5 Penyebab Trust Issue, Tak Mau Percaya Siapa pun

Ilustrasi orang yang menutup diri/murung/pendiam. nwarrah.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika seseorang enggan mempercayai orang lain karena alasan apa pun, bisa saja menandakan kondisi trust issue. Keengganan mempercayai tak hanya terhadap orang lain, tapi juga keluarga, kerabat, kekasih. Mengutip Proceedings of the National Academy of Sciences of the USA, laporan penelitian pada 2018 menemukan ketakpercayaan atau trust issue berhubungan terhadap faktor sosialisasi, termasuk dinamika dan pengaruh lingkungan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Biasanya, seseorang yang mengalami trust issue memiliki masalah kepercayaan karena pengkhianatan pada masa lalu. Terlebih lagi, pengkhianatan itu terjadi ketika seseorang masih semasa kanak-kanak. Akibatnya, sejak kecil kepercayaan tidak akan terbentuk untuk mempercayai orang-orang di sekitarya.

Psikolog Erik Erikson dalam teori perkembangan menyarankan, pada tahun-tahun awal kehidupan waktunya seseorang mempelajari apakah orang-orang di sekitar dipercaya. Itu berhubungan dengan perawatan dan keselamatan yang baik untuk pengembangan kepercayaan atau ketakpercayaan seseorang pada masa depan. 

Penyebab trust issue

Mengutip Verywell Mind, terdapat beberapa penyebab umum seseorang mengalami trust issue terhadap orang sekitarnya. 

1. Pengkhianatan suatu hubungan

Pengkhianatan dalam hubungan, misalnya perselingkuhan. Perselingkuhan sangat menyakitkan dan menyebabkan masalah kepercayaan dalam hubungan pada masa depan.

2. Pertengkaran orang tua

Jika anak-anak menyaksikan pertengkaran yang dilakukan orang tua dalam keluarga, mungkin takut hal yang sama akan dialami pada masa depan.

3. Penolakan sosial

Penolakan  teman sebaya selama masa kanak-kanak atau remaja juga membuat seseorang sulit mempercayai orang lain. Jenis masalah kepercayaan ini diperburuk ketika orang yang ditolak tak tahu alasan mengapa dikecualikan. Penolakan yang berulang membuat masalah kepercayaan ini menjadi lebih sulit untuk diatasi.

4. Pengalaman hidup

Seseorang yang pernah mengalami trauma akan cenderung mengembangkan masalah kepercayaan pada masa dewasa. Masalah kepercayaan ini berwujud dalam berbagai cara termasuk kesulitan mempercayai teman atau pasangan. Ketakutan terhadap pengkhianatan terkait kepercayaan atau kesulitan memaafkan orang lain karena melanggar kepercayaan yang telah dibangun.

5. Gaya keterikatan

Para ahli juga menyarankan gaya keterikatan atau pola karakteristik perilaku seseorang dalam suatu hubungan juga berperan dalam menanggapi kepercayaan. Seseorang dengan gaya keterikatan yang aman mungkin cenderung mempercayai orang lain dan memaafkan kesalahan.

Tapi sebaliknya, seseorang yang memiliki gaya keterikatan tidak aman akan  berjuang dengan kepercayaan dan mungkin mengalami kecemburuan atau kecemasan dalam hubungan, seperti yang dikutip dari Partner Abuse

Baca: Rasa Percaya dalam Hubungan yang Perlu Dipelihara

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Pasangan sebelum Melangkah Lebih Jauh

1 jam lalu

6 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Pasangan sebelum Melangkah Lebih Jauh

Semakin banyak tahu tentang pasangan membantu melalui setiap potensi konflik yang akan terjadi di masa depan.


Mengenal Istilah Gaslighting yang jadi Word of The Year 2022

5 jam lalu

Mengenal Istilah Gaslighting yang jadi Word of The Year 2022

Gaslighting sering dikaitkan dengan penipuan dan manipulasi, sering terjadi dalam hubungan yang penuh dengan kekerasan.


3 Tips Kelola Dopamin dari Psikiater

10 jam lalu

3 Tips Kelola Dopamin dari Psikiater

Anda mungkin tahu dopamin sebagai hormon bahagia yang mengaktifkan pusat kesenangan di otak. Bisakah membantu hubungan cinta yang lebih baik?


3 Tips Mengelola Dopamin Agar Hubungan Langgeng

1 hari lalu

3 Tips Mengelola Dopamin Agar Hubungan Langgeng

Kunci hubungan yang sukses (apa pun jenisnya) adalah kemampuan mengelola dopamin Anda dan tetap berada di masa kini


Katherine Heigl Rutin Minum Obat untuk Menjaga Kesehatan Mental

1 hari lalu

Katherine Heigl Rutin Minum Obat untuk Menjaga Kesehatan Mental

Katherine Heigl mengungkapkan tentang kesehatan mentalnya, membantu menghilangkan stigma seputar pengobatan psikiatri.


4 Tanda Hubungan Berakhir dan Menuju Kegagalan

2 hari lalu

4 Tanda Hubungan Berakhir dan Menuju Kegagalan

Tanda-tanda ini dapat membantu Anda mengetahui apakah hubungan Anda sedang menuju kehancuran atau tidak.


Tanda dan Cara Keluar dari Toxic Relationship

2 hari lalu

Tanda dan Cara Keluar dari Toxic Relationship

Perhatikan tanda-tanda toxic relationship agar dapat berkaca dalam hubungan atau menghindari potensi hubungan yang tidak sehat. Berikut penjelasannya.


Kesalahan yang Dilakukan Pasangan saat Bertengkar

2 hari lalu

Kesalahan yang Dilakukan Pasangan saat Bertengkar

Bertengkar biasa terjadi di antara pasangan. Tetapi jika sering terjadi, pasti ada yang salah dalam hubungan. Apa itu?


Kiat Menangkal Depresi dan Kecemasan dengan Makanan, Minuman Nutrisi Ini

2 hari lalu

Kiat Menangkal Depresi dan Kecemasan dengan Makanan, Minuman Nutrisi Ini

Para ilmuwan telah menemukan bahwa pola makan dan kesehatan usus secara keseluruhan memainkan peran penting untuk menangkal depresi dan kecemasan


Kiat Hadapi Pasangan yang Posesif

2 hari lalu

Kiat Hadapi Pasangan yang Posesif

Posesif adalah perilaku yang tidak dapat dibenarkan, sering kali muncul karena rasa takut dan kurang percaya diri.