Mitos soal Keaslian Madu, Cek Faktanya

Reporter

Ilustrasi madu. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Madu sering dijadikan alternatif pemanis makanan dan minuman yang dianggap lebih sehat karena mengandung indeks glikemik rendah. Banyaknya manfaat madu membuat komoditas itu rentan pemalsuan. Alih-alih ingin sehat, mengonsumsi madu palsu justru menimbulkan berbagai penyakit pada tubuh, seperti diabetes, jantung, dan berbagai penyakit lain.

Salah satu cara untuk mengetahui keaslian madu secara ilmiah tentu dengan pengujian lab untuk mengetahui adanya enzim diastase. Keberadaan enzim diastase biasanya ditunjukkan dengan bukti gas dan busa pada madu. Agar tidak terjebak mitos keaslian madu yang sering beredar, simak tiga tips memeriksa keasliannya yang dijelaskan oleh Andoni Pridatama, pemilil merek Sarang Maduku.

Madu asli tidak dikerubungi semut
Ini adalah salah satu cara menandakan keaslian madu yang salah. Kenyataannya, madu mengandung glukosa dan fruktosa yang pasti diminati semut meskipun tidak semua disukai semut karena setiap madu memiliki kandungan yang berbeda-beda, tergantung dari pohon sumber nektar di mana lebah penghasil madu mencari makan.

Madu asli tidak akan beku ketika dimasukkan dalam kulkas
Meski tidak cair seperti air, madu juga memiliki kandungan air yang tentu saja akan mengalami kristalisasi atau mengental jika disimpan dalam kulkas. Orang sering salah memahami kristalisasi madu sebagai madu palsu. Padahal, ini adalah reaksi alami madu ketika disimpan di kulkas dan bergantung pada seberapa tinggi kandungan fruktosanya.

Madu asli berwarna pekat dan tidak berubah warna
Warna madu tidak ada kaitannya dengan keaslian madu namun ada kaitan dengan sumber pohon nektar dan khasiatnya. Warna madu yang berasal dari nektar pohon mahoni misalnya, memiliki warna, kandungan, dan khasiat yang berbeda dari madu yang dihasilkan pohon randu. Masyarakat terkadang juga sering salah memahami perbedaan antara madu mentah (raw honey) dan olahan. Madu mentah diambil langsung dari madu hutan liar atau peternakan dan tidak dilakukan proses pasteurisasi seperti pada produk Sarang Maduku.

Sarang Maduku khusus menghasilkan madu mentah yang diproses secara higienis dengan 2-3 kali penyaringan dan tidak menambahkan bahan apapun sehingga tidak memiliki batas kadaluarsa dan aman disimpan dalam jangka waktu lama pada suhu ruangan. Untuk menjaga keaslian dan kualitasnya, Sarang Maduku mengambil langsung dari peternak lokal di daerah Pati (Jawa Tengah), Pasuruan (Jawa Timur), Sumba (Nusa Tenggara Barat), dan Riau (Sumatera). 

Baca juga: Jangan Risau Punya Bekas Jerawat, Bisa Disamarkan dengan 5 Bahan Alami ini






Batuk Membandel, Coba 6 Obat Herbal Ini

16 hari lalu

Batuk Membandel, Coba 6 Obat Herbal Ini

Batuk merupakan salah satu masalah kesehatan kerap dijumpi. Apa saja obat herbal yang bisa meringankan bantuk membandel? Kenapa?


Kisah Madu Kayan Jadi Sumber Ekonomi Warga Kabupaten Malinau

35 hari lalu

Kisah Madu Kayan Jadi Sumber Ekonomi Warga Kabupaten Malinau

Warga Desa Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara bisa mendapatkan 800 - 1.300 kilogram madu dalam satu musim panen


Ingin Berat Badan Turun, Konsumsi 5 Makanan yang Bantu Bakar Lemak

49 hari lalu

Ingin Berat Badan Turun, Konsumsi 5 Makanan yang Bantu Bakar Lemak

Selain mengurangi makanan berlemak dan camilan, konsumsi makanan yang membakar lemak juga baik untuk mempercepat penurunan berat badan.


7 Khasiat Madu Hitam, Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsinya?

50 hari lalu

7 Khasiat Madu Hitam, Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsinya?

Madu hitam memiliki ragam khasiat bagi tubuh. Berikut sekilas mengenai terbentuknya madu hitam, dan waktu terbaik mengonsumsinya.


6 Bahan Rumahan yang Bisa Membantu Meredekan Sengatan Tawon

58 hari lalu

6 Bahan Rumahan yang Bisa Membantu Meredekan Sengatan Tawon

Sengatan tawon tanpa alergi dan rasa sakit bisa diredakan dengan beberapa bahan rumahan.


7 Makanan yang Bisa Membantu Mengatasi Sakit Tenggorokan

22 November 2022

7 Makanan yang Bisa Membantu Mengatasi Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan sering kali merusak nafsu makan karena merasa tidak nyaman saat menelan makanan. Coba tujuh makanan ini.


Resep Daechu Saenggangcha, Minuman Herbal Khas Korea yang Menyehatkan

6 November 2022

Resep Daechu Saenggangcha, Minuman Herbal Khas Korea yang Menyehatkan

Salah satu minuman herbal khas Korea Selatan yang cocok dinikmati saat musim hujan adalah Daechu Saenggangcha.


Menunggu Sirop Obat Batuk Aman, Coba 4 Bahan Alami untuk Redakan Batuk

3 November 2022

Menunggu Sirop Obat Batuk Aman, Coba 4 Bahan Alami untuk Redakan Batuk

Beberapa merek obat batuk ditarik dari apotek, sambil menunggu kepastian untuk meredakan batuk bisa coba bahan alami ini, dari jahe sampai madu.


Alternatif Penurun Demam buat Bayi, Coba Kunyit

30 Oktober 2022

Alternatif Penurun Demam buat Bayi, Coba Kunyit

Orang tua bisa menggantikan madu dengan kunyit sebagai bahan ramuan herbal untuk meredakan demam pada anak di bawah usia 1 tahun.


5 Khasiat Madu yang Jarang Diekspos

23 Oktober 2022

5 Khasiat Madu yang Jarang Diekspos

Madu sering dijadikan obat tradisional yang digunakan oleh banyak bangsa di seluruh dunia.