5 Alasan Punya Asuransi, Bikin Hati Tenang

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

Ilustrasi Asuransi Jiwa. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Anda sudah punya asuransi? Asuransi merupakan salah satu instrumen finansial yang wajib dimiliki oleh seluruh masyarakat sebagai bentuk perlindungan untuk masa depan. Walaupun penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah, pemahaman dan minat akan pentingnya asuransi di Indonesia pun sudah semakin meningkat. Hal ini terlihat dari angka adopsi asuransi jiwa penduduk Indonesia yang dipaparkan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dalam siaran pers terkait Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Semester I 2022. Tercatat pada semester awal tahun 2022 ini, sebanyak 73,9 juta penduduk Indonesia sudah terlindungi asuransi jiwa. Penetrasi asuransi jiwa terhadap jumlah populasi penduduk Indonesia pun untuk pertama kalinya berhasil mencapai angka 8 persen. 

“Jika kita melihat piramida perencanaan keuangan hal pertama yang harus kita penuhi adalah cash flow yang positif dan kepemilikan dana darurat. Umumnya bila hal tersebut terpenuhi, masyarakat cenderung langsung naik ke tahap ketiga yaitu investasi. Padahal yang harus dilakukan adalah tahap kedua yaitu manajemen risiko, salah satunya dengan memiliki asuransi. "Dengan begitu risiko-risiko kerugian finansial sudah bisa minimalisasi secara baik dengan manfaat yang didapatkan asuransi” ujar Direktur Bisinis Qoala Plus Tirto Utomo dalam keterangan pers pertengahan Oktober 2022.

Berikut ini 5 alasan Anda punya asuransi menurut Qoala Plus:

1. Memberi perlindungan tambahan untuk diri sendiri dan keluarga

Kejadian yang tidak diinginkan bisa terjadi kepada siapapun, di manapun, dan kapanpun. Kepemilikan asuransi jiwa akan sangat membantu Anda untuk mengantisipasi jika seandainya hal itu terjadi. Asuransi jiwa merupakan asuransi yang dibayarkan perusahaan asuransi kepada pemegang asuransi jika terkena dampak kerugian tak terduga seperti kematian, cacat total, dan keadaan tidak produktif (terlalu tua) sehingga mengakibatkan hilangnya sumber penghasilan. Apabila Anda merupakan seorang kepala keluarga dan seandainya terjadi hal yang tidak terduga kepadamu, memiliki asuransi jiwa akan memberikan perlindungan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.

2. Menjadi bagian dari perencanaan keuangan untuk masa depan

Perencanaan keuangan yang dimiliki bisa lebih efektif berjalan, ketika faktor risiko-risiko kerugian finansial sudah Anda minimalisasi secara baik dengan asuransi. Jika setiap bulan Anda berinvestasi senilai 20 persen dari pendapatan rutin untuk berbagai tujuan keuangan jangka pendek, menengah maupun panjang. Apabila memiliki asuransi kesehatan, maka saat Anda terjatuh sakit dan membutuhkan biaya pengobatan, arus kas tidak terganggu karena ada asuransi yang menutup biaya tersebut. Alokasi anggaran untuk berinvestasi tetap aman dan tujuan keuangan Anda bisa lebih mudah diwujudkan. Sebaliknya, bila Anda belum memiliki asuransi, maka arus kas akan terganggu untuk membiayai pengobatan. Bisa-bisa alokasi pendapatan yang sedianya digunakan untuk investasi menjadi terganggu.

3. Menekan risiko kemungkinan bangkrut atau harta habis karena biaya pengobatan

Perlu kita sadari bahwa biaya pengobatan dan kesehatan saat ini tidak murah, bahkan biaya tersebut semakin mahal dari hari ke hari. Hal ini berkaitan dengan teknologi di bidang kedokteran yang semakin canggih. Biaya kesehatan mengalami kenaikan sebesar 13 persen setiap tahunnya. Dengan biaya yang mahal tersebut, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami bangkrut ketika harus membayar biaya pengobatan. Terlebih jika sakit datang tanpa diduga. Di sinilah pentingnya asuransi yang akan menggantikan biaya pengobatan. Anda cukup membayar premi setiap bulan atau setiap tahunnya, maka risiko bangkrut akibat mahalnya biaya pengobatan dan kesehatan dapat diminimalisir. 

4. Mempermudah nasabah untuk mendapatkan fasilitas kesehatan terbaik

Memiliki asuransi sama dengan memiliki akses untuk fasilitas kesehatan terbaik saat berobat. Anda akan mendapatkan pelayanan serta fasilitas kesehatan terbaik sesuai dengan premi yang dibayarkan. Berbagai manfaat pelayanan kesehatan bisa didapatkan seperti rawat inap, biaya kamar ICU, dokter spesialis, pengobatan penyakit kritis, penggantian biaya obat dan resep, rawat jalan, hingga santunan meninggal. Umumnya, rekanan rumah sakit yang diberikan oleh perusahaan asuransi juga merupakan rumah sakit yang kompeten dengan berbagai fasilitas lengkap. Hal ini yang sedikit membedakan asuransi kesehatan dengan BPJS. Jika BPJS hanya menyediakan faskes tingkat I untuk berobat, asuransi dapat memberikan layanan dokter spesialis dan rumah sakit terbaik dengan peralatan lengkap bahkan dengan teknologi terkini untuk mempercepat kesembuhan, bahkan meminimalisir efek samping atau komplikasi yang akan timbul.

5. Memberi rasa aman, tenang, dan nyaman di masa depan

Alasan lain pentingnya asuransi untuk dimiliki adalah memberikan rasa aman, tenang, dan nyaman. Tak dapat dipungkiri bahwa dengan memiliki asuransi, Anda akan merasa lebih aman, tenang, dan nyaman dalam menjalani kehidupan. Tidak ada rasa was-was atau takut jika terjadi hal tidak terduga di masa depan. Hal ini dikarenakan Anda memiliki perlindungan atau proteksi kesehatan yang dapat dipakai kapan saja jika dibutuhkan. Dengan memiliki asuransi, Anda tidak akan takut merepotkan keluarga maupun orang terdekat jika harus mengeluarkan biaya pengobatan dalam jumlah banyak.

Pada peringatan Hari Asuransi Nasional, 18 Oktober, Qoala Plus sebagai salah satu unit bisnis utama dari Qoala, akan membagikan 100 asuransi Personal Accident (PA) Kecelakaan Diri  kepada masyarakat Indonesia melalui akun instagram Qoala Plus yaitu @qoalaplus. 

Baca: Usai Viral Gaji Pekerja Asuransi Rp 1,1 Miliar, 3 Perempuan Ini Cerita Rencana Kumpulkan Rp 100 Miliar Pertama






Terpopuler Bisnis: Skenario Bahlil Jika RI Kalah di WTO Lagi, Telanjur Bayar Mahal PBB Solo

20 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Skenario Bahlil Jika RI Kalah di WTO Lagi, Telanjur Bayar Mahal PBB Solo

Berita terpopuler ekonomi bisnis Selasa kemarin dimulai dari pernyataan Bahlil Lahadalia menekankan Indonesia tetap melarang ekspor nikel.


Unit Link Sering Dikeluhkan Nasabah Asuransi, Ternyata Ini Akar Masalahnya

1 hari lalu

Unit Link Sering Dikeluhkan Nasabah Asuransi, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Banyak nasabah asuransi yang memiliki unit link merasa dijebak karena hasil investasi yang dijanjikan tidak sesuai ekspektasi. Di mana akar masalahnya


Jokowi Cerita Banyak Nasabah Asuransi Menangis Persoalkan Unit Link, Apa Itu Unit Link?

1 hari lalu

Jokowi Cerita Banyak Nasabah Asuransi Menangis Persoalkan Unit Link, Apa Itu Unit Link?

Jokowi bercerita banyak nasabah asuransi mengadu kepadanya sambil menangis, berharap uangnya kembali. Beberapa di antaranya mempersoalkan unit link.


OJK Pantau Intensif 4 Perusahaan Asuransi Bermasalah Ini, Apakah Termasuk yang Disebut Jokowi?

1 hari lalu

OJK Pantau Intensif 4 Perusahaan Asuransi Bermasalah Ini, Apakah Termasuk yang Disebut Jokowi?

OJK terus memantau empat perusahaan asuransi bermasalah ini. Mana saja dan bagaimana perkembangannya?


Jokowi Tegur OJK Soal Banyak Kasus Asuransi Rugikan Nasabah, Apa Sebetulnya Masalah Utama Industri Ini?

2 hari lalu

Jokowi Tegur OJK Soal Banyak Kasus Asuransi Rugikan Nasabah, Apa Sebetulnya Masalah Utama Industri Ini?

Jokowi menegur OJK karena banyaknya kasus industri asuransi dan merugikan tak sedikit nasabah. Apa penjelasan otoritas soal hal ini?


Sentil OJK Soal Banyak Masalah di Asuransi, Jokowi Sebut Asabri, Jiwasraya, Wanaartha hingga ...

2 hari lalu

Sentil OJK Soal Banyak Masalah di Asuransi, Jokowi Sebut Asabri, Jiwasraya, Wanaartha hingga ...

Jokowi mengkritik kinerja pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena banyaknya persoalan di industri keuangan yang bermunculan.


Sosok Evelina Fadil Pietruschka, Bos Asuransi Wanaartha yang Diduga Lakukan Tindak Pidana

5 hari lalu

Sosok Evelina Fadil Pietruschka, Bos Asuransi Wanaartha yang Diduga Lakukan Tindak Pidana

OJK meminta Evelina Fadil Pietruschka kembali ke Indonesia untuk bertanggung jawab atas masalah asuransi Wanaartha. Siapa Evelina sebenarnya?


OJK Beberkan Langkah Penguatan Pengawasan Industri Asuransi, Apa Saja?

5 hari lalu

OJK Beberkan Langkah Penguatan Pengawasan Industri Asuransi, Apa Saja?

OJK membeberkan langkah yang dilakukan untuk memperkuat industri asuransi yang semakin melindungi konsumen. Salah satunya, dengan membenahi pengaturan dan pengawasan sektor asuransi.


Kasus Wanaartha, OJK: 854 Pemegang Polis Ajukan Tagihan ke Tim Likuidasi

5 hari lalu

Kasus Wanaartha, OJK: 854 Pemegang Polis Ajukan Tagihan ke Tim Likuidasi

OJK menyampaikan laporan terbaru dari Tim Likuidasi Wanaartha Life. Menurut OJK, sudah ada ratusan pemegang polis yang mengajukan tagihan ke TL.


OJK Beberkan Perkembangan Penyelesaian Kasus Asuransi Bumiputera, Manfaat Polis Turun?

5 hari lalu

OJK Beberkan Perkembangan Penyelesaian Kasus Asuransi Bumiputera, Manfaat Polis Turun?

OJK blak-blakan menjelaskan perkembangan terakhir soal penanganan masalah di Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Seperti apa penjelasannya?