Pentingnya Vaksinasi HPV bagi Siswi Sekolah Dasar

Reporter

Tenaga kesehatan dari Puskesmas Ketabang memberikan vaksin human papiloma virus (HPV) kepada siswi SD Negeri Kaliasin V saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 15 Oktober 2020. Pemerintah Kota Surabaya menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan program imunisasi Measles Rubella (MR) dan Human Papiloma Virus (HPV) guna menjaga sistem kekebalan tubuh dari penyakit campak dan penyakit rahim. ANTARA FOTO/Moch Asim

TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mencegah kanker serviks, vaksinasi human papillomavirus (HPV) penting diberikan untuk anak usia kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar untuk mencegah kanker serviks. Begitu kata Kepala Subdirektorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah Kementerian Kesehatan, dr. Aldrin Neilwan Panca Putra.

"Untuk mencegah kanker serviks, kita harus mencegah masuknya virus HPV," kata Aldrin.

Vaksinasi HPV baik diberikan untuk anak-anak SD yang belum aktif melakukan aktivitas seksual. Selain itu, anak memiliki sistem imunitas yang lebih baik dibandingkan orang dewasa.

Vaksin HPV diberikan pada siswi kelas 5 dan 6 SD dan sebanyak dua kali. Vaksinasi HPV termasuk pencegahan primer supaya wanita tidak terinfeksi HPV dan belum lama ini ditetapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai salah satu vaksinasi wajib bagi remaja. Vaksin HPV nantinya bermanfaat agar tubuh membentuk antibodi untuk melawan virus sehingga tidak sampai terinfeksi.

Vaksin ini bisa diberikan mulai pada perempuan berusia 10-45 tahun yang belum aktif berhubungan seksual. Dosis pada yang berusia 10-13 tahun dua kali, yakni pada bulan 0 dan ke-6. Sementara untuk perempuan berusia 13 tahun ke atas disarankan pemberiannya tiga dosis, yakni bulan ke-0, bulan ke-1 atau ke-2, dan ke-6.

Sementara itu, untuk perempuan yang telah aktif berhubungan seksual, vaksin HPV bisa disuntikkan bila ia belum terinfeksi HPV dan tidak menderita kanker serviks sebelum mendapat vaksin.

Kementerian Kesehatan telah memasukkan vaksin HPV sebagai vaksin wajib dalam program imunisasi nasional, menargetkan siswa perempuan kelas 5 dan 6 SD/sederajat. Selain itu, Kemenkes menargetkan tahun ini untuk memperluas vaksinasi HPV di delapan provinsi yang masuk dalam "Roadmap Pengendalian Kanker Indonesia 2022-2040".

Baca juga: Cara Penting Cegah Kanker Serviks Menurut Pakar






Eva Peron Ibu Negara Argentina Ternama, Nyaris Dampingi Suaminya sebagai Wakil Presiden

16 hari lalu

Eva Peron Ibu Negara Argentina Ternama, Nyaris Dampingi Suaminya sebagai Wakil Presiden

Eva Peron ibu negara pertama Argentina. Nyaris mendampingi suaminya sebagai wakil presiden, tapi ia menolak dan setahun kemudian meninggal.


Pyridam Farma Segera Rilis Perangkat Skrining Kanker Serviks Berbasis AI

25 hari lalu

Pyridam Farma Segera Rilis Perangkat Skrining Kanker Serviks Berbasis AI

Pyridam Farma akan merilis Cerviray A.I., sebuah alat pendeteksi kanker serviks portable.


Cegah Kanker Serviks, Ini Usia yang Disarankan Melakukan Vaksinasi HPV

26 hari lalu

Cegah Kanker Serviks, Ini Usia yang Disarankan Melakukan Vaksinasi HPV

Infeksi virus HPV penyebab kanker serviks sering terjadi saat anak mulai memasuki masa kematangan reproduksi.


2 Rumah Sakit di Jakarta yang Menjadi Rujukan Nasional Pasien Kanker

29 hari lalu

2 Rumah Sakit di Jakarta yang Menjadi Rujukan Nasional Pasien Kanker

Rumah sakit berikut menjadi rujukan nasional bagi pengobatan pasien kanker.


Cara Penting Cegah Kanker Serviks Menurut Pakar

51 hari lalu

Cara Penting Cegah Kanker Serviks Menurut Pakar

Konsultan kebidanan mencatat pentingnya vaksinasi dan skrining HPV untuk melindungi perempuan dari virus dan mengurangi risiko kanker serviks.


Faktor Risiko dan Pengobatan Kutil Kelamin

57 hari lalu

Faktor Risiko dan Pengobatan Kutil Kelamin

Diagnosis yang tepat merupakan langkah awal sebelum pemberian terapi pengobatan kutil kelamin. Apa saja macam pengobatannya?


Penyebab dan Gejala Kutil Kelamin

57 hari lalu

Penyebab dan Gejala Kutil Kelamin

Meski kesannya tak berbahaya, kutil kelamin bisa bertransformasi menjadi penyakit yang mengancam jiwa. Cek penyebabnya.


Manfaat Sunat dan Tingkat Kualitas Kehidupan Seksual

57 hari lalu

Manfaat Sunat dan Tingkat Kualitas Kehidupan Seksual

Sampel penelitian tersebut diambil dari orang sebelum dan setelah melakukan sunat.


Cara Turunkan Kasus Kanker Serviks Menurut Pakar

19 Mei 2022

Cara Turunkan Kasus Kanker Serviks Menurut Pakar

Pakar mengatakan ada tiga poin penting yang menjadi kunci untuk menurunkan kasus kanker serviks, yaitu pola hidup sehat, vaksinasi, dan skrining.


Pemerintah Gratiskan Vaksin Kanker Serviks, Bagaimana Mekanismenya?

24 April 2022

Pemerintah Gratiskan Vaksin Kanker Serviks, Bagaimana Mekanismenya?

Kebijakan vaksin kanker serviks gratis hanya ditujukan bagi anak perempuan kelas 5 sampai 6 sekolah dasar.