Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penuhi Nutrisi Penting Anak saat Mulai Masuk Sekolah

Reporter

image-gnews
Ilustrasi anak siap masuk sekolah dasar. shutterstock.com
Ilustrasi anak siap masuk sekolah dasar. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Hari pertama sekolah adalah momen penting bagi orang tua dan anak. Orang tua tidak hanya menyiapkan berbagai kebutuhan tetapi juga harus memperhatikan faktor kesiapan fisik dan psikologis anak, termasuk nutrisi, agar siap dan semangat dalam menjalankan sekolah tatap muka setelah dua tahun melewati pandemi Covid-19. 

Dalam menunjang kesiapan anak masuk sekolah, pemenuhan gizi seimbang sering menjadi tantangan bagi para orang tua karena meski selalu menyiapkan makanan secara teratur, tidak jarang mereka kurang memperhatikan kualitas dan berapa banyak nutrisi penting yang dibutuhkan bagi tumbuh kembang anak di setiap tahapan usia, terutama yang dibutuhkan untuk  perkembangan kognitif anak. 

Perkembangan koginitif anak akan terus berkembang pesat hingga mencapai 90 persen sampai usia 5 tahun. Selain itu, anak pada usia ini juga akan menghadapi tantangan tambahan karena perlu mulai menyesuaikan diri dalam persiapan  beraktivitas di sekolah, terutama di masa adaptasi kebiasaan baru pascapandemi. 

Untuk itu, orang tua harus bisa lebih memberikan perhatian ekstra dalam mencukupi kebutuhan nutrisi penting harian yang diperlukan. Bukan hanya untuk menunjang aktivitas fisik namun juga mempersiapkan dan memaksimalkan kemampuan kognitif yang dapat membantu anak memulai belajar hal baru dan menyerap pelajaran dengan baik di sekolah. 

Spesialis gizi klinik dr. Dian Permatasari, SpGK, mengatakan nutrisi yang tepat dan seimbang merupakan dasar kesiapan fisik anak untuk menerima stimulasi dan pendidikan di sekolah. Selain itu, menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh juga sangat penting diperhatikan agar anak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan optimal di sekolah. Untuk itu, peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak telah mendapat asupan nutrisi tepat dan seimbang dalam pola makan sehari-hari. 

"Jangan hanya melihat dari porsi makanan yang dikonsumsi anak tapi juga harus memperhatikan kualitas asupan nutrisinya,” ujarnya. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain memperhatikan menu makan dengan gizi seimbang sebagai salah satu sumber makanan yang mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak, susu pertumbuhan bisa menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil untuk menunjang berbagai aktivitas di sekolah sebab asupan pada anak usia prasekolah yang tidak menyertakan susu sering kali tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Terkait perkembangan kognitif anak, dia memaparkan orang tua harus bisa memastikan anak mendapat energi yang cukup dari bahan makanan sumber yang kaya karbohidrat, protein, dan lemak untuk mendukung aktivitas fisik di sekolah. Selain itu, mereka juga membutuhkan nutrisi seperti Omega 3 (DHA), Omega 6, zat besi, dan vitamin C yang dibutuhkan untuk menunjang perkembangan kognitif agar dapat mulai belajar dengan lebih baik dan menjaga daya tahan tubuhnya agar tidak mudah terkena penyakit. Untuk itu, anak tetap harus makan tiga kali sehari dan 2-3 kali selingan/camilan sehat dengan pola gizi seimbang dan bervariasi. 

"Namun, penting diingat oleh orang tua untuk lebih memperhatikan asupan sarapan pagi si kecil karena sarapan pagi yang bergizi bermanfaat untuk energi saat belajar di sekolah, mendukung fungsi kognitif, serta meningkatkan fokus dan konsentrasi serta menjaga mood saat di sekolah. Saat sarapan dan pada jadwal selingan/camilan sehat, orang tua juga dapat melengkapi kebutuhan nutrisi harian si kecil dengan memberikan susu pertumbuhan terfortifikasi,” tambah Dian. 

Selain mempersiapkan kebutuhan nutrisi, persiapan psikologis juga menjadi faktor penting sebelum anak memasuki pendidikan di sekolah, terutama bagi usia prasekolah di masa kebiasaan baru sebab setelah berbulan-bulan tinggal di rumah karena pandemi, anak butuh waktu untuk bisa beradaptasi dan mulai berinteraksi dengan teman-teman sebaya. 

Baca juga: Mengenal Program Gemarikan, Berikut Jenis Ikan Kaya Nutrisi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


10 Nutrisi yang Wajib Dipenuhi Oleh Ibu Hamil Kembar dan Jumlah Kebutuhan Hariannya

1 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil minum cukup air. (dok. Aqua)
10 Nutrisi yang Wajib Dipenuhi Oleh Ibu Hamil Kembar dan Jumlah Kebutuhan Hariannya

Ketika hamil, seorang ibu membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dari biasanya. Terlebih saat mengalami kehamilan kembar.


Jokowi Resmikan Jokowi Learning Center di SMA Kebangsaan Lampung

1 hari lalu

Presiden Joko Widodo meresmikan Jokowi learning center di SMA Kebangsaan, Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Lampung pada Kamis, 11 Juli 2024. Foto Sekretariat Presiden
Jokowi Resmikan Jokowi Learning Center di SMA Kebangsaan Lampung

Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Jokowi Learning Center di SMA milik Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.


UNRWA Prihatin Sekolah di Gaza 543 Kali Jadi Sasaran Serangan Israel

1 hari lalu

UNRWA Prihatin Sekolah di Gaza 543 Kali Jadi Sasaran Serangan Israel

UNRWA mengungkap sejumlah fasilitas UNRWA di Gaza telah 543 kali menjadi sasaran serangan Israel terhitung sejak serangan 7 Oktober 2023.


5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

1 hari lalu

Ilustrasi orang tua memarahi anak/anak menangis. Shutterstock.com
5 Tanda Orang Tua Terlalu Keras pada Anak

Meski baik menerapkan standar tinggi, tak jarang orang tua bersikap terlalu keras pada anak-anak. Berikut contohnya.


29 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Israel ke Tenda Pengungsi di Gaza

2 hari lalu

Warga Palestina memeriksa sebuah rumah yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik Israel-Hamas, di kamp pengungsi Nusairat, di Jalur Gaza tengah, 9 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
29 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Israel ke Tenda Pengungsi di Gaza

Serangan Israel di wilayah tengah Gaza menewaskan 60 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya pada Selasa.


Uni Eropa Kecam Serangan Terbaru Israel terhadap Sekolah di Gaza

3 hari lalu

Seorang anak Palestina menangis saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Uni Eropa Kecam Serangan Terbaru Israel terhadap Sekolah di Gaza

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengecam serangan terbaru Israel terhadap sekolah PBB untuk pengungsi Palestina di Gaza


Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

3 hari lalu

Ilustrasi anak bersekolah. shutterstock.com
Kiat Orang Tua Menumbuhkan Minat Anak Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang

Setelah masa liburan, waktu ketika anak akan memulai masuk sekolah menjadi tantangan bagi orang tua


Jenis Nutrisi yang Perlu Diasup Lansia Menurut Ahli Gizi

3 hari lalu

Ilustrasi lansia makan sayur. Shuttterstock
Jenis Nutrisi yang Perlu Diasup Lansia Menurut Ahli Gizi

Ahli gizi meminta lansia mengonsumsi banyak makanan berprotein tinggi agar kesehatan tetap terjaga.


Senang Hamil Anak Kembar? Tetap Pahami Risikonya

4 hari lalu

Ilustrasi anak kembar. shutterstock.com
Senang Hamil Anak Kembar? Tetap Pahami Risikonya

Tentu saja setiap orang tua boleh senang ketika ibu hamil anak kembar. Namun ada beberapa risiko yang wajib dipahami ketika berada di kondisi itu.


Indonesia Mengutuk Serangan Terbaru Israel di Sekolah UNRWA yang Tewaskan 16 Orang

4 hari lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
Indonesia Mengutuk Serangan Terbaru Israel di Sekolah UNRWA yang Tewaskan 16 Orang

Kementerian Luar Negeri RI mempertanyakan DK PBB dan sekutu-sekutu Israel yang tidak mengambil tindakan tegas terhadap serangan ke sekolah UNRWA