyakitkan untuknya.


Marshanda Ungkap Saat Menghilang di Amerika, Dimasukkan di Rumah Sakit Jiwa

7 hari lalu

Marshanda Ungkap Saat Menghilang di Amerika, Dimasukkan di Rumah Sakit Jiwa

Marshanda menuturkan kronologi dia akhirnya disebut sahabatnya, Sheila Salsabila susah dihubungi hingga disebut menghilang.


Gejala Sindrom Munchausen Perilaku Berpura-pura Sakit

7 hari lalu

Gejala Sindrom Munchausen Perilaku Berpura-pura Sakit

Orang yang sindrom Munchausen memilih untuk berpura-pura sakit untuk memicu rasa khawatir orang lain agar perhatian hanya terfokus kepada dirinya


Apa Itu Sindrom Munchausen dan Penyebabnya?

7 hari lalu

Apa Itu Sindrom Munchausen dan Penyebabnya?

Sindrom Munchausen gangguan mental yang menandakan perilaku orang yang sering pura-pura sakit


Mengenal Sindrom Sturge-Weber, Kondisi yang Menyebabkan Pembuluh Darah Tumbuh Terlalu Banyak

7 hari lalu

Mengenal Sindrom Sturge-Weber, Kondisi yang Menyebabkan Pembuluh Darah Tumbuh Terlalu Banyak

Sindrom Sturge-Weber terjadi pada satu dari setiap 20.000-50.000 bayi yang dilahirkan.


Mengenal Sindrom Guillain-Barr, Gangguan Sistem Saraf yang Berpotensi Menyebabkan Kelumpuhan

7 hari lalu

Mengenal Sindrom Guillain-Barr, Gangguan Sistem Saraf yang Berpotensi Menyebabkan Kelumpuhan

Sindrom Guillain-Barr merupakan gangguan autoimun yang langka namun berbahaya.


Cara Sederhana Atasi Kesemutan

15 hari lalu

Cara Sederhana Atasi Kesemutan

Jika kesemutan bukan disebabkan penyakit berat, ada beberapa cara untuk mengobatinya seperti berikut ini.


Sulit Merasa Senang? Anda Mungkin Mengidap Anhedonia

21 hari lalu

Sulit Merasa Senang? Anda Mungkin Mengidap Anhedonia

Anhedonia adalah ketidakmampuan untuk merasakan kesenangan. Ini merupakan gejala umum dari depresi serta gangguan kesehatan mental.


Heboh Bahaya Merkuri, Ternyata Ada Juga Manfaatnya

27 hari lalu

Heboh Bahaya Merkuri, Ternyata Ada Juga Manfaatnya

Merkuri sering digunakan sebagai bahan baku kosmetik padahal dampaknya tak baik bagi kesehatan. Meski demikian, ada juga manfaatnya. Apa saja?


Progeria, Penyakit Langka yang Mempercepat Penuaan pada Anak, Ini 8 Gejalanya

28 hari lalu

Progeria, Penyakit Langka yang Mempercepat Penuaan pada Anak, Ini 8 Gejalanya

Progeria merupakan penyakit genetik langka yang menyebabkan anak-anak menua dengan cepat. Apa gejalanya?