Mau Pesta Daging Merah pada Idul Adha? Ingat Risiko Penyakit Ini

Ilustrasi Membakar Sate

TEMPO.CO, Jakarta - Daging merah akan berlimpah saat Idul Adha nanti. Kaya dan miskin diharapkan berkecukupan makan protein yang berasal dari daging kambing atau sapi kurban. Begitu memang salah satu tujuan Idul Adha, sehingga hari besar ini identik dengan makanan berbahan dasar daging merah.

Menurut Medical News Today, daging merah memiliki banyak nutrisi. Namun, jika terlalu banyak daging merah yang dikonsumsi dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Kandungan Nutrisi

Jenis daging merah beragam. Salah satu yang mudah dijumpai adalah sapi. Healthline.com menulis 4 ons daging sapi mengandung sebanyak 287 kalori, 19 gram protein, dan 23 gram lemak. Selain itu juga dapat memenuhi 43 persen zink, selenium 31 persen, niasin atau vitamin B3 30 persen, dan zat besi 12 persen dari total kebutuan harian. 

Kandungan protein dalam daging sapi juga lengkap karena dapat memenuhi seluruh jenis protein yang harus didapatkan tubuh dari makanan.

Daging sapi sumber vitamin B12 yang baik karena diperlukan untuk memaksimalkan fungsi sistem saraf. Kandungan vitamin B12 dalam 4 ons atau 113 gram daging sapi dapat memenuhi 101 persen dari total kebutuhan harian tubuh.

Komposisi gizi dari daging ditentukan pakan hewan itu sebelumnya. Sapi yang makan rumput biasanya lemaknya lebih rendah dan memiliki kadar omega-3 yang lebih tinggi dibandingkan dengan sapi yang diberi makan dari biji-bijian.

Efek Konsumsi Daging Merah

Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa daging merah dapat menyebabkan kematian akibat penyakit jantung meningkat. Namun tidak semua daging merah dan semua orang mengalami risiko ini.

Penelitian yang dilakukan pada orang dengan konsumsi daging merah sekitar 150 gram atau lebih dalam sepekan memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang yang makan daging kurang dari jumlah itu. Kandungan natrium yang tinggi diperkirakan yang menjadi penyebab utama.

Soal risiko kanker juga tergantung pada kondisi orang itu dan cara pengolahannya. Orang yang sering makan daging merah olahan seperti sosis dan bacon dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal (kanker usus) dan kanker payudara. Alasan daging olahan memiliki peran lebih besar dalam perkembangan kanker adalah penggunaan nitrit yang dapat menghasilkan karsinogenik atau penyebab kanker.

Maksimal yang Bisa Dimakan

Terdapat beberapa risiko tinggi pada penyakit berbahaya, tapi jangan khawatir jika tidak mengkonsumsi berlebihan. Mengutip dari Cleveland Clinic, konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi sekitar 6 ons per minggu bagi yang tidak memiliki penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Dan maksimal makan daging merah 3 ons bagi pasien jantung dan kolesterol dalam satu pekan.

Jadi, meski banyak persediaan daging merah pada Idul Adha ini, tetap disiplin menjaga makan akan lebih baik.

TATA FERLIANA

Baca juga: Tujuh Sunah sebelum Salat Idul Adha






Menyehatkan Usus hingga Jantung, Inilah 4 Manfaat Alpukat bagi Kesehatan

5 jam lalu

Menyehatkan Usus hingga Jantung, Inilah 4 Manfaat Alpukat bagi Kesehatan

Alpukat memberikan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Apa saja?


Kista di Batang Otak Sarwendah, Kenali 6 Jenis Kista Seperti yang Diderita Istri Ruben Onsu

6 jam lalu

Kista di Batang Otak Sarwendah, Kenali 6 Jenis Kista Seperti yang Diderita Istri Ruben Onsu

Ruben Onsu mengungkapkan bahwa istrinya, Sarwendah menderita penyakit kista di batang otak. Begini penjelasan penyakit ini.


Hendak Olahraga pada Malam Hari? Pertimbangkan 3 Risikonya Berikut

10 jam lalu

Hendak Olahraga pada Malam Hari? Pertimbangkan 3 Risikonya Berikut

Olahraga pada malam hari memberikan sejumlah risiko yang mengintai kesehatan. Apa saja?


Riwayat Kanker Payudara yang Dialami Olivia Newton-John Selama 30 Tahun

2 hari lalu

Riwayat Kanker Payudara yang Dialami Olivia Newton-John Selama 30 Tahun

Olivia Newton-John didiagnosa menderita kanker payudara tiga kali dalam hidupnya


Olivia Newton-John 30 Tahun Berjuang Melawan Kanker Dukung Penelitian dan Pusat Kanker

2 hari lalu

Olivia Newton-John 30 Tahun Berjuang Melawan Kanker Dukung Penelitian dan Pusat Kanker

Olivia Newton-John meninggal dunia pada Senin 8 Agustus 2022 setelah berjuang mengalami kanker payudara


5 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kanker

3 hari lalu

5 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kanker

Anda dapat menurunkan risiko kanker dengan menghindari berbagai kebiasaan yang kurang baik. Berikut lima kebiasaan tersebut.


Kehancuran Jepang 77 Tahun Lalu gara-gara Little Boy, Nama Bom Atom dari Tokoh Film

4 hari lalu

Kehancuran Jepang 77 Tahun Lalu gara-gara Little Boy, Nama Bom Atom dari Tokoh Film

Bom Atom "Little Boy" yang dijatuhkan di Hiroshima 77 tahun membawa penderitaan besar kepada rakyat Jepang kala itu. Beberapa fakta tentang little boy


Di Rumah Sakit Ada Berbagai Kode, Apa Itu Code Blue?

4 hari lalu

Di Rumah Sakit Ada Berbagai Kode, Apa Itu Code Blue?

Kode biru atau code blue menunjukkan keadaan darurat medis seperti henti jantung atau pernapasan pasien


Perlunya Komunitas Kanker sebagai Jembatan antara Pemerintah dan Pasien

5 hari lalu

Perlunya Komunitas Kanker sebagai Jembatan antara Pemerintah dan Pasien

Komunitas kanker berperan penting menjembatani pasien dengan pemerintah selain memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat awam.


Mengenal Ragam Pengobatan Kanker

5 hari lalu

Mengenal Ragam Pengobatan Kanker

Beberapa penderita kanker hanya akan menjalani satu pengobatan, tetapi kebanyakan menjalani kombinasi pengobatan kanker.