"

5 Bahaya Diagnosis Diri atau Self Diagnosed

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Ilustrasi internet. (abc.net.au)
Ilustrasi internet. (abc.net.au)

TEMPO.CO, Jakarta - Tindakan diagnosis diri atau self diagnosed, istilah yang digunakan untuk memeriksa penyakit sendiri atau tanpa ahli medis. Ciri diagnosis diri juga mencari gejala dan cara menyembuhkannya melalui Internet.

Mengutip dari Psychology Today, diagnosis diri ak bisa diandalkan dibandingkan dari seorang ahli medis. Sebab, itu berkaitan tingkat kredibilitas para profesional sehubungan dengan pengalaman pendidikan. Diagnosis diri tak bisa dianggap biasa, karena rentan berisiko buruk terhadap kesehatan. Self diagnosed suatu hal yang salah karena tidak ada bukti ilmiah medis.

Baca juga: Tak Tepat Melakukan Diagnosis Diri, Bagaimana Kiat Mencegahnya?

Risiko bahaya diagnosis diri

Selain membahayakan diri sendiri, terdapat beberapa bahaya lain dari self diagnose. Berikut ini adalah bahaya dari melakukan self diagnosed, dikutip dari laman Psychology Today.

1. Risiko keliru

Seseorang  yang melakukan self diagnosed cenderung berasumsi melalui opini dan informasi yang didapat dari Internet. Informasi diterima tanpa melakukan konfirmasi kepada tenaga profesional, seperti dokter, psikolog, atau psikiater.

2.  Memperburuk kondisi

Ketika seseorang melakukan self diagnosed akan menunda beberapa waktu untuk bertemu ahli medis. Penundaan itu berisiko membuat gejala yang dialami makin buruk.

3.  Sulit percaya saran profesional

Ketika seseorang terbiasa melakukan self diagnosed, ia akan menyangkal kebenaran yang disampaikan oleh ahli medis profesional. Sebab, ia merasa ada ketakcocokan antara informasi yang didapat dari Internet dan keterangan ahli medis profesional.

4. Mengabaikan ahli medis

Pada 2013, Pew Research Center’s Internet and American Life Project menunjukkan, sepertiga responden survei yang melakukan self diagnosed dengan bantuan Internet menolak datang ke dokter.

5. Salah penanganan

Ketika seseorang melakukan self diagnosed,  berisiko untuk keliru penanganan dan salah obat. Hal ini membahayakan diri sendiri dan memperburuk keadaan.

Baca: Mengapa Diagnosis Diri Rentan Berisiko Buruk terhadap Kesehatan?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.








Ini Kiat Mengajari Anak Berpuasa

5 hari lalu

Ilustrasi anak kecil berpuasa. parenthub.com.au
Ini Kiat Mengajari Anak Berpuasa

Anak bisa diajarkan berpuasa sedini mungkin namun dengan tetap memperhatikan porsi pikiran dan kekuatan fisik mereka.


Marak Jastip Obat dari Luar Negeri, Ini yang Perlu Diperhatikan

6 hari lalu

ilustrasi obat (pixabay.com)
Marak Jastip Obat dari Luar Negeri, Ini yang Perlu Diperhatikan

Kemenkes mengimbau masyarakat mewaspadai produk obat-obatan yang diperoleh melalui jastip dari luar negeri sebab belum terjamin mutu dan keamanannya.


Justin Bieber Perlihatkan Gerakan Wajahnya setelah Diagnosis Sindrom Ramsay Hunt

6 hari lalu

Justin Bieber. Instagram/@justinbieber.
Justin Bieber Perlihatkan Gerakan Wajahnya setelah Diagnosis Sindrom Ramsay Hunt

Juni lalu, Justin Bieber mengatakan bahwa dia didiagnosis dengan sindrom Ramsay Hunt, menyebabkan dia mengalami kelumpuhan sebagian wajah.


Hakim di Amerika Serikat Pertimbangkan Larang Pil Aborsi

7 hari lalu

Ilustrasi aborsi. Chip Somodevilla/Getty Images
Hakim di Amerika Serikat Pertimbangkan Larang Pil Aborsi

Hakim di Amerika Serikat mempertimbangkan permintaan kelompok anti-aborsi untuk melarang penjualan obat secara nasional.


Kembangkan Industtri Farmasi demi Harga Obat yang Terjangkau

9 hari lalu

Seabrek persoalan lama menyebabkan harga obat di Indonesia tinggi. Pemerintah diminta mengembangkan industri farmasi.
Kembangkan Industtri Farmasi demi Harga Obat yang Terjangkau

Pemerintah diminta mengembangkan industri farmasi untuk menurunkan harga obat.


Mahasiswi UI Meninggal Jelang Wisuda, Psikolog Sebut Berbagai Cara untuk Mencegah Bunuh Diri

10 hari lalu

Ilustrasi tokoh meninggal. Pixabay
Mahasiswi UI Meninggal Jelang Wisuda, Psikolog Sebut Berbagai Cara untuk Mencegah Bunuh Diri

Mahasiswi UI itu seharusnya diwisuda pada Sabtu 11 Maret 2023 sebagai wisudawati Prodi Sarjana Ilmu Komunikasi Kelas Khusus Internasional (KKI).


Mulai Bahas RUU Kesehatan, Pemerintah Janjikan Partisipasi Publik Bermakna

11 hari lalu

Sejumlah tenaga kesehatan dari berbagai organisasi kesehatan membentangkan spanduk saat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 28 November 2022. Dalam aksi tersebut mereka menolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang saat ini masuk dalam Prolegnas prioritas. TEMPO/M Taufan Rengganis
Mulai Bahas RUU Kesehatan, Pemerintah Janjikan Partisipasi Publik Bermakna

Pemerintah dan DPR akan memulai tahapan pembahasan bersama RUU Kesehatan.


Dokter Muda di Inggris Bersiap Mogok Massal, Protes Gaji Kecil

12 hari lalu

Ilustrasi dokter. Sumber: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk
Dokter Muda di Inggris Bersiap Mogok Massal, Protes Gaji Kecil

Dokter muda di Inggris mengancam akan mogok massal karena kecilnya gaji dan tunjangan kesehatan. Mereka terancam tak bisa membayar pinjaman kuliah.


Guru Besar Unair Beberkan Senyawa Antikanker dan Dengue 3 Jenis Tanaman Ini

16 hari lalu

Mengatasi Mahalnya Pengobatan Kanker
Guru Besar Unair Beberkan Senyawa Antikanker dan Dengue 3 Jenis Tanaman Ini

Riset dan penemuan senyawa tanaman untuk obat antikanker dan DBD telah mengantar Alfinda Novi Kristanti ke pengukuhan dirinya sebagai guru besar.


Diadukan Soal Dugaan Malpraktik, RS Buah Hati: Kemenkes Tak Berwenang Menilai Etik Dokter

17 hari lalu

Yuliantika, seorang pasien yang diduga menjadi korban mal praktik di Rumah Sakit Buah Hati, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. TEMPO/Muhammad Iqbal
Diadukan Soal Dugaan Malpraktik, RS Buah Hati: Kemenkes Tak Berwenang Menilai Etik Dokter

Tim Kuasa Hukum RS Buah Hati Tangsel menyebut Kemenkes tidak berwenang menilai etik profesi seorang dokter. Soal dugaan malpraktik.