Tiga Langkah Sehat untuk Jaga Kesehatan Paru-paru

Reporter

Ilustrasi Tuberkulosis atau TBC. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Spesialis paru dan respirasi Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Hario Baskoro, mengatakan tiga pola hidup sehat yang sangat penting untuk menjaga kesehatan paru-paru, dimulai dari  tidak merokok.

“Pola hidup itu sangat penting untuk kesehatan paru-paru. Yang pertama saya coba soroti adalah kebiasaan merokok. Ini memang sudah terbukti secara ilmiah dan penelitian, merokok bisa mengakibatkan gangguan di paru-paru, mulai ringan sampai berat,” kata Hario.

Ia mengatakan secara umum asap rokok dapat menyebabkan saluran napas menjadi rusak dan tidak normal lagi. Ketika orang merokok maka sistem pertahanan alami yang dimiliki paru-paru akan terganggu dan fungsi menyaring debu pun tidak efektif lagi.

“Di dalam saluran napas itu secara alami terdapat struktur dalam yang berfungsi menjaga agar bisa tetap aman (dari debu dalam udara yang masuk),” ujarnya.

Rutin olahraga
Selain menghindari rokok, berolahraga secara rutin juga perlu diterapkan untuk membantu kesehatan jantung tetap terjaga. Hario mengatakan olahraga secara tidak langsung akan mengefisienkan kerja jantung dan proses penyerapan oksigen di paru-paru.

“Memang, olahraga itu tidak secara langsung menaikkan fungsi paru-paru. Tetapi komponen itu bekerja sama dengan jantung,” katanya.

Selain itu, gaya hidup lainnya juga termasuk tetap menerapkan pola makan dengan konsep gizi berimbang walau tidak terdapat pilihan makanan tertentu yang secara langsung berkontribusi pada kesehatan paru-paru. Namun, pada kondisi-kondisi tertentu, yakni orang yang sudah menjadi penderita penyakit paru, seperti tuberkulosis (TBC) dan kanker paru-paru, pola makan yang baik pun penting untuk lebih diperhatikan. Apalagi pada kondisi TBC dan kanker paru-paru biasanya nafsu makan menurun.

“Pada kondisi-kondisi yang memang sudah terjadi memang pilihan asupannya harus yang baik dengan gizi yang baik, protein dan kalorinya disesuaikan. Atau pada pasien kanker paru, itu juga sama, berat badannya turun dan nafsu makannya juga menurun. Pada kondisi-kondisi itu memang penting untuk diperhatikan,” jelasnya.

Baca juga: Inilah 4 Makanan dan Minuman yang Buruk untuk Kesehatan Paru-Paru






Inilah Ciri-ciri Jantung Anda Bermasalah

2 hari lalu

Inilah Ciri-ciri Jantung Anda Bermasalah

Tidak semua masalah jantung datang dengan tanda peringatan yang jelas. Karena itu penting untuk mengetahui ciri-ciri pada tubuh yang berhubungan dengan masalah jantung.


Kapan Detak Jantung Janin Mulai Terdengar?

2 hari lalu

Kapan Detak Jantung Janin Mulai Terdengar?

Detak jantung janin dapat terdengar setelah usia kehamilan mencapai 5-6 minggu.


Menkes Kucurkan Rp 31 Trilun Agar Semua Daerah Bisa Lakukan Operasi Jantung

3 hari lalu

Menkes Kucurkan Rp 31 Trilun Agar Semua Daerah Bisa Lakukan Operasi Jantung

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin minta operasi jantung pasang ring atau pemasangan ring jantung bisa dilakukan di semua kabupaten kota


6 Faktor Risiko yang Mempengaruhi Hipertensi

3 hari lalu

6 Faktor Risiko yang Mempengaruhi Hipertensi

Gejala hipertensi atau tekanan darah tinggi muncul rasa tertekan di kepala


Kurang Gizi Perburuk Penyakit Paru Obstruktif Kronis

6 hari lalu

Kurang Gizi Perburuk Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Salah satu manifestasi yang sering dialami penderita penyakit paru obstruktif kronis adalah gangguan gizi atau malnutrisi. Berikut saran dokter.


Sejumlah Faktor Risiko Penyebab Kanker Paru

7 hari lalu

Sejumlah Faktor Risiko Penyebab Kanker Paru

Dokter mengingatkan sejumlah faktor risiko yang mempengaruhi timbulnya kanker paru, termasuk merokok dan polusi udara.


Ragam Penyebab Batuk Tak Juga Sembuh

9 hari lalu

Ragam Penyebab Batuk Tak Juga Sembuh

Ada beberapa penyebab batuk tidak kunjung sembuh. Berikut penyebab batuk berkepanjangan, gejala, dan cara pengobatan.


Awas, Varises Dibiarkan Bisa Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

9 hari lalu

Awas, Varises Dibiarkan Bisa Sebabkan Serangan Jantung dan Stroke

varises yang tidak ditangani bisa menyebabkan peningkatan rasa sakit, pembengkakan, dan peradangan pada pembuluh darah, bahkan serangan jantung.


Cina Laporkan Kematian Covid-19 Pertama dalam 6 Bulan, Pria Berusia 87 Tahun

9 hari lalu

Cina Laporkan Kematian Covid-19 Pertama dalam 6 Bulan, Pria Berusia 87 Tahun

Beijing melaporkan 621 kasus Covid-19 baru pada hari Sabtu.


Ramai Kabar Urip Hidup Lagi Setelah Dikabarkan Mati, Bisakah Mati Suri Dijelaskan Secara Ilmiah?

12 hari lalu

Ramai Kabar Urip Hidup Lagi Setelah Dikabarkan Mati, Bisakah Mati Suri Dijelaskan Secara Ilmiah?

Kabar Urip hidup lagi, ramai belakangan ini. Istilah mati suri digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang pernah mati dan hidup lagi.