Tes Kejiwaan untuk Memeriksa Kesehatan Mental

Ilustrasi pria konsultasi dengan Psikolog. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus pembunuhan di apartemen di kawasan Pramuka, Jakarta Timur, Senin, 17 Oktober 2022 sangat disoroti karena pelakunya Christian Rudolf Martahi Tobing sempat tertawa-tawa. Ia tertawa setelah membunuh korbannya. Pelaku terekam CCTV tertawa sambil membawa jenazah korban menggunakan troli. Rudolf Tobing pun menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, pada Selasa, 25 Oktober 2022.

Apa itu tes kejiwaan?

Merujuk Psych Central, tes kejiwaan dasar juga termasuk perawatan kesehatan mental. Tes ini sering digunakan untuk mengukur dan mengamati perilaku, emosi, dan pikiran seseorang.

Mengutip Britannica, tes kejiwaan atau psikologis, secara sistematis untuk mengukur perilaku psikofisik. Hal itu terkait kemampuan, masalah, membuat prediksi tentang kinerja psikologis.

Baca: Tersangka Pembunuhan Berencana Rudolf Tobing Jalani Tes Kejiwaan di RS Polri Hari Ini

Tes dilakukan oleh psikolog yang akan memeriksa dan mengevaluasi hasil tes kejiwaan untuk menentukan penyebab. Misalnya, tingkat gangguan mental dan durasi gejala. Itu yang akan memandu dalam membuat rencana perawatan yang memenuhi kebutuhan.

Tes kejiwaan bisa berupa objektif dan proyektif:

  • Pengujian objektif menjawab pertanyaan dengan tanggapan yang ditetapkan seperti ya, tidak dan benar atau salah.
  •  Pengujian proyektif mengevaluasi tanggapan terhadap rangsangan ambigu untuk mengungkap emosi tersembunyi dan konflik internal..

Tes kejiwaan bisa mencakup tes formal atau mengacu norma untuk mengukur kemampuan seseorang memahami konsep berbeda. Itu bisa berupa daftar periksa dan kuesioner. Setiap ukuran tes memastikan keandalan, validitas, dan objektivitas yang dibutuhkan untuk menghindari bias dalam menilai atau menafsirkan hasil pemeriksaan.

Psikolog menggunakan tes kejiwaan untuk memeriksa berbagai faktor, termasuk kecerdasan emosional, kepribadian, bakat mental, dan fungsi neurologis. Selama evaluasi psikologis, penilaian juga digunakan untuk membantu mendiagnosis dan mengobati kondisi kesehatan mental. Penilaian meliputi tes standar, yaitu:

  • Survei
  • Wawancara klinis
  • Data pengamatan
  • Ujian kesehatan
  • Riwayat pendidikan dan medis sebelumnya

Baca: Tindakan Pembunuhan dalam Sudut Pandang Psikologi Kriminal

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Daftar 5 Pelanggaran Anggota Densus 88 Sebelum Membunuh Sopir Taksi Online di Depok

8 jam lalu

Daftar 5 Pelanggaran Anggota Densus 88 Sebelum Membunuh Sopir Taksi Online di Depok

Anggota Densus 88 yang membunuh sopir taksi online pernah melakukan lima pelanggaran. Dia telah dihukum.


5 Kondisi yang Mempengaruhi Megalomania

20 jam lalu

5 Kondisi yang Mempengaruhi Megalomania

Megalomania pandangan seseorang yang menganggap dirinya memiliki kebesaran, keagungan, kekuasaan


6 Hal yang Memicu Seseorang Melakukan Ghosting

21 jam lalu

6 Hal yang Memicu Seseorang Melakukan Ghosting

Orang yang melakukan ghosting berkemungkinan pula mengalami konsekuensi psikologis


Penyebab Gangguan Kepribadian Antisosial dan Kiat Perawatannya

1 hari lalu

Penyebab Gangguan Kepribadian Antisosial dan Kiat Perawatannya

Gangguan kepribadian antisosial (ASPD) cenderung bersikap mengabaikan orang lain


Anggota Densus 88 yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Ditangkap di Bekasi

1 hari lalu

Anggota Densus 88 yang Bunuh Sopir Taksi Online di Depok Ditangkap di Bekasi

Bripda HS pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online di Depok ditangkap di Bekasi oleh kesatuannya sendiri, Densus 88 Antiteror.


Korban Pembunuhan di Depok Diduga Sempat Antar Pelaku, Anggota Densus 88 Mengaku Tak Punya Uang

1 hari lalu

Korban Pembunuhan di Depok Diduga Sempat Antar Pelaku, Anggota Densus 88 Mengaku Tak Punya Uang

Korban pembunuhan di Depok sempat mengantarkan pelaku yang merupakan anggota Densus 88. Pelaku mengaku tak punya uang.


Sopir Taksi Online di Depok Dibunuh Anggota Densus 88, Istri Minta Diusut Tuntas

1 hari lalu

Sopir Taksi Online di Depok Dibunuh Anggota Densus 88, Istri Minta Diusut Tuntas

Anggota Densus 88 menjadi pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir taksi online di Depok. Istri korban minta polisi mengusut tuntas kasus ini.


Polda Metro Benarkan Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok Anggota Densus 88

1 hari lalu

Polda Metro Benarkan Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online di Depok Anggota Densus 88

Polda Metro membenarkan pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online di Depok adalah polisi anggota Densus 88.


Ecky Mutilasi Mayat Angela Selama Seminggu di Apartemen Korban pada Agustus 2019

1 hari lalu

Ecky Mutilasi Mayat Angela Selama Seminggu di Apartemen Korban pada Agustus 2019

Ecky membunuh Angela pada Juni 2019 lalu memutilasinya dua bulan kemudian. Dilakukan di apartemen korban.


Siasat Pelaku Mutilasi di Bekasi Hilangkan Bau Busuk: Tabur Kopi hingga Nyalakan AC

1 hari lalu

Siasat Pelaku Mutilasi di Bekasi Hilangkan Bau Busuk: Tabur Kopi hingga Nyalakan AC

Pelaku mutilasi di Bekasi melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan bau busuk usai membunuh Angela Hindriati Wahyuningsih (54 tahun).