Inilah 5 Faktor yang Mempengaruhi Umur Panjang Seseorang

Reporter

Editor

Nurhadi

Para lansia melakukan senam sehat di Alun-alun Kota Depok, Rabu 22 Juni 2022. Acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26 Tingkat Kota Depok dihadiri ratusan warga lanjut usia (lansia) yang ada di 11 kecamatan se-Kota Depok dengan mengadakan kegiatan senam sehat bersama dan pentas seni. Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah

TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada pun satu orang di dunia yang mengetahui seberapa lama dirinya akan hidup di dunia atau seberapa panjang umurnya bertahan di dunia. Tetapi, tidak sedikit orang yang menginginkan hidup dengan umur panjang.

Berbicara mengenai umur panjang, sejatinya setiap orang memiliki variasi  umur panjangnya masing-masing. Walaupun demikian, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi tingkat umur seseorang. Berikut adalah empat faktor yang mempengaruhi umur panjang seseorang:

1. Genetik

Keturunan menjadi faktor utama hampir di seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk persoalan umur seseorang. Profesor David Gems dari University College London menyatakan setidaknya faktor genetik menyumbang 25 persen tingkat usia seseorang. Namun, belum diketahui gen apa saja yang tuurt berperan dalam penyumbng umur panjang seseorang. 

2. Jenis Kelamin

Rata-rata wanita hidup lebih lama daripada pria. Di samping itu, tingkat kematian wanita lebih rendah pada setiap usia dibandingkan pria. Melansir medlineplus.gov, hal ini karena sebagian besar perempuan memiliki pola hidup lebih sehat dibandingkan pria.

3. Gaya Hidup

Melansir thinkadvisor.com, tingkat usia seseorang juga tidak bisa dilepaskan dari faktor gaya hidup. Adapun gaya hidup yang dimaksud seperti tidak merokok, berat badan ideal, dan kontrol stres berkontribusi atas umur panjang seeorang. Pola hidup sehat ini diyakini bermanfaat menekan risiko penyakit-penyakit kronis yang menyerang ketika berusia lanjut.

4. Lingkungan

Dilansir disabled-world.com, lingkungan berperan dalam mempengaruhi tingkat usia seseorang hingga usia lanjut. Lingkungan yang dapat membantu memberikan umur panjang adalah lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat, seperti lingkungan yang gemar berjalan. Selain itu, tinggal di tengah tetangga dengan usia produktif juga bermanfaat karena memberikan rasa aman bagi orang lansia karena tidak merasa terisolasi dan mendapat dukungan sosial. 

5. Kepribadian

Sebuah penelitian yang dirilis Jurnal AGE menyebut kepribadian turut berperan dalam menyumbang orang untuk panjang umur hingga berusia 100 tahun. Hasil penelitian itu memperlihatkan bahwa seseorang dengan kepribadian ekstraversi, dan terbuka  dikaitkan dengan umur panjang melalui perilaku yang berhubungan dengan kesehatan, pengurangan stres, dan mudah beradaptasi dengan masalah yang menantang.

Selain keempat faktor di atas, terdapat faktor-faktor lain yang turut berperan dalam tingkat usia seseorang. Dilansir uny.ac.id, berkembangnya teknologi kesehatan dan pengobatan, serta pertumbuhan ekonomi dan pendidikan menjadi faktor penting meningkatnya harapan hidup manusia. 

NAOMY A. NUGRAHENI

Baca juga: Terapkan Kebiasaan Berikut untuk Mencapai Umur Panjang

 






Mengenal Limbah B3, Begini Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Limbah Elektronik dan Industri

11 jam lalu

Mengenal Limbah B3, Begini Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Limbah Elektronik dan Industri

Limbah B3 dibagi menjadi limbah elektronik dan fashion. Hal ini menjadi permasalahan utama yang akan menyerang kondisi manusia dan lingkungan dalam keseharian.


Penyebab Munculnya Uban di Usia Muda: Genetik, Merokok, Kurang Gizi...

1 hari lalu

Penyebab Munculnya Uban di Usia Muda: Genetik, Merokok, Kurang Gizi...

Pada umumnya, uban pada anak muda sering dikatkan dengan kondisi stres. Padahal, munculnya uban bukan hanya karena kondisi stres, tetapi ada hal-hal lain.


5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

1 hari lalu

5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

Tidak hanya enak dilihat, Ikan hias memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.


Mengenal Wotagei, Tarian Tongkat Cahaya yang Bermula di Jepang

1 hari lalu

Mengenal Wotagei, Tarian Tongkat Cahaya yang Bermula di Jepang

Aktivitas wotagei merujuk pertunjukan menari yang menggunakan tongkat bercahaya yang disebut psyllium


Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

1 hari lalu

Jokowi Sebut Rambut Putih Memikirkan Rakyat, Padahal Stres Salah Satu Penyebab Uban

Jokowi sebut soal rambut putih karena memikirkan rakyat, padahal uban dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena stres.


Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

2 hari lalu

Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

Gaya hidup yang buruk menjadi penyebab utama anak muda mengalami penyakit serius sehingga memicu terjadinya kematian dini. Berikut lima penyakit yang kerap menyebabkan mati muda.


6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

5 hari lalu

6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Selain enak dimakan, kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

5 hari lalu

5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

Selain enak dimakan, ternyata kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


Durasi Olahraga yang Dibutuhkan untuk Melawan Efek Buruk Terlalu Banyak Duduk

5 hari lalu

Durasi Olahraga yang Dibutuhkan untuk Melawan Efek Buruk Terlalu Banyak Duduk

Terlalu banyak duduk atau sedentary lifestyle lainnya berdampak negatif pada kesehatan.


Waspadai Gejala Epilepsi, Jangan Dibiarkan

6 hari lalu

Waspadai Gejala Epilepsi, Jangan Dibiarkan

Epilepsi adalah penyakit otak kronis tidak menular yang bisa menyerang segala usia. Kenali gejalanya sejak dini.