Menunggu Sirop Obat Batuk Aman, Coba 4 Bahan Alami untuk Redakan Batuk

Ilustrasi madu. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika batuk, tubuh menjadi tidak nyaman untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Batuk juga membuat tenggorokan terasa gatal disertai dengan dahak atau lendir di saluran pernapasan. Melansir medicalnewstoday.com, sejatinya batuk membantu tubuh untuk membersihkan iritasi dan infeksi di dalam tubuh.

Namun, batuk yang terjadi secara terus-menerus menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga harus segera ditangani.

Baca: Mengenal 5 Jenis Batuk pada Anak-anak

Obat Batuk dari Bahan Alami

Pengobatan batuk dapat dilakukan salah satunya dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah. Berikut adalah bahan-bahan alami yang bisa membantu meredakan batuk:

1. Air hangat

Air hangat adalah salah satu bahan alami yang dapat membantu meredakan pilek dan batuk selain baik untuk menjaga dehidrasi tubuh. Untuk yang sedang mengalami jenis batuk pilek atau bersin cobalah meminum air dengan suhu ruangan, dan untuk penderita batuk disertai radang tenggorokan sangat disarankan untuk menghindari minuman terlalu panas.

2. Garam

Garam dapat membantu meredakan batuk berdahak dan sakit tenggorokkan. Untuk memanfaatkan garam sebagai obat batuk, caranya masukkan satu sendok the ke dalam secangkir air hangat. Aduk garam dan air tersebut sampai larut. Setelah itu, biarkan beberapa saat sampai dingin. Gunakan air garam tersebut untuk berkumur dan tahan campuran tersebut di bagian tenggorokan selama beberapa saat sebelum dimuntahkan. Lakukan beberapa kali dalam sehari sampai batuk membaik.

3. Jahe

Jahe dapat meredakan batuk kering atau asma, karena memiliki sifat anti-inflamasi. Jahe juga dapat meredakan mual dan nyeri. Untuk mengolahnya rebus 3-4 siung jahe dengan air panas kira-kira sebanyak empat gelas.Setelah itu pisahkan jahe dengan air rebusan bila perlu tambahkan madu agar lebih nikmat lagi. Jahe bisa  langsung dikunyah bila tenggorokan merasa gatal.

4. Madu

Kegunaan madu sebagai obat herbal Pereda berbagai penyakit sudah tidak perlu diragukan lagi. Madu selain membantu meredakan sakit tenggorokan, madu juga sama efektifnya dalam meredakan gejala batuk. Bahkan melansir healthline.com, madu lebih efektif daripada dekstrometorfan, obat batuk, dalam meredakan gejala batuk.

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca juga: 5 Manfaat Madu, Kontrol Berat Badan dan Pereda Batuk Alami

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Wedang Ronde Kuliner Cina yang Berkembang di Indonesia, Bagaimana Resepnya?

1 hari lalu

Wedang Ronde Kuliner Cina yang Berkembang di Indonesia, Bagaimana Resepnya?

Wedang ronde warisan kuliner Cina di Indonesia, tapi namanya juga dipengaruhi Bahasa Belanda


Inilah 10 Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

5 hari lalu

Inilah 10 Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

Tidak semua makanan baik disimpan di kulkas. Berikut sejumlah makanan yang tidak boleh disimpan di kulkas.


Apakah Bayi Boleh Minum Jamu? Simak Penjelasan Berikut

7 hari lalu

Apakah Bayi Boleh Minum Jamu? Simak Penjelasan Berikut

Sejatinya anak-anak diperbolehkan konsumsi jamu atau obat herbal tetapi dengan memperhatikan sejumlah syarat. Bagaimana dengan bayi?


Inilah 7 Cara Mengobati Sariawan

11 hari lalu

Inilah 7 Cara Mengobati Sariawan

Meskipun bisa sembuh tanpa pengobatan, ada cara untuk mempercepat proses penyembuhan sariawan dan mengurangi ketidaknyamanan.


Makanan yang Harus Dihindari Anak yang Sedang Batuk

11 hari lalu

Makanan yang Harus Dihindari Anak yang Sedang Batuk

Meski buah baik untuk kesehatan, ternyata ada beberapa buah yang sebaiknya dihindari anak-anak saat mengalami batuk karena melepas histamin.


Ketika Menstruasi, Mengapa Tak Boleh Makan Pedas dan Minum Kopi? Saat Haid Hindari Sejumlah Makanan ini

14 hari lalu

Ketika Menstruasi, Mengapa Tak Boleh Makan Pedas dan Minum Kopi? Saat Haid Hindari Sejumlah Makanan ini

Sejumlah makanan berikut sebaiknya tidak dikonsumsi ketika masa menstruasi, salah satunya tak boleh makan pedas. Apa lagi?


Saat Menstruasi, Mengapa Harus Hindari Makanan Tinggi Garam?

14 hari lalu

Saat Menstruasi, Mengapa Harus Hindari Makanan Tinggi Garam?

Supaya menstruasi tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, perlu perhatikan beberapa hal berikut. Salah satunya hindari makanan tinggi garam.


Mengenali Perbedaan Batuk Biasa dan Reaksi Alergi

14 hari lalu

Mengenali Perbedaan Batuk Biasa dan Reaksi Alergi

Batuk alergi atau karena infeksi pilek berbeda. Apa cirinya gejalanya?


Apa Saja Ciri Makanan Ringan atau Camilan?

16 hari lalu

Apa Saja Ciri Makanan Ringan atau Camilan?

Camilan atau makanan ringan biasanya disantap antara sarapan dan makan siang


Sebab Lansia Butuh Asupan Asam Amino Glutamat

19 hari lalu

Sebab Lansia Butuh Asupan Asam Amino Glutamat

Kandungan asam amino glutamat dalam MSG dipercaya bermanfaat meningkatkan selera makan lansia.