Kewirausahaan Bisa Jadi Sarana Generasi Muda Ciptakan Peluang Ekonomi

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

Citi Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia Dorong Penguatan Kapasitas dan Kemandirian Wirausaha Pemula/Citi Foundation

TEMPO.CO, Jakarta - Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner mengatakan ekosistem kewirausahaan Indonesia tengah bergerak ke arah yang kian positif. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk terus melahirkan bibit-bibit wirausaha baru dan memperkuat daya saing para wirausaha pemula. "Hal ini mengingat kewirausahaan berpotensi menjadi sarana untuk generasi muda dalam menciptakan peluang ekonomi bagi diri sendiri, keluarga, dan komunitas," katanya dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 9 Agustus 2022.

Dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional, Citibank N.A., Indonesia (Citi Indonesia) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI), dengan dukungan penuh Citi Foundation, menggagas program pelatihan dan pendampingan bisnis bertajuk YOUth Business Learning ASpiraTion (YOU-BLAST). Pada implementasinya yang perdana, program ini akan memfasilitasi lebih dari 300 wirausaha pemula berusia 18-28 tahun di Sidoarjo, Surabaya, dan Bandung Raya dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam manajemen bisnis, pengelolaan keuangan personal dan bisnis, serta perluasan jangkauan pemasaran bisnis dengan digital. 

Robert menambahkan bahwa Program YOU-BLAST akan membantu mengakselerasi peningkatan skala usaha para wirausaha pemula dengan proses inkubasi melalui sejumlah kegiatan, seperti pelatihan, lokakarya, pembinaan, pendampingan, bimbingan teknis, dan akses pemasaran. "Inisiatif baru ini semakin mengukuhkan kolaborasi dan komitmen jangka panjang PJI bersama Citi Indonesia dan Citi Foundation dalam pemberdayaan generasi muda di bidang kewirausahaan yang telah dimulai sejak delapan tahun lalu dan berhasil memberikan manfaat kepada lebih dari 56 ribu pelajar di Indonesia,” katanya melanjutkan.

Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menyebutkan jumlah UMKM Indonesia pada tahun 2021 telah tumbuh mencapai 64,19 juta dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 61,97 persen atau senilai Rp 8.573,89 triliun. Selain itu, UMKM juga mampu menyerap 97 persen total tenaga kerja serta menghimpun 60,4 persen total investasi di Tanah Air. Melihat besarnya peranan dan potensi sektor tersebut, pemerintah meluncurkan Program Pengembangan Kewirausahaan Nasional sebagai strategi untuk mencapai sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024 dalam meningkatkan rasio kewirausahaan nasional ke angka 4 persen pada tahun 2024 mendatang.  

Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari mengatakan Data Badan Pusat Statistik mencatat jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 8,4 juta orang pada bulan Februari 2022. Jumlah itu hanya turun 4 persen setelah melonjak hingga 26,26 persen pada tahun sebelumnya. Fakta ini menunjukkan bahwa sektor ketenagakerjaan belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi COVID-19. "Oleh karena itu, hadirnya program YOU-BLAST diharapkan dapat turut mengatasi isu pengangguran di Indonesia dengan mengoptimalkan potensi pertumbuhan kesempatan kerja yang diciptakan oleh sektor UMKM," kata Puni. 

Selain itu, Puni juga berharap agar program ini dapat membekali para peserta program tersebut tentang bagaimana cara mengatasi tantangan berbisnis di era digital dan pascapandemi ini agar mereka dapat membangun usaha yang kuat dan berkelanjutan dari awal. "Langkah ini selaras dengan komitmen global Citi dan Citi Foundation dalam meningkatkan kemampuan kerja dan peluang ekonomi generasi muda berpenghasilan rendah dan rentan melalui inisiatif Pathways to Progress,” katanya.

Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, M. Afghani Wardhana, S.E., M.M. mengapresiasi hadirnya Program YOU-BLAST. Ia mengatakan timnya mendukung penyelenggaraan pelatihan bagi UMKM yang dijalankan oleh anak muda. Sebagai informasi, di tengah situasi pandemi COVID-19 ini, UMKM adalah salah satu sektor yang paling mudah digerakkan untuk memutar roda perekonomian Kota Surabaya. "Oleh karena itu, kami yakin pelatihan dan pemberian wawasan tentang dunia wirausaha dapat membantu keberhasilan bisnis para anak muda ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lebih sering dan luas lagi demi memunculkan para pengusaha muda yang luar biasa di Surabaya.”

¬Senada dengan itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dr. Heri Soesanto, S.H., M.H. menjelaskan, “Program  ini selaras dengan salah satu visi misi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tentang Pembangunan Youth Center dan Wirausaha Baru. Kami akan mengevaluasi para pengusaha muda yang telah dilatih dan dibina dalam program ini untuk mengoptimalkan kontribusi mereka dalam menekan angka pengangguran terbuka serta mengeksplorasi peluang adanya intervensi permodalan guna mendukung pengembangan strategi bisnis yang berdaya guna.”

Widyaiswara Muda Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Achmad Rosyad, S.P., M.M. menambahkan, “Kami sangat mengapresiasi inisiatif program YOU-BLAST yang diadakan di wilayah Bandung Raya. Program ini menjadi pionir yang diharapkan bisa menginspirasi pihak lain untuk turut mengembangkan pelatihan serupa. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih masif mengadakan kolaborasi demi melahirkan generasi wirausaha muda yang mampu menciptakan bisnis besar dari ide yang sederhana. Harapannya, mereka dapat memiliki jiwa kreatif, inovatif, produktif, dan kompetitif dalam membangun bisnis yang berkelanjutan serta memiliki model bisnis yang kuat dalam strategi, target pasar, kemitraan, hingga prospek bisnis ke depannya.”

Program YOUth Business Learning ASpiraTion (YOU-BLAST) telah dimulai sejak bulan Maret 2022 dengan aktivitas Youth Needs Assessment untuk mengidentifikasi karakteristik pengusaha lokal dan kebutuhan pelatihan kewirausahaan di wilayah Sidoarjo, Surabaya, dan Bandung Raya. Setelah memverifikasi ratusan pendaftar, 307 peserta berpartisipasi dalam Basic Entrepreneurship Workshop yang terdiri dari serangkaian pelatihan untuk membantu peserta mempersiapkan bisnis mereka, meliputi pelatihan kesadaran diri, pelatihan literasi keuangan, lokakarya model bisnis, pelatihan pengembangan produk, dan inbound training. Sebanyak 150 peserta di antaranya dipilih dan diinaugurasi untuk memperoleh pembinaan dan pendampingan intensif hingga bulan Februari 2023 mendatang. Selama periode program, sukarelawan dari Citi Indonesia juga akan terlibat aktif untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan inspirasi kepada peserta.

Baca: Tips agar Anak Punya Jiwa Wirausaha






Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

6 jam lalu

Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

Bertahun-tahun hanya sebatas wacana, percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya terealisasi berkat komitmen pemerintah daerah.


Ibaratkan Perikanan RI Seperti Raksasa Tertidur, Teten: Kalau Norwergia Ada Salmon, Kita Banyak Komoditas

15 jam lalu

Ibaratkan Perikanan RI Seperti Raksasa Tertidur, Teten: Kalau Norwergia Ada Salmon, Kita Banyak Komoditas

Teten Masduki mengibaratkan perikanan Indonesia seperti raksasa yang masih tertidur.


Minta Dukungan Wali Kota Bobby Tertibkan Terminal Bayangan, Menhub Samakan Terminal Medan dengan Bandara

23 jam lalu

Minta Dukungan Wali Kota Bobby Tertibkan Terminal Bayangan, Menhub Samakan Terminal Medan dengan Bandara

Menhub meminta dukungan Pemerintah Kota Medan untuk menertibkan bus-bus yang masih menggunakan terminal bayangan di Medan.


Menteri Teten Bidik 2,5 Juta Pelaku Usaha Mikro Kantongi Nomor Induk Berusaha Tiap Tahun

23 jam lalu

Menteri Teten Bidik 2,5 Juta Pelaku Usaha Mikro Kantongi Nomor Induk Berusaha Tiap Tahun

Teten Masduki menyatakan pemerintah menargetkan setiap tahun sebanyak 2,5 juta pelaku usaha mikro memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).


GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

2 hari lalu

GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

Goto Financial menyatakan komitmennya untuk menyediakan layanan keuangan yang inklusif saat mengisi forum di Singapura.


Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

3 hari lalu

Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

Angela Tanoesoedibjo menyatakan peran perempuan dalam UMKM masih menghadapi tantangan, salah satunya dalam permodalan.


PNM Bidik 400 Ribu UMKM Dapat Pelatihan di Tahun Ini

3 hari lalu

PNM Bidik 400 Ribu UMKM Dapat Pelatihan di Tahun Ini

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan akan menyelenggarakan 10 ribu pelatihan terhadap 400 ribuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).


Startup Teknologi Atur Toko Ingin Jangkau Perusahaan Besar dan Luar Negeri

3 hari lalu

Startup Teknologi Atur Toko Ingin Jangkau Perusahaan Besar dan Luar Negeri

Startup Atur Toko mengumumka telah membuat OmniPOS terintegrasi dengan social commerce yang saat ini berkembang pesat: Tiktok Shop.


Gibran Gandeng UMKM Aerostreet Luncurkan Sepatu Berdesain Batik pada 2 Oktober 2022

3 hari lalu

Gibran Gandeng UMKM Aerostreet Luncurkan Sepatu Berdesain Batik pada 2 Oktober 2022

Gibran Rakabuming Raka menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM Aerostreet untuk meluncurkan sepatu berdesain batik.


Jangan Ragu Buka Toko Online, Ini 5 Alasan Orang Lebih Suka Belanja Online

6 hari lalu

Jangan Ragu Buka Toko Online, Ini 5 Alasan Orang Lebih Suka Belanja Online

Sebagai penjual, perluasan pasar melalui pembukaan toko online merupakan strategi baik untuk menggaet banyak pelanggan dan meraup keuntungan.