Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Memelihara Kucing: Jangan Lupa Ada 8 Hal yang Perlu Diperhatikan

image-gnews
Ilustrasi bermain dengan kucing. Shutterstock.com
Ilustrasi bermain dengan kucing. Shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Memelihara kucing merupakan salah satu pilihan kegemaran menarik selain memiara anjing atau ayam.

Kucing dikenal menyenangkan, suka bermain, penyayang, dan sering kali sangat menghibur. Untuk anda yang belum pernah dan ingin memelihara kucing, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

8 Hal Perlu Diperhatikan 

  • Bersihkan bulu kucing secara rutin.

Menyikat atau menyisir bulu kucing membantu menghilangkan rambut mati dari tubuhnya sehingga mencegah kucing menelannya saat menjilati tubuhnya. Ini juga berfungsi sebagai alarm untuk lebih menyadari kalau-kalau ada tanda-tanda penyakit pada tubuhnya sehingga bisa segera ditangani. 

  • Sediakan air bersih.

Air bersih dan segar sangat penting untuk kesehatan kucing. Pastikan ketersediaan air memadai dan jangan lupa untuk rutin mengisi kembali air setiap hari. 

  • Pastikan memiliki kotak pasir yang cukup.

Mengutip PetSafe, aturan umum untuk kotak pasir adalah satu untuk setiap kucing ditambah satu lagi. Jadi, jika memiliki 2 kucing, setidaknya sediakan 3 kotak pasir.

Untuk mendorong kebiasaan membuang kotoran yang baik, jaga kebersihan kotak pasir. Membersihkan kotak kucing secara teratur akan membantu untuk melihat adanya perubahan pada urin atau feses kucing yang dapat mengindikasikan masalah kesehatan.

Baca : Cara Tepat Rawat Anak Kucing Agar Tetap Sehat 

  • Perhatikan kebiasaan buang air.

Terkadang kucing akan buang air kecil di luar kotak pasirnya jika kotaknya kotor. Tetapi sebelum menyalahkan keadaan keadaan kotak pasir atau perilaku kucing, jadwalkan kunjungan ke dokter hewan. Perubahan kebiasaan membuang kotoran bisa jadi tanda kucing mengalami infeksi saluran kemih atau masalah medis lainnya. 

  • Jaga kebersihan gigi kucing.

Seperti manusia, karang dapat tumbuh pada gigi kucing yang dapat menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan gigi. Bakteri yang terkumpul di gigi kucing juga dapat memasuki aliran darahnya, yang berpotensi menyebabkan penyakit lainnya. Jadwalkan perawatan gigi kucing dengan dokter hewan setidaknya setahun sekali untuk menjaga kondisi gigi kucing selalu dalam kondisi baik. 

  • Kunjungi dokter hewan secara rutin.
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kunjungan tahunan memberi kesempatan kepada dokter hewan untuk mendeteksi penyakit kucing potensial pada tahap awal, memberikan vaksin, dan membersihkan gigi kucing. Dokter hewan juga dapat memberi tahu apakah berat badan kucing sehat.

Risiko penyakit reproduksi dapat menyerang kucing...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Begini Proses di Balik Pemompaan, Sterilisasi, Hingga Distribusi Air Zam-zam

40 hari lalu

Seorang pekerja mengumpulkan jeriken berisi air zamzam yang diambil dari sumbernya di Pudai, Mekkah,  Arab Saudi (17/10). Setiap jamaah akan membawa air tersebut kembali ke negaranya.  ANTARA/Saptono
Begini Proses di Balik Pemompaan, Sterilisasi, Hingga Distribusi Air Zam-zam

Simak proses berteknologi tinggi dari pemompaan, sterilisasi hingga pendistribusian air Zam-zam di Arab Saudi


Dokter Memanfaatkan Teknologi Apple Watch untuk Mendeteksi Detak Jantung Singa dan Gajah

40 hari lalu

Dokter di Australia menggunakan Apple Watch untuk mengukur detak jantung singa (Instagram/@jungle_doctor)
Dokter Memanfaatkan Teknologi Apple Watch untuk Mendeteksi Detak Jantung Singa dan Gajah

Chloe Buiting menilai pemanfaatan Apple Watch untuk mendeteksi detak jantung hewan sebagai bentuk konservasi.


Penyebab Daging Hewan Kurban Alot Menurut Pakar

44 hari lalu

Sejumlah petugas memotong daging hewan kurban untuk didistribusikan di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 1 Juli 2023. Pada Hari Raya Idul Adha 1444 H / 2023 M panitia kurban Masjid Istiqlal memotong hewan kurban sebanyak 43 ekor sapi dan delapan ekor kambing. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Penyebab Daging Hewan Kurban Alot Menurut Pakar

Salah satu penyebab daging hewan kurban seperti kambing atau sapi alot ketika dimasak karena langsung dimasukkan ke dalam lemari pembeku.


Hewan Ternak Mati Akibat Penyakit Ngorok, Begini Penjelasan Dokter Hewan Unair

8 Mei 2024

Seorang warga memasang ketupat pada hewan ternak sapi miliknya saat mengikuti Tradisi Lebaran Sapi di lereng Gunung Merapi, Sruni, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu 17 April 2024. Tradisi Lebaran sapi yang dilakukan turun temurun pada bulan Syawal atau Lebaran ketupat itu sebagai rasa syukur bagi warga setempat atas hasil hewan ternak sapi yang baik sehingga dapat meningkatkan penghasilan ekonomi sekaligus untuk mengangkat potensi hewan ternak sapi di lereng Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Hewan Ternak Mati Akibat Penyakit Ngorok, Begini Penjelasan Dokter Hewan Unair

Ratusan sapi dan kerbau yang terserang penyakit ngorok ini mati mendadak.


7 Rumah di Sekitar Ledakan Gudang Peluru TNI AD Belum Bisa Ditinggali karena Masih Sterilisasi

4 April 2024

Petugas penjinak bahan peledak Denzipur 3 Kodam Jaya menyisir daerah rumah warga terdampak kebakaran ledakan Gudang Amunisi Kodam Jaya di Desa Parung Pinang, Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 1 April 2024. Penyisiran tersebut untuk mencari serpihan-serpihan bahan peledak yang sekiranya terlempar akibat ledakan dan terjatuh di kawasan rumah warga. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijay
7 Rumah di Sekitar Ledakan Gudang Peluru TNI AD Belum Bisa Ditinggali karena Masih Sterilisasi

Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan rumah warga yang rusak akibat ledakan gudmurah masih dalam proses sterilisasi.


Pastikan 5 hal Ini Jika Titipkan Kucing saat Mudik Lebaran

1 April 2024

Pekerja merawat kucing di Kopi Cat Cafe by Groovy Kemang, Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2020. Penerapan new normal di kafe ini meliputi pengurangan jumlah pengunjung, wajib memakai masker dan membersihkan kucing setiap satu jam sekali. ANTARA/Rivan Awal Lingga
Pastikan 5 hal Ini Jika Titipkan Kucing saat Mudik Lebaran

saat menitipkan hewan peliharaan ketika mudik lebaran, sejumlah hal ini perlu dipastikan


Jika Ditinggal Mudik Lebaran, Berapa Lama Kucing Bertahan Tanpa Makan?

1 April 2024

Seekor kucing liar tampak duduk di atas tiang pembatas dekat Zebra Cross saat pekerja kantoran dan warga menyeberangi jalan, di Jalan Dr. Prof. Satrio, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 12 Februari 2024. Berdasarkan data Pet Secure, Indonesia masuk dalam negara dengan populasi kucing terbanyak di dunia. TEMPO/Imam Sukamto
Jika Ditinggal Mudik Lebaran, Berapa Lama Kucing Bertahan Tanpa Makan?

Kucing merupakan makhluk hidup yang butuh makan. Namun apa jadinya jika kucing kekurangan makan karena tertinggal saat mudik.


5 Tips Merawat Kucing Setelah Melahirkan

30 Maret 2024

Ilustrasi kucing anggora (unsplash/Hiroko Sekine)
5 Tips Merawat Kucing Setelah Melahirkan

Berikut adalah beberapa langkah penting untuk membantu merawat kucing dan bayinya setelah persalinan.


Cerita Anisa, Wisudawan Terbaik UB yang Ingin Jadi Dokter Hewan Seperti Orang Tuanya

21 Januari 2024

Anisa Awanis Putri Ratna Suseno, S.KH, salah satu wisudawan terbaik UB. Dok. UB
Cerita Anisa, Wisudawan Terbaik UB yang Ingin Jadi Dokter Hewan Seperti Orang Tuanya

Anisa dari Fakultas Kedokteran Hewan menjadi salah satu wisudawan terbaik UB.


Kasus-Kasus Kematian Tidak Ketahuan, Terakhir Lansia di Mojokerto

16 Januari 2024

Tim gabungan Polri melakukan olah TKP lanjutan di lokasi penemuan jasad ibu dan anak yang tinggal kerangka di Perumahan Bukit Cinere Indah Jalan Puncak Pesanggrahan VIII No. 39, Kecamatan Cinere Depok, Sabtu, 9 September 2023. TEMPO/Ricky Juliansyah
Kasus-Kasus Kematian Tidak Ketahuan, Terakhir Lansia di Mojokerto

Fenomena meninggal dunia atau kematian di rumah tanpa diketahui orang lain cukup sering terjadi akhir-akhir ini. Terakhir lansia di Mojokerto.