Sebab Remaja Rentan Perlu Jadi Prioritas Vaksinasi Booster

Reporter

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan remaja rentan harus menjadi prioritas mendapatkan booster vaksin COVID-19.

"Seandainya dosis terbatas, utamakan kelompok rawan yang punya komorbid atau kondisi tubuh lain. Mungkin difabel, autis, termasuk kondisi anak obesitas," kata Dicky.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sudah mengizinkan vaksinasi booster kepada anak usia 16-18 tahun. Menurutnya, remaja, terutama yang rentan, perlu mendapatkan booster untuk meningkatkan proteksi dari COVID-19.

"Ini keputusan yang sangat tepat dan hasil yang didapat BPOM lebih klinis. Memang tidak jauh berbeda dengan negara lain yang sudah lebih dulu memberikan vaksin booster," jelasnya.

BPOM mengizinkan Pfizer dengan teknologi mRNA digunakan sebagai vaksin booster COVID-19 untuk usia 16-18 tahun. Keputusan tersebut berdasarkan pertimbangan ilmiah sejumlah aspek dan rekomendasi dari Komite Nasional Penilaian Obat dan Vaksin COVID-19 atau Indonesian Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI), serta asosiasi klinis.

"Pilihannya sudah benar dan ini penting karena anak usia 16 tahun, bahkan 12 tahun, sudah bisa dapat booster dan perlu meningkatkan level proteksi. Karena tidak berbeda dengan dewasa, proteksi remaja yang timbul dari vaksin juga menurun seiring waktu," ujarnya.

Dicky mengatakan booster belum perlu menjadi syarat remaja dalam beraktivitas, termasuk sekolah. Alasannya, imunitas remaja jauh lebih kuat.

"Justru yang perlu jadi perhatian adalah booster untuk guru dan staf di sekolah yang mungkin di antara mereka lansia atau memiliki komorbid. Yang perlu disyaratkan adalah penerapan protokol kesehatan dan sirkulasi udara di sekolah," paparnya.

Untuk meningkatkan cakupan booster, Dicky berharap pemerintah bisa membangun strategi komunikasi risiko yang transparan. "Kejujuran pemerintah bukan untuk menimbulkan ketakutan di masyarakat tapi membangun kewaspadaan. Kalau tidak jujur, orang menganggap pandemi sudah selesai," katanya.

Baca juga: Alasan Tenaga Kesehatan Perlu Vaksinasi Booster Kedua






Airlangga Dorong Akselerasi Pemberian Vaksin Booster di Rumah Sakit

12 jam lalu

Airlangga Dorong Akselerasi Pemberian Vaksin Booster di Rumah Sakit

Airlangga Hartarto mendorong percepatan pemberian vaksin booster Covid-19 melalui peresmian cabang baru RS Citra Arafiq di Sawangan, Depok.


28 RT Jadi Zona Merah, Wagub DKI Minta Dinkes Percepat Vaksinasi Booster

2 hari lalu

28 RT Jadi Zona Merah, Wagub DKI Minta Dinkes Percepat Vaksinasi Booster

Wagub DKI Riza Patria meminta Dinas Kesehatan DKI untuk mempercepat vaksinasi booster agar zona merah tak terus bertambah.


Mobilitas Masyarakat Tinggi Dongkrak Ekonomi Jakarta 2022 Triwulan Dua

2 hari lalu

Mobilitas Masyarakat Tinggi Dongkrak Ekonomi Jakarta 2022 Triwulan Dua

Pertumbuhan ekonomi Jakarta juga ditunjukkan sektor lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial.


Waspadai Varian Baru Covid-19 yang Terus Bermunculan

3 hari lalu

Waspadai Varian Baru Covid-19 yang Terus Bermunculan

Pandemi Covid-19 belum usai, bahkan varian baru virus terus bermunculan. Jadi, tetap waspada.


Capaian Vaksin Booster Baru 27,22 Persen, Pemerintah Imbau Nakes Segera Suntik Vaksin Keempat

6 hari lalu

Capaian Vaksin Booster Baru 27,22 Persen, Pemerintah Imbau Nakes Segera Suntik Vaksin Keempat

Pemerintah akan mengumumkan soal vaksin booster kedua untuk masyarakat umum.


DKI Targetkan 700.000 Nakes Sudah Vaksin Booster Kedua Bulan Ini

7 hari lalu

DKI Targetkan 700.000 Nakes Sudah Vaksin Booster Kedua Bulan Ini

Dinas Kesehatan DKI menargetkan 700.000 nakes sudah menerima vaksin booster tahap dua pada bulan Agustus ini.


Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 Bio Farma Hampir Rampung, Meluncur 17 Agustus 2022

9 hari lalu

Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 Bio Farma Hampir Rampung, Meluncur 17 Agustus 2022

Medical Advisor Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 BUMN Soedjatmiko menyatakan uji kinis fase 3 vaksin Covid-19 Bio Farma hampir selesai dilakukan.


Ada Kenaikan Kasus Covid-19, Kemendagri Sebut Semua Wilayah Masih Berstatus PPKM Level 1

9 hari lalu

Ada Kenaikan Kasus Covid-19, Kemendagri Sebut Semua Wilayah Masih Berstatus PPKM Level 1

Pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang pelaksanaan PPKM di daerah di tengah pandemi yang terus diupayakan terkendali.


Alasan Tenaga Kesehatan Perlu Vaksinasi Booster Kedua

10 hari lalu

Alasan Tenaga Kesehatan Perlu Vaksinasi Booster Kedua

Pakar mengatakan vaksinasi booster kedua bagi tenaga kesehatan diperlukan karena dapat meningkatkan kadar antibodi yang akan melindungi dari Covid-19.


Update Covid Hari Ini: Tambah 4.205 Kasus, DKI Jakarta dan Jabar Penyumbang Terbanyak

11 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Tambah 4.205 Kasus, DKI Jakarta dan Jabar Penyumbang Terbanyak

Kasus Covid hari ini Ahad 31 Juli 2022 hingga pukul 12.00 WIB terdapat penambahan sebanyak 4.205 kasus.