9 Faktor Risiko Utama Prediabetes

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi diabetes. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Prediabetes merupakan kondisi kesehatan di mana seseorang memiliki kadar gula darah lebih tinggi dari biasanya, tapi tak cukup tinggi untuk dianggap sebagai diabetes.

Menurut peneliti di Institut Penelitian Medis Feinstein Benjamin U. Nwosu, prediabetes dapat berfungsi sebagai prekursor diabetes tipe 2. “Faktor risikonya adalah obesitas, yang meningkatkan resistensi insulin, dan riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2," kata dia dikutip dari Prevention.

Faktor risiko prediabetes

Mengutip Cleveland Clinic, memiliki prediabetes membuat Anda lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes tipe 2. Tapi itu juga menempatkan Anda pada peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

Prediabetes bisa terjadi pada siapa saja, tapi faktor-faktor tertentu juga dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengembangkan kondisi tersebut. Riset menyarankan bahwa prediabetes sangat terkait dengan faktor gaya hidup dan genetika.

Berikut beberapa faktor risiko utama prediabetes:

1. Usia 

Orang berusia di atas 45 tahun memiliki risiko prediabetes lebih tinggi.

2. Berat badan

Bila Anda memiliki indeks massa tubuh (BMI) di atas 25, dokter Anda mungkin ingin menyaring Anda untuk prediabetes.

3. Ukuran pinggang

Mngutip Healthline, memiliki lebih banyak lemak di sekitar pinggang daripada pinggul dapat meningkatkan risiko prediabetes. Anda dapat mengukur faktor risiko ini dengan memeriksa apakah pinggang Anda 40 inci atau lebih jika Anda laki-laki dan 35 inci atau lebih jika Anda perempuan.

4. Ras dan etnis

Penelitian telah menunjukkan bahwa prediabetes terjadi pada tingkat yang lebih tinggi pada orang-orang yang Afrika Amerika, Asia Amerika, Hispanik, atau penduduk asli Amerika. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), disparitas kesehatan, seperti akses ke perawatan kemungkinan menjadi faktor dalam prevalensi yang lebih tinggi.

5. Diet

Konsumsi daging merah, daging olahan, dan minuman manis secara teratur dapat meningkatkan risiko Anda terkena prediabetes.

6. Ketidakaktifan fisik

Berolahraga secara teratur tidak hanya membantu Anda mempertahankan berat badan yang moderat, tetapi juga dapat mengurangi risiko prediabetes.

7. Sejarah keluarga 

Jika Anda memiliki kerabat dekat dengan diabetes tipe 2, Anda mungkin berisiko lebih tinggi terkena prediabetes.

8. Penggunaan tembakau

Selain meningkatkan risiko resistensi insulin, merokok juga dapat berkaitan dengan peningkatan ukuran pinggang, yang merupakan faktor risiko lain dari prediabetes.

9. Riwayat kesehatan

Kondisi tertentu, seperti sleep apnea, diabetes gestasional, sindrom ovarium polikistik, tekanan darah tinggi , dan peningkatan kadar kolesterol atau trigliserida dapat dikaitkan dengan risiko resistensi insulin dan prediabetes yang lebih tinggi.

KAKAK INDRA PURNAMA

Baca juga: Diagnosa Prediabetes, Tak Mengubah Perilaku Pengidap






Mengenal Tepung Semolina dan Manfaat Kesehatannya

21 jam lalu

Mengenal Tepung Semolina dan Manfaat Kesehatannya

Semolina adalah tepung gandum kasar untuk membuat beragam makanan. Berikut nilai gizi semolina dan manfaatnya untuk kesehatan.


4 Manfaat Buah Pir, Kontrol Gula Darah Hindari Risiko Diabetes Tipe 2

1 hari lalu

4 Manfaat Buah Pir, Kontrol Gula Darah Hindari Risiko Diabetes Tipe 2

Buah pir menyimpan segudang manfaat kesehatan bagi tubuh, antara lain mengontrol gula darah dan untuk menghindari risiko diabetes tipe 2.


Perbedaan Gangguan Makan Anoreksia dan Bulimia, Begini Gejala dan Perilakunya

1 hari lalu

Perbedaan Gangguan Makan Anoreksia dan Bulimia, Begini Gejala dan Perilakunya

Anoreksia dan bulimia adalah gangguan makan yang sering disamakan. Perbedaan keduanya dapat dibedakan dari dampak, gejala, dan perilaku penderitanya.


7 Cara Mengurangi Gula agar Terhindar dari Diabetes

2 hari lalu

7 Cara Mengurangi Gula agar Terhindar dari Diabetes

Untuk menghindari diabetes tidak harus benar-benar mengurangi mengonsumsi gula. Berikut beberapa cara untuk mengontrol konsumsi gula.


Inilah 5 Bahaya Makan Sekali dalam Sehari

4 hari lalu

Inilah 5 Bahaya Makan Sekali dalam Sehari

Alih-alih turunkan berat badan, makan sekali dalam sehari justru memberikan gangguan kesehatan bagi tubuh.


Komplit, 9 Tes Kesehatan Jantung

4 hari lalu

Komplit, 9 Tes Kesehatan Jantung

Pemeriksaan jantung sangat penting untuk mendeteksi penyakit jantung sejak dini sebelum muncul gejala. Apa saja?


Inilah 5 Manfaat Sarapan bagi Tubuh, Salah Satunya Cegah Rambut Rontok

4 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Sarapan bagi Tubuh, Salah Satunya Cegah Rambut Rontok

Sarapan menjadi bagian terpenting dalam melakukan aktivitas seharian. Berikut sejumlah manfaat sarapan.


Bingung Manfaatkan Cuka Sari Apel? Praktekan Resep Minuman Tonik Ini

5 hari lalu

Bingung Manfaatkan Cuka Sari Apel? Praktekan Resep Minuman Tonik Ini

Cuka sari apel termasuk salah satu bahan yang dapat dicampur menjadi minuman dan telah digunakan banyak orang.


Trik Memasak Ubi Jalar Agar Lebih Ramah Gula Darah

5 hari lalu

Trik Memasak Ubi Jalar Agar Lebih Ramah Gula Darah

Menurut ahli memanggang ubi jalar dapat menaikkan skor indeks glikemiknya dari 60 menjadi 90


Makan Mangga Saat Program Diet Turunkan Berat Badan Bukan Ide Bagus, Kenapa?

5 hari lalu

Makan Mangga Saat Program Diet Turunkan Berat Badan Bukan Ide Bagus, Kenapa?

Mangga sebaiknya tidak dikonsumsi untuk beberapa faktor berikut ini, salah satunya saat jalankan program diet turunkan berat badan. Mengapa?