Memahami Soft Skill dan Cara Memperbaikinya

Reporter

Ilustrasi pria melakukan presentasi. Shutterstock

TEMPO.CO, JakartaSoft skill dianggap sebagai pelengkap hard skill di dunia kerja dan kemampuan ini lebih fokus pada keterampilan sosial, kepemimpinan, komunikasi, dan pemecahan masalah. Tidak seperti hard skill yang dipelajari dan dilatih, soft skill lebih mengarah kepada emosi dan wawasan dalam memperlakukan orang lain. 

Soft skill tidak selalu diajarkan secara langsung di bangku sekolah tetapi dapat dipelajari dan ditingkatkan dari waktu ke waktu dalam aktivitas sehari-hari. Tanpa soft skill, bukan tidak mungkin orang akan merasa sulit berkomunikasi dengan orang lain dan beradaptasi di lingkungan baru meski punya kemampuan teknis yang mumpuni. Melansir Indeed dan Post University, berikut sejumlah cara meningkatkan soft skill yang harus diketahui. 

Terima masukan
Hal pertama yang bisa mengembangkan atau meningkatkan soft skill dalam dunia pekerjaan adalah bersikap terbuka terhadap umpan balik atau masukan dari rekan kerja. Dengan bersikap terbuka saat mendapatkan masukan maka secara tidak langsung Anda mampu mengelola respons terhadap kritik. Biasanya, masukan berupa manajemen waktu, keterampilan berkomunikasi, bekerja dalam tim, hingga kepemimpinan. Kemudian, apabila suatu saat menerima masukan, jangan lupa untuk berterima kasih lalu cobalah untuk mengembangkan diri sesuai saran yang diberikan. 

Sering berkomunikasi 
Komunikasi yang efektif merupakan soft skill yang berguna bagi semua orang di tempat kerja. Meskipun mungkin memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak memerlukan bantuan orang lain di kantor, ambillah kesempatan untuk menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitar. Sering-seringlah berkomunikasi untuk mengembangkan soft skill komunikasi, termasuk melakukan komunikasi tatap muka, presentasi, atau bahkan sekadar membalas atau mengirim email. Dengan mempelajari segala bentuk komunikasi, kemungkinan besar Anda dapat terbiasa menyusun kata-kata, mempelajari bahasa tubuh dan nada, bahkan mengenal karakteristrik lawan bicara sehingga bisa menemukan gaya komunikasi terbaik. 

Bangun hubungan positif 
Membangun hubungan positif dengan kerabat atau teman bisa membuat soft skill meningkat. Hal ini sangat mudah dilakukan, Anda dapat berinteraksi melalui obrolan yang relevan, misalnya seputar hobi, minat atau keluarga. Mungkin beberapa kali juga berusaha untuk menghabiskan waktu di luar kantor agar bisa mengenal rekan kerja secara lebih dalam untuk mengetahui kepribadian mereka. 

Lakukan kerja tim 
Ketika bekerja secara tim, itu bisa memberikan penilaian apakah Anda mampu berkolaborasi dengan orang lain atau tidak. Dengan merasa antusias saat melakukan kerja tim, itu artinya Anda membuka diri untuk mempelajari ilmu rekan kerja sambil meningkatkan keterampilan sendiri. Usahakan selama kerja tim berlangsung, setiap anggota menyumbangkan ide atau keterampilan dalam kelompok. 

Keluar dari zona nyaman 
Penting untuk melangkah dari zona nyaman apabila ingin meningkatkan kemampuan baru. Misalnya, dengan berani mengambil tanggung jawab baru atau menjadi ketua kelompok. Untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum, Anda bisa menawarkan diri untuk melakukan presentasi. Selain itu, penting untuk menempatkan diri, apalagi ketika  memang ingin menunjukannya kepada atasan, agar mereka dapat menilai betapa seriusnya Anda ketika mengerjakan suatu pekerjaan atau hal yang baru. Pastinya, dengan memasuki zona tidak nyaman, maka tercipta tekanan yang hasilnya membuat kita belajar sesuatu. 

Terbuka atas perubahan 
Sudah menjadil hal umum apabila tempat kerja mengalami perubahan, mulai dari staf kantor hingga prosedur tempat kerja, salah satu cara guna meningkatkan soft skill adalah beradaptasi. Kemampuan beradaptasi ini merupakan soft skill yang penting untuk dimiliki sehingga dapat menemukan solusi alternatif untuk setiap masalah di tempat kerja yang mungkin muncul. 

Mendengarkan secara aktif 
Mendengarkan menjadi salah satu dari banyak soft skill yang jarang dibahas. Ketika mendengarkan, perlu dipahami Anda mendengar untuk untuk memahami, bukan hanya untuk memberikan tanggapan. Menjadi pendengar kadang terkesan jauh lebih sulit dibanding jadi pembicara ulung sekali pun. Kemampuan untuk mendengarkan secara aktif dapat meningkatkan hubungan pribadi melalui pengurangan konflik, memperkuat kerjasama, dan mendorong pemahaman. 

Datang tepat waktu 
Manajemen waktu adalah soft skill yang solid untuk dimiliki di tempat kerja dan cara yang bagus untuk meningkatkannya adalah dengan datang tepat waktu. Mematuhi jadwal dapat memberi kemampuan untuk mencapai tujuan, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, dan tetap teratur, tentunya akan meningkatkan produktivitas dan membantu Anda menonjol dari rekan-rekan. 

Amati orang lain 
Salah satu cara paling ampuh apabila ingin meningkatkan soft skill adalah dengan mengamati orang lain di sekitar. Ini bisa berarti memperhatikan manajer, rekan kerja, dan karyawan dari departemen lain. Amati cara mereka menyelesaikan tugas, termasuk bagaimana berinteraksi dengan orang lain atau ketika harus menyelesaikan pekerjaan personal yang mungkin melibatkan banyak soft skill. Sangat penting untuk bersikap terbuka apabila memutuskan untuk mempelajarinya dari orang lain karena setiap orang pastinya punya keunggulan atas hard dan soft skill-nya. 

Belajar dari konflik 
Tidak jarang konflik terjadi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana mengatasinya. Misal, ketika konflik muncul, maka Anda harus memikirkan cara alternatif untuk menyelesaikannya agar tidak mengganggu hubungan dengan rekan kerja dan terus produktif sebagai rekan satu tim. Dengan belajar melalui konflik, Anda dapat mengasah kemampuan memecahkan masalah sehingga menunjukkan Anda punya kemampuan memimpin. 

Latih berpikir kritis
Berpikir kritis adalah soft skill. Hal ini bisa dimulai dengan mempertanyakan banyak aspek. Anda dapat memberikan penilaian secara logis dan rasional. Berpikir kritis berbeda dari argumentatif yang sering kali hanya melempar argumen dan berujung pada perdebatan panjang tanpa ujung. 

Refleksi diri 
Terakhir adalah refleksi diri dan praktik ini bermanfaat bagi hampir semua orang di dunia yang serbacepat. Pikirkan tentang situasi di mana Anda tidak mendapatkan respons yang diharapkan atau seseorang tampaknya membawa ke arah yang salah. Pikirkan tentang apa yang Anda katakan, bagaimana mengatakannya, dan bahkan bagaimana memposisikan diri saat mengatakannya. Anda mungkin menemukan beberapa pengamatan yang mengejutkan tentang perilaku Anda pada waktu tertentu dengan menyadari beberapa situasi yang terlewat dan hal tersebut dapat membantu meningkatkan soft skill dari waktu ke waktu. 

Baca juga: Inilah Perbedaan Hard Skill dengan Soft Skill






Alasan Harus Berhenti Tambah Pekerjaan Baru

9 jam lalu

Alasan Harus Berhenti Tambah Pekerjaan Baru

Saat menerima tawaran dan pekerjaan yang tidak terduga atau memunculkan ide baru, pikirkan juga hal-hal berikut, jangan sampai beban terlalu berat.


Penyalahgunaan Istilah Gaslighting dan Dampaknya

22 jam lalu

Penyalahgunaan Istilah Gaslighting dan Dampaknya

Arti gaslighting adalah tindakan merusak realitas orang lain dengan menyangkal fakta, lingkungan di sekitar, atau perasaan mereka. Bagaimana faktanya?


Strategi yang Bisa Diterapkan untuk Hadapi Ancaman PHK

1 hari lalu

Strategi yang Bisa Diterapkan untuk Hadapi Ancaman PHK

Melihat banyaknya perusahaan yang melakukan PHK membuat karyawan cemas. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dan dipersiapkan untuk menghadapi PHK.


Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

1 hari lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


5 Ciri Tipe Kepribadian Koleris

1 hari lalu

5 Ciri Tipe Kepribadian Koleris

Koleris tergolong kepribadian orang yang keras, tegas, mandiri


Pentingnya Empati Dalam Komunikasi,, Ini Kuncinya

3 hari lalu

Pentingnya Empati Dalam Komunikasi,, Ini Kuncinya

Saat ini ilmu komunikasi semakin penting. Salah satu yang perlu diutamakan adalah empati dalam berkomunikasi.


5 Cara Mendukung Pasangan yang Kehilangan Pekerjaan

4 hari lalu

5 Cara Mendukung Pasangan yang Kehilangan Pekerjaan

Sebagai pasangan dari orang yang baru saja kehilangan pekerjaan, harus menjadi dukungan emosional terbesar bagi mereka


4 Gaya Komunikasi dengan Pasangan untuk Memperkuat Hubungan

8 hari lalu

4 Gaya Komunikasi dengan Pasangan untuk Memperkuat Hubungan

Komunikasi adalah hal terpenting dalam suatu hubungan


Asal-usul Peringatan Hari Halo Sedunia 21 November

9 hari lalu

Asal-usul Peringatan Hari Halo Sedunia 21 November

Hari Halo Sedunia diperingati setiap 21 November bermula sebagai tanggapan atas konflik Mesir dan Israel pada 1973


Sering Dikritik dan 4 Tantangan yang Dihadapi Ibu Bekerja

12 hari lalu

Sering Dikritik dan 4 Tantangan yang Dihadapi Ibu Bekerja

Ibu bekerja juga kerap membatalkan janjinya untuk berkumpul dengan teman-teman demi membawa anak ke dokter atau mengantarnya mengikuti kompetisi.