Pentingnya Literasi dan Membaca untuk Hidup Berkualitas

Reporter

Ilustrasi membaca buku. Dok. Zenius

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Perkumpulan Literasi Indonesia, Wien Muldian, menyatakan literasi merupakan hal yang sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan memperoleh kecakapan hidup. Pasalnya, selain membuat orang mampu berpikir lebih kritis terhadap informasi dan pengetahuan yang diterima, literasi dapat membuat orang mudah menyampaikan pendapat karena telah memiliki bekal pengetahuan dari buku-buku yang dibaca.

"Bukan membuat pintar tapi orang akan mudah menyampaikan pendapat karena dia punya pengetahuan yang dia baca," ujar Wien. "Selama ini orang enggak ngeh, mereka membaca lebih untuk mencari informasi dan hiburan. Padahal, dengan membaca itu bisa membandingkan informasi satu dan lainnya, pengetahuan satu dan lainnya. Akhirnya, dia punya kecakapan memilih mana pengetahuan yang penting buat dia." 

Psikolog dari Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, mengatakan memperbanyak literasi dengan membaca akan membuat otak lebih aktif sehingga proses belajar menjadi lebih mudah.

"Kita seolah membuat theatre of mind di dalam pikiran karena membayangkan apa yang kita baca dan mengaitkannya dengan apa yang sudah kita ketahui. Jadi, lebih banyak sel otak yang bekerja saat membaca daripada anak hanya menonton saja," kata Vera.

Tumbuhkan kepercayaan diri
Wien juga menambahkan literasi akan membuat orang memiliki kemampuan menyelesaikan masalah, bekerja secara tim, mengevaluasi diri sendiri, serta lebih adaptif dan mampu memanfaatkan teknologi untuk penghidupan. Keterampilan literasi juga mampu menumbuhkan kepercayaan diri serta membuat orang memiliki keahlian untuk bekerja sesuai dengan minatnya di kemudian hari.

"Dia punya keahlian untuk masuk ke dunia kerja karena spesifik mempelajari sesuatu dengan membaca. Jadi, bukan sekadar biar punya banyak bacaan yang beragam, itu kan klise," tutur Wien.

Untuk meningkatkan keterampilan literasi, pemerintah telah mencanangkan pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum belajar, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Namun, Wien menilai ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam upaya meningkatkan literasi di Indonesia, seperti perlu adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman literasi bukan hanya sekadar membaca. Demikian juga akses pada sumber bacaan berkualitas dan layanan perpustakaan.

"Orang harus sadar bahwa membaca itu bagaimana dia membangun kecakapan hidup. Akses pada sumber bacaan berkualitas juga masih terbatas, toko buku masih terbatas. Kuantitas (perpustakaan) banyak tapi kualitas layanannya perlu ditingkatkan," ujar Wien.

Baca juga: Sederet Manfaat Gemar Membaca Menurut Psikolog






Alasan Harus Berhenti Tambah Pekerjaan Baru

8 jam lalu

Alasan Harus Berhenti Tambah Pekerjaan Baru

Saat menerima tawaran dan pekerjaan yang tidak terduga atau memunculkan ide baru, pikirkan juga hal-hal berikut, jangan sampai beban terlalu berat.


Perjuangan Membangun Minat Baca Anak

13 jam lalu

Perjuangan Membangun Minat Baca Anak

Ahmad berupaya meningkatkan literasi di NTB melalui Uma Lengge Mengajar. Kemendikbudristed mendukung melalui SIBI.


Michelle Obama Cerita tentang Pasang Surut Pernikahannya dengan Barack Obama

3 hari lalu

Michelle Obama Cerita tentang Pasang Surut Pernikahannya dengan Barack Obama

Untuk melewati pasang surut pernikahan, Michelle Obama dan Barack Obama harus mau mendengarkan satu sama lain, jujur , dan tanpa sikap defensif.


Antisipasi Ancaman Gempa di Jakarta, BPBD DKI Gencarkan LIterasi Kebencanaan

7 hari lalu

Antisipasi Ancaman Gempa di Jakarta, BPBD DKI Gencarkan LIterasi Kebencanaan

BPBD DKI berupaya mengantisipasi ancaman gempa bumi yang terjadi di Jakarta.


Asal-usul Alat Komunikasi Tradisional Beduk, Kentungan, Lonceng

8 hari lalu

Asal-usul Alat Komunikasi Tradisional Beduk, Kentungan, Lonceng

Pada masa lampau alat komunikasi tradisional beduk, kentungan, dan lonceng digunakan untuk menyampaikan informasi


Peluncuran 7 Novel NAD Academy, Wujud Nyata Literasi dari Hulu ke Hilir

13 hari lalu

Peluncuran 7 Novel NAD Academy, Wujud Nyata Literasi dari Hulu ke Hilir

Bicara soal literasi, komunitas Nulis Aja Dulu sudah memiliki modal utama yang menginspirasi banyak orang dan memenuhi kriteria dari hulu ke hilir.


Baca Jakarta, Tantangan 30 Hari Membaca Buku Setiap Hari

14 hari lalu

Baca Jakarta, Tantangan 30 Hari Membaca Buku Setiap Hari

Baca Jakarta adalah kegiatan yang mengajak anak-anak untuk membaca buku setiap hari. Bisa diikuti anak 4-18 tahun.


Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Dunia Asosiasi Penerbit Internasional ke-33

20 hari lalu

Jakarta Jadi Tuan Rumah Kongres Dunia Asosiasi Penerbit Internasional ke-33

Kongres dunia Asosiasi Penerbit Internasional (IPA) ke-33 ini merupakan yang pertama kali digelar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara


Saran buat Generasi Muda yang Ingin Merintis Karir

26 hari lalu

Saran buat Generasi Muda yang Ingin Merintis Karir

Salah satu keterampilan yang harus dimiliki generasi muda untuk membangun karir atau bisnis sendiri adalah kekuatan mental agar tak mudah menyerah.


Nasihat Kecantikan Mariah Carey tentang Rambut Keriting dan Cukur Alis

26 hari lalu

Nasihat Kecantikan Mariah Carey tentang Rambut Keriting dan Cukur Alis

Mariah Carey menceritakan masa kecilnya dalam buku barunya, termasuk tentang rambut dan alisnya.