Inilah Gejala Orang yang Terinfeksi Virus Langya, Virus Baru yang Ditemukan di Cina

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi Virus

TEMPO.CO, Jakarta - Walaupun sudah bergulir selama lebih dari tiga tahun, tetap tergambar dengan jelas peristiwa beberapa tahun lalu ketika kemunculan Covid-19 yang menghebohkan dan mengubah tata kehidupan masyarakat di dunia. 

Banyak sumber mengatakan bahwa kemunculan virus Corona bermula dari salah satu laboratorium di Cina. Namun, belum lama ini, Reuters justru memberitakan bahwa ditemukan virus jenis baru lagi di Cina,

Pemberitaan tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Cina menemukan sekitar 35 warga terinfeksi virus Langya. Virus ini merupakan turunan dari jenis virus Henipa sehingga sering kali disebut sebagai Langya Henipavirus. 

Reuters melaporkan bahwa virus ini ditemukan dalam sampel usap tenggorokan dari pasien demam di Cina bagian timur. Sejauh ini, virus tersebut diprediksi dapat menular dari hewan ke manusia.

Selain diduga berasal dari hewan, kemunculan virus tersebut juga dikaitkan dengan beberapa kasus demam. Orang yang terinfeksi virus Langya sering kali dilaporkan turut mengalami demam, kelelahan, batuk, anoreksia, mialgia, dan mual.

Dikutip dari laman Hindustan Times, Wakil Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan, Chuang Jen-hsiang, menyampaikan bahwa 35 pasien di Cina tidak memiliki kontak dekat antara satu dan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa penularan virus terhadap manusia berkemungkinan terjadi secara sporadis. 

Sayangnya, perlu diketahui, bahwa virus Langya merupakan virus baru sehingga para ilmuwan memerlukan beberapa waktu untuk menguji dan mengidentifikasi penanganan virus tersebut. Alhasil, saat ini yang dapat dilakukan hanyalah pemantauan terhadap orang terjangkit. 

Lebih lanjut, diberitakan oleh Tempo, saat ini virus tersebut belum memiliki vaksin atau metode pengobatan yang pasti. Satu-satunya pengobatan adalah perawatan suportif untuk mengelola komplikasi.

Terlebih lagi, satu hal pasti yang perlu digarisbawahi adalah Wang Linfa, Profesor Program Penyakit Menular di Duke-NUS Medical School, menyampaikan bahwa kasus-kasus virus Langya sejauh ini tidak berakibat fatal atau sangat serius. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak panik secara berlebihan. 

ACHMAD HANIF IMADUDDIN

Baca juga: Virus Langya Ditemukan di China, Jenis Baru Belum Ada Obatnya






Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

4 jam lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

5 jam lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Tips Cegah Bahan Makanan Terkontaminasi Bakteri

21 jam lalu

Tips Cegah Bahan Makanan Terkontaminasi Bakteri

Pakar kesehatan memberikan tips mencegah makanan terkontaminasi agar tak memunculkan penyakit bawaan makanan.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

23 jam lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

1 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

2 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

2 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

3 hari lalu

OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

Berikut bocoran spesifikasi ponsel flagship dari Cina, OnePlus 11 Pro, ini selengkapnya.


Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

3 hari lalu

Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

Tanda plus di vivo X Fold+ diartikan sebagai lebih kuat lagi.


Data Misi Mars Cina Ungkap Bukti Keberadaan Laut Purba

4 hari lalu

Data Misi Mars Cina Ungkap Bukti Keberadaan Laut Purba

CNSA telah mengumumkan pengorbit dan penjelajah Mars telah mengirim kembali data mentah 1.480 gigabyte.