Tips Menurunkan Berat Badan dari Seorang CEO

Reporter

Ilustrasi obesitas. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Orang  yang kelebihan berat badan atau obesitas pasti sering tidak percaya diri dengan penampilannya. Siapa pun mau memperbaiki bentuk badan menjadi lebih ideal mengurangi berat badan. Namun, menurunkan berat badan ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Clinton Augusto Kartawijaya, CEO Rimbalife.id, juga mengalaminya. Dulu, pria yang akrab disapa Clint itu mengeluh sulitnya menurunkan berat badan sehingga ia membuat merek Rimbalife.id, yaitu produk kesehatan yang membantu diet secara alami melalui susu protein RimbaWhey .

Pada dasarnya, keberhasilan utama menurunkan berat badan secara alami adalah mengatur pola makan yang sehat dengan mengendalikan asupan kalori dalam makanan serta memperbanyak asupan protein dan mengurangi konsumsi makanan berlemak. Ketiga hal tersebut harus dibarengi dengan peningkatan aktivitas fisik atau olahraga.

“Dengan dilakukan secara disiplin, kita mendapatkan berat badan ideal yang dapat terjadi dalam jangka panjang. Selain itu, perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan juga perlu diperhatikan sebagai cara menurunkan berat badan yang bertahan lama,” ujar Clint.

Berikut sejumlah tips menguruskan badan versi Clint. Pertama, mengukur indeks massa tubuh (BMI). Sebelum memulai gaya hidup sehat sebagai cara menurunkan berat badan, ia memaparkan sebaiknya hitung indeks massa tubuh terlebih dulu karena BMI digunakan untuk menentukan apakah kita kekurangan, kelebihan, atau berada dalam berat yang ideal. Dengan begitu, kita juga bisa mengetahui berapa banyak berat badan yang harus diturunkan agar ideal. 

Sebagai contoh, orang yang masuk dalam kisaran obesitas perlu menurunkan antara 5–10 persen berat awal. Setelah mengetahui BMI, baru bisa mengatur pola makan dan aktivitas yang cocok untuk mengurangi berat badan.

Kedua, makan dalam porsi kecil. Porsi makan yang seimbang atau dalam porsi kecil membantu tubuh berfungsi dengan baik dan mencegah kenaikan berat badan. Kita tentu tidak ingin gula darah melonjak drastis atau turun tiba-tiba. Kadar glukosa yang tidak teratur dapat memicu tingkat energi tidak stabil sehingga fungsi tubuh tidak bekerja dengan baik. Kita pun bisa sesekali berpuasa intermittent untuk menurunkan berat badan.

Ketiga, banyak konsumsi protein dan serat. Untuk mengurangi berat badan secara ideal, hindari konsumsi makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori. Usahakan untuk selalu menyiapkan sarapan yang mengandung nilai gizi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, karbohidrat, dan serat seperti telur, roti, yogurt, susu protein, serta berbagai macam jenis sayuran untuk memenuhi gizi seimbang dan juga mengurangi lemak yang masuk ke tubuh.

Keempat, rutin berolahraga. Pola makan yang sehat juga tidak akan berhasil mengurangi berat badan dengan efektif apabila tidak diimbangi dengan aktivitas fisik. Bila merasa kesulitan mengimbangi aktivitas fisik yang intens, cobalah olahraga untuk menurunkan berat badan seperti kardio atau angkat beban.

“Jangan melakukan olahraga fisik yang terlalu berat atau dipaksakan. Bila terlalu dipaksakan justru memberikan stres pada tubuh. Berolahraga ringan secara teratur meningkatkan otot, mempercepat metabolisme, dan memudahkan berat badan untuk turun,” jelas Clint.

Baca juga: Lima Manfaat Konsumsi Beras Merah






Jalan Kaki atau Berlari yang Lebih Baik untuk Menjaga Berat Badan dan Kesehatan Mental?

4 hari lalu

Jalan Kaki atau Berlari yang Lebih Baik untuk Menjaga Berat Badan dan Kesehatan Mental?

Jalan kaki dan berlari bentuk latihan kardiovaskular yang sangat baik dengan manfaat kesehatan yang luar biasa


Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

4 hari lalu

Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

jika mempunyai risiko penyakit diabetes beberapa jenis makanan harus dihindari karena dapat meningkatkan insulin dan gula dalam darah. Apa saja?


Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

6 hari lalu

Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

Junk food memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Berikut 4 bahaya konsumsi junk food berlebihan.


Bisakah Cuka Apel Membantu Menurunkan Berat Badan dan Membakar Lemak?

6 hari lalu

Bisakah Cuka Apel Membantu Menurunkan Berat Badan dan Membakar Lemak?

Selain mengonsumsi cuka apel, penting juga untuk mengikuti diet seimbang dengan kebiasaan gaya hidup sehat.


4 Dampak Anak Kecanduan Gadget

7 hari lalu

4 Dampak Anak Kecanduan Gadget

Anak kecanduan gadget dapat diidentifikasi jika anak gelisah atau menjadi rewel saat tidak memegang gadget, susah fokus, hingga terlihat ada masalah.


Seberapa Sering Latihan Plank Agar Otot Inti Kuat?

7 hari lalu

Seberapa Sering Latihan Plank Agar Otot Inti Kuat?

Plank menargetkan otot inti Anda, tetapi juga termasuk otot bahu, punggung, glutes, dan kaki Anda untuk dukungan


Pola Makan yang Dianjurkan buat Orang dengan Obesitas

8 hari lalu

Pola Makan yang Dianjurkan buat Orang dengan Obesitas

Banyak faktor penyebab obesitas. Bagi penderita obesitas, coba terapkan tips diet sehat berikut.


12 Ciri Orang dengan Risiko Asam Urat, Anda Termasuk?

8 hari lalu

12 Ciri Orang dengan Risiko Asam Urat, Anda Termasuk?

Meskipun termasuk dalam penyakit umum, tetapi tidak banyak orang yang mengetahui cara menangani asam urat. Ini 12 orang dengan risiko asam urat.


Inilah 4 Alasan Air Tebu Minuman Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

8 hari lalu

Inilah 4 Alasan Air Tebu Minuman Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Air tebu dikenal memiliki gula alami yang dapat memberikan dorongan energi. Minum air tebu ternyata juga dipercaya dapat menurunkan berat badan.


Waktu Terbaik untuk Makan jika Ingin Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

10 hari lalu

Waktu Terbaik untuk Makan jika Ingin Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Ahli gizi mengungkapkan waktu terbaik makan untuk menurunkan berat badan dengan cepat beserta alasannya.