Psikolog Forensik Mencurigai Putri Candrawathi Lakukan Malingering, Apakah Itu?

Timsus menemukan fakta bahwa Yosua tak terlibat tembak menembak, melainkan ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo. Bharada E juga menyatakan Ferdy menuntaskan eksekusi itu dengan melepaskan dua tembakan ke kepala Yosua. Polisi pun akhirnya menyatakan tak ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri. Foto : Tiktok

TEMPO.CO, JakartaAhli forensik, Reza Indragiri mencurigai istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi melakukan malingering atau pura-pura sakit baik fisik atau mental untuk menghindari proses hukum. Sejatinya, tindakan itu tidak bisa dianggap sebagai penyakit mental atau psikopatologi, walaupun penyakit mental dapat disertai dengan tindakan malingering.

"Penting untuk jadi catatan tentang kemungkinan malingering atau perekayasaan berencana, baik terhadap kondisi fisik maupun psikis yang membuat orang sehat menjadi terkesan sebagai orang sakit," kata Reza Indragiri pada 20 Agustus 2022.

Apakah Itu Malingering?

Melansir dari WebMd, malingering adalah suatu tindakan di mana seseorang berpura-pura sakit untuk mendapatkan keuntungan. Penyakit yang pura-pura dapat berupa penyakit mental atau fisik. Malingering juga terjadi ketika seseorang melebih-lebihkan gejala suatu penyakit untuk tujuan yang sama. Malingering adalah suatu tindakan, bukan kondisi.

Malingering pertama kali digunakan untuk menggambarkan tentara yang mencoba menghindari dinas militer pada era 1900-an. Makna tindakan ini telah diperluas untuk mencakup mereka yang berpura-pura sakit karena alasan lain. 

Alasan Malingering

Seseorang yang mengalami malingering dapat memiliki berbagai alasan untuk melakukan tindakan penipuan mereka. Alasan-alasan tersebut, yakni: 

  1. Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat pereda nyeri,
  2. Mencari perhatian,
  3. Menghindari wajib militer, 
  4. Mendapatkan cuti dari sekolah atau bekerja, dan
  5. Menghindari tindakan hukum.

Selain alasan atau sebab seseorang melakukan tindakan malingering, terdapat pula tanda-tanda yang dimiliki oleh mereka. Melansir dari publikasi ilmiah berjudul Malingering and factitious disorder, tindakan malingering mungkin terjadi jika dua dari empat tanda berikut ini ada.

  1. Orang tersebut berada dalam situasi medis atau hukum yang dapat diperbaiki dengan diagnosis tertentu.
  2. Pengamat dapat melihat perbedaan antara apa yang orang klaim rasakan dan tanda-tanda fisik penyakit.
  3. Subjek tidak mengikuti perawatan atau pergi untuk perawatan lanjutan.
  4. Subjek memiliki gangguan kepribadian antisosial.

Namun, beberapa profesional kesehatan merasa tanda-tanda ini cacat karena memiliki beberapa kekurangan, sebagai berikut:

  1. Tanda-tanda tersebut sudah ketinggalan zaman, 
  2. Tandanya tidak menunukkan data yang akurat. Menurut seorang peneliti, dengan tanda tersebut hanya menghasilkan standar akurasi sejumlah 20 persen,
  3. Tidak adanya tingkat keseriusan yang tetap. Tanda ini menempatkan semua orang yang berpura-pura ke dalam satu kategori, 
  4. Tidak memiliki penilaian moral. Semua perilaku berpura-pura digambarkan sebagai buruk. Tindakan berpura-pura ini hanya sebagai adaptasi seseorang terhadap situasi yang tidak dapat diterima.

RACHEL FARAHDIBA R 

Baca: Berpura-pura Sakit atau Malingering Apa Itu? Kenali 4 Tandanya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Arif Rachman Mengaku Disuruh Anak Buah Ferdy Sambo Hapus Foto Hasil Autopsi Brigadir Yosua

2 jam lalu

Arif Rachman Mengaku Disuruh Anak Buah Ferdy Sambo Hapus Foto Hasil Autopsi Brigadir Yosua

Arif Rachman Arifin menceritakan kronologi dia diminta hapus foto hasil autopsi dan peti mati Bragadir Yosua oleh anak buah Ferdy Sambo.


Bareskrim Polri Panggil Lagi Ismail Bolong Besok

3 jam lalu

Bareskrim Polri Panggil Lagi Ismail Bolong Besok

Mabes Polri telah memanggil Ismail Bolong. Namun mantan anggota kepolisian berpangkat Ajun Inspektur Satu itu tidak datang.


4 Terdakwa Obstruction or Justice Dihadirkan di Sidang Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf

7 jam lalu

4 Terdakwa Obstruction or Justice Dihadirkan di Sidang Richard Eliezer dan Kuat Ma'ruf

Sidang Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf akan menghadirkan 17 saksi pada hari ini.


Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua Besok Akan Hadirkan 17 Saksi

1 hari lalu

Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua Besok Akan Hadirkan 17 Saksi

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua besok akan menghadirkan empat mantan anggota Div Propam Polri yang menjadi terdakwa.


Anggaran Belanja Ferdy Sambo Sampai Rp 600 Juta per Bulan, Ini Kata Pengacara

1 hari lalu

Anggaran Belanja Ferdy Sambo Sampai Rp 600 Juta per Bulan, Ini Kata Pengacara

Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis memberikan tanggapan mengenai adanya isu bahwa kliennya mempunyai anggaran Rp 600 juta untuk belanja bulanan keluarga.


Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

1 hari lalu

Gratis Buat Laporan Polisi, Laporkan ke Propam Polri Jika Ada Petugas Minta Bayaran

Laporan polisi tidak dipungut biaya sepeser pun. Jika terdapat petugas yang meminta bayaran, Anda dapat melaporkan ke Propam Polri.


Sidang Terdakwa Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

1 hari lalu

Sidang Terdakwa Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

Persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali digelar pekan depan


Ferdy Sambo Telepon Satgasus Merah Putih Usai Tembak Yosua, Ini Kata Pengamat

1 hari lalu

Ferdy Sambo Telepon Satgasus Merah Putih Usai Tembak Yosua, Ini Kata Pengamat

Majelis hakim menyebut orang yang paling pertama dihubungi oleh Ferdy Sambo adalah salah satu anggota Satgasus Merah Putih.


Kabar Uang Belanja Ferdy Sambo Rp 600 Juta, Peneliti: Tak Masuk Akal, Kecuali Punya Penghasilan Lain

1 hari lalu

Kabar Uang Belanja Ferdy Sambo Rp 600 Juta, Peneliti: Tak Masuk Akal, Kecuali Punya Penghasilan Lain

Bambang Rukminto menanggapi kabar uang belanja Ferdy Sambo hinggga Rp 600 juta per bulan. Menurut dia angka itu tak masuk akal.


6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

1 hari lalu

6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

Dalam kasus Ismail Bolong, belakangan nama Kepala Badan Reserse Kriminal atau Kabareskrim Komisaris Jenderal Agus Andrianto disebut-sebut terlibat.