Cegah Kecanduan Gawai dengan Permainan Tradisional

Reporter

Sejumlah anak bermain permainan tradisional pada Festival Bocah Dolanan di Anagata Merapi, Sumbung, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 22 Juli 2022. Selain untuk mengurai bermain gawai pada anak, gelar bocah dolanan yang diikuti anak-anak warga kaki Gunung Merapi itu bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional yang memiliki nilai kebersamaan dan kerja sama. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

TEMPO.CO, Jakarta - Semakin banyak anak kecanduan gawai, bahkan balita sekali pun. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta orang tua kembali memperkenalkan permainan tradisional guna mencegah anak kecanduan terhadap gawai seperti ponsel atau barang elektronik lain.

“Mainan tradisional ini zaman saya seperti bakiak dan kelereng. Kini bagus sekali untuk mengembalikan permainan-permainan tradisional,” kata Ketua Tim Kerja Perilaku Ibu Hamil, Anak dan Remaja Kemenkes, Herawati.

Ia menuturkan adanya perubahan baru sejak pandemi COVID-19 membuat anak tidak memiliki pilihan selain menggunakan gawai dalam jangka waktu yang lebih lama. Tak jarang pula anak masih tetap memainkannya meski jam belajar secara daring sudah usai.

Tingginya waktu bermain gawai berdampak pada sifat anak yang cenderung lebih suka menyendiri dan mengubah anak menjadi ketergantungan atau yang biasa disebut dengan adiktif gawai.

“Anak jadi ketergantungan dan akhirnya bisa menjadi sibuk dengan gadget. Anak tidak memikirkan lingkungan sekitar, akhirnya pertumbuhan psikis, fisik, maupun sosial terganggu karena tidak mau secara otomatis berinteraksi dengan yang lainnya,” ucapnya.

Dengan hadirnya permainan tradisional seperti bakiak, gobak sodor, atau kelereng, anak dapat memiliki wadah bermain yang lebih menarik dan mengasyikkan. Permainan tradisional yang lebih mengutamakan keintiman dengan teman bermain dan memfokuskan anak untuk berpikir strategis dan membangun kerja sama tim membuat tumbuh kembang anak menjadi semakin optimal.

"Dengan permainan tradisional pula hubungan antara orang tua dan anak bisa semakin dekat karena akan banyak komunikasi yang terbangun sehingga anak merasa bahagia dan lebih senang untuk aktif bermain," katanya.

Dalam kesempatan itu, Herawati turut menyarankan apabila anak diharuskan menggunakan gawai maka ada baiknya orang tua membuat kesepakatan terkait berapa lama anak dapat menggunakannya.

"Hal itu bertujuan agar anak mengetahui tanggung jawab dan terhindar dari kecanduan. Orang tua juga perlu mengawasi apa saja fitur atau aplikasi yang dibuka oleh anak guna menghindari terjadinya penyelewengan dalam berselancar di internet," jelasnya.

Herawati berharap dengan tetap menjaga nilai budaya melalui permainan tradisional. Orang tua mau bekerja sama lebih memperhatikan anaknya sesibuk apapun agar jumlah anak yang ketagihan bermain gawai tidak meningkat secara signifikan.

“Itu PR bahwa kita harus mengawasi mereka supaya waktunya lebih lama untuk permainan bersama dengan teman-temannya,” ucapnya.

Baca juga: Orang Tua dan Lingkungan, Faktor Pemicu Anak Kecanduan Gawai






Perlunya Peran Orang Tua Memberikan Pendidikan Seksual Dini pada Anak

6 jam lalu

Perlunya Peran Orang Tua Memberikan Pendidikan Seksual Dini pada Anak

Orang tua berperan besar dalam memberikan edukasi terkait pendidikan seksual pada anak sejak usia dini. Ini tujuannya.


Umur Berapa Sebaiknya Anak Dibimbing Belajar Membaca?

1 hari lalu

Umur Berapa Sebaiknya Anak Dibimbing Belajar Membaca?

Orang tua perlu memahami waktu mengenalkan huruf dan membaca ketika minat anak semakin berkembang


Peran Orang Tua Ketika Anaknya Menjalani Hubungan Percintaan yang Toxic

2 hari lalu

Peran Orang Tua Ketika Anaknya Menjalani Hubungan Percintaan yang Toxic

Ketika anak datang untuk berbagi masalah yang dialami dalam hubungannya, penting sikap orang tua tidak menuduh atau menyalahkan.


Anak Mengalami Bullying Ini 3 Hal yang Harus Segera Dilakukan Orang Tua

4 hari lalu

Anak Mengalami Bullying Ini 3 Hal yang Harus Segera Dilakukan Orang Tua

Saat mengetahui anak mengalami bullying Anda sebagai orang tua lakukan tiga hal ini segera


Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

5 hari lalu

Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

Tiga guru di sekolah di Amerika Serikat telah mengeluhkan keberadaan senjata api yang dibawa siswa berusia enam tahun itu


Cerita Emily Ratajkowski Ditemani Putranya Saat Syuting Kampanye Versace

5 hari lalu

Cerita Emily Ratajkowski Ditemani Putranya Saat Syuting Kampanye Versace

Emily Ratajkowski membagikan beberapa momen di balik layar saat syuting iklan Versace bersama putranya, Slyvester


Putri Eugenie Ungkap Alasan Mendidik Putranya Menjadi Aktivis Iklim Sejak Dini

6 hari lalu

Putri Eugenie Ungkap Alasan Mendidik Putranya Menjadi Aktivis Iklim Sejak Dini

Putri Eugenie memiliki alasan khusus untuk mendidik putranya August peduli dengan lingkungan


Michelle Pfeiffer Cerita Keputusan Hiatus dari Akting demi Keluarga

6 hari lalu

Michelle Pfeiffer Cerita Keputusan Hiatus dari Akting demi Keluarga

Michelle Pfeiffer mengenang masa dia bekerja saat anak-anaknya masih kecil


Pubertas Dini, Umur Berapa dan Apa Penyebabnya?

8 hari lalu

Pubertas Dini, Umur Berapa dan Apa Penyebabnya?

Pubertas dini termasuk kondisi langka, karena dialami satu dari 5000 anak


Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

10 hari lalu

Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

SN, seorang terduga teroris dibekuk di Pondok Aren. Ia berhenti bekerja & menjadi simpatisan Riziq Syihab.