Tips Cegah Bahan Makanan Terkontaminasi Bakteri

Reporter

ilustrasi bahan makanan di dapur (pixabay.com).jpg

TEMPO.CO, JakartaMakanan menjadi salah satu sumber penularan penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan lebih dari 200 penyakit disebabkan konsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau zat kimia seperti logam berat. Masalah kesehatan masyarakat yang berkembang karena penyakit yang ditularkan oleh makanan ini berkontribusi secara signifikan terhadap beban penyakit dan kematian global.

Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI, Dr. drg. Ririn Arminsih Wulandari, memberikan tips mencegah makanan terkontaminasi agar tak memunculkan penyakit bawaan makanan. Salah satunya memisahkan letak penyimpanan bahan makanan dengan produk hasil olahan.

Selanjutnya membangun kamar kecil jauh dari tempat pengelolaan bahan pangan dan melengkapinya dengan alat pencuci tangan dan sabun disinfektan. Kemudian, memastikan lantai, dinding, dan meja harus dari bahan yang mudah dibersihkan, ruangan memiliki ventilasi dan penerangan baik, atap dan dinding yang bersih, tempat pembuangan sampah jauh dari pabrik, dan menjaga kebersihan tempat pengelolaan dan kebersihan alat-alat.

Upaya lain yakni menjaga suhu penyimpanan bahan makanan yang baik, yakni di bawah 40 derajat atau di atas 60 derajat Celcius. Selanjutnya, memasukkan bahan makanan yang mudah rusak seperti buah, sayur, dan bahan pangan segar ke dalam lemari es.

"Bahan pangan segar (daging, ayam) harus ditaruh di freezer. Sayur dan buah cukup di dalam kulkas," kata Ririn.

Segera dikonsumsi
Selain itu, makanan yang telah diolah sebaiknya langsung dimakan dalam waktu 1-2 jam setelah masak. Segera masak bahan-bahan yang telah dibekukan setelah dicairkan dan tidak membiarkannya dalam keadaan cair untuk jangka waktu yang lama.

Upaya lain yakni tidak membeli makanan atau minuman dalam kemasan yang sudah agak penyok, bengkak, atau sekedar terbuka, dan menerapkan konsep yang lebih dulu disimpan digunakan lebih dulu dalam penyimpanan berdasarkan tanggal kedaluwarsa dan keperluan dalam penggunaan proses pengolahan.

Ririn mengingatkan perlunya memperhatikan penyakit bawaan makanan ini. Dia lalu menjelaskan bedanya higien dan sanitasi makanan. Higien merupakan upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu subjeknya. Sementara sanitasi makanan salah satu usaha pencegahan untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat mengganggu atau merusak kesehatan.

Pencegahan ini dimulai dari sebelum makanan diproduksi, selama pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, hingga makanan tersebut siap untuk dikonsumsi konsumen. Ada tiga prinsip sanitasi makanan, yakni faktor fisik, kimia, dan mikrobiologi. Faktor fisik terkait kondisi ruangan yang tidak mendukung pengamanan makanan, seperti sirkulasi udara dan temperatur yang kurang baik.

Faktor kimia yaitu adanya zat-zat kimia yang digunakan untuk mempertahankan kesegaran bahan makanan, seperti obat penyemprot hama. Sementara faktor mikrobiologi yakni yang disebabkan adanya kontaminasi bakteri, virus, jamur dan parasit.

Baca juga: Inilah 5 Jenis Makanan yang Dapat Meningkatkan IQ






Penyebab Diare dan Gejalanya

14 jam lalu

Penyebab Diare dan Gejalanya

Diare kronis dapat menjadi tanda penyakit usus atau gangguan usus fungsional. Berikut gejala dan penyebabnya.


Penyakit yang Biasa Menyerang setelah Bencana Alam

15 jam lalu

Penyakit yang Biasa Menyerang setelah Bencana Alam

Beberapa penyakit biasa muncul usai bencana. Berikut, beberapa penyakit yang rawan menjangkiti para korban bencana alam.


Hati-hati, HIV pada Anak Sering tanpa Gejala Khas

15 jam lalu

Hati-hati, HIV pada Anak Sering tanpa Gejala Khas

Dokter mengatakan HIV pada anak sering tidak menimbulkan gejala khas sehingga kadang dapat mengecoh orang tua.


8 Makanan untuk Meningkatkan Energi Menurut Pakar

17 jam lalu

8 Makanan untuk Meningkatkan Energi Menurut Pakar

Ketika semua sistem tubuh Anda bekerja secara optimal, Anda akan merasa lebih baik dan memiliki energi untuk beraktivitas.


Ini Penyakit yang Paling Besar Menghabiskan Dana BPJS Kesehatan

1 hari lalu

Ini Penyakit yang Paling Besar Menghabiskan Dana BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan mencatat penyakit katastropik atau penyakit berbiaya mahal dalam klaim biaya pelayanan kesehatan JKN-KIS.


Inilah 7 Penyakit yang Belum Ditemukan Obatnya

1 hari lalu

Inilah 7 Penyakit yang Belum Ditemukan Obatnya

Tidak semua penyakit yang ada di dunia ini mampu ditemukan obat penawarnya. Berikut sejumlah penyakit yang belum ditemukan obatnya.


Apakah Seorang Bisa Terkena Demam Berdarah Lebih dari Satu Kali?

1 hari lalu

Apakah Seorang Bisa Terkena Demam Berdarah Lebih dari Satu Kali?

Seorang dapat terkena demam berdarah dari dua atau lebih jenis demam berdarah yang berbeda. Karena itu seorang dapat menderita DBD lebih dari sekali.


Konten Mukbang, Mengapa Bisa Diminati?

1 hari lalu

Konten Mukbang, Mengapa Bisa Diminati?

Istilah mukbang berasal dari gabungan dua kata Korea, yaitu mukja berarti makan dan bang-song artinya penyiaran


Tidak Mau Bau Kaki, Hindari Berlebihan Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini

1 hari lalu

Tidak Mau Bau Kaki, Hindari Berlebihan Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini

Bau kaki adalah masalah yang dihadapi banyak orang. Ini adalah suatu masalah yang memalukan dan membatasi kebebasan seseorang. Orang yang memiliki bau kaki akan berpikir dua kali saat harus melepas sepatu saat bertamu.


Uji Klinis Vaksin HIV Bidik Sel-B untuk Lawan Jutaan Varian Virus

2 hari lalu

Uji Klinis Vaksin HIV Bidik Sel-B untuk Lawan Jutaan Varian Virus

Berikut ini adalah hasil awal uji klinis vaksin HIV dengan pendekatan baru tersebut.