Pahami Retinopati Diabetik, Gangguan Mata Akibat Diabetes

Warga lanjut usia memeriksakan matanya dalam pelayanan kesehatan gratis di Kranji, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (31/1). Pemeriksaan diberikan kepada kalangan warga lanjut usia kurang mampu untuk mencegah bertambahnya angka kebutaan di Indonesia, khususnya perkotaan. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Diabetes telah menjadi masalah kesehatan global. Ini adalah kondisi kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif atau ketika pankreas berhenti memproduksi cukup insulin. 

Mengutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes bisa menjadi penyebab utama kondisi buruk lainnya seperti kebutaan, gagal ginjal, serangan jantung, stroke dan amputasi anggota tubuh bagian bawah. Salah satu efek diabetes yang paling kerap diabaikan adalah retinopati diabetik. Apakah itu? berikut paparannya seperti dikutip dari Times of India.

Tanda-tanda retinopati diabetik mungkin tidak terlihat pada tahap awal, seiring perkembangannya, hal itu dapat menyebabkan beberapa komplikasi, termasuk:

1. Floaters atau bintik hitam pada penglihatan

2. Penglihatan kabur

3. Penglihatan yang berfluktuasi

4. Lubang di penglihatanmu

5. Kehilangan penglihatan

Baca: Penderita Diabetes Wajib Waspadai Masalah Mata Ini

Mengubah pola makan, olahraga teratur, menghentikan kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat semuanya dapat membantu mengelola kadar gula darah sehingga membantu mencegah masalah mata terkait diabetes. Tujuan utamanya adalah menjaga kadar gula darah. Hindari makan makanan yang dapat memperburuk diabetes. Selanjutnya, berhenti merokok dan konsumsi alkohol.

Memeriksakan mata secara teratur dapat membantu mendeteksi masalah terkait mata terutama jika menderita diabetes. Bergantung pada tingkat perkembangan kondisinya, dokter dapat merekomendasikan sejumlah prosedur penanganan.

Jika masih dalam tahap awal retinopati diabetik, dokter akan terus melacak kesehatan mata. Namun, jika kondisinya berkembang dan memburuk, dokter mungkin menyarankan untuk segera memulai pengobatan.

Dokter mata mungkin pertama kali memulai dengan suntikan, obat yang dapat memperlambat atau membalikkan retinopati diabetik. Jika kondisinya masih berlanjut atau sudah lanjut, dokter akan lanjut melakukan perawatan laser untuk mengurangi pembengkakan pada retina. Operasi mata (vitrektomi) mungkin disarankan jika kebocoran pembuluh darah di retina tidak berhenti dan menimbulkan bekas luka.

HATTA MUARABAGJA 

Baca juga: Waspadai Masalah Mata Akibat Diabetes Melitus

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Hal Berikut Bisa Memicu Diabetes Tipe 1, termasuk Autoimun

6 jam lalu

Hal Berikut Bisa Memicu Diabetes Tipe 1, termasuk Autoimun

Pakar mengatakan munculnya diabetes tipe 1 bisa karena faktor virus, autoimun, dan lainnya, termasuk kurang vitamin D.


Prinsip 5210 untuk Cegah Anak Kena Diabetes, Seperti Apa?

12 jam lalu

Prinsip 5210 untuk Cegah Anak Kena Diabetes, Seperti Apa?

Pakar mengingatkan pentingnya penerapan prinsip 5210 pada anak agar tetap sehat dan tak terkena diabetes tipe 2. Apa maksudnya?


5 Masalah Kesehatan yang Sering Muncul di Usia 50-an

15 jam lalu

5 Masalah Kesehatan yang Sering Muncul di Usia 50-an

Masalah kesehatan ini bisa terjadi pada usia berapa pun tetapi meningkat pada usia paruh baya.


Bahaya Makanan Cepat Saji bagi Anak, Diabetes!

18 jam lalu

Bahaya Makanan Cepat Saji bagi Anak, Diabetes!

Salah satu jenis makanan pemicu faktor risiko kejadiaan diabetes pada anak adalah konsumsi makanan cepat saji yang tinggi gula dan lemak.


Cegah Diabetes pada Anak dengan Gerakan Hidup Sehat

2 hari lalu

Cegah Diabetes pada Anak dengan Gerakan Hidup Sehat

Kemenko PMK menyebut Gerakan Masyarakat Hidup Sehat harus diterapkan dengan baik guna mencegah berbagai penyakit, termasuk diabetes.


Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, IDAI Sebut Pemicunya

2 hari lalu

Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, IDAI Sebut Pemicunya

IDAI menyebut kasus diabetes pada anak usia 0-14 tahun pada 2023 naik 70 kali lipat dibanding 2010. Apa saja pemicunya?


Ahli Gizi Sebut Kaitan Susu Kental Manis dan Risiko Diabetes Anak

2 hari lalu

Ahli Gizi Sebut Kaitan Susu Kental Manis dan Risiko Diabetes Anak

Susu kental manis mengandung tambahan gula tinggi dan protein sangat rendah sehingga minim zat gizi bermanfaat dan berisiko menyebabkan diabetes.


Gula Darah Tinggi Akibat Diabetes Bisa Merusak Saraf, Kenali 4 Tanda Ini

6 hari lalu

Gula Darah Tinggi Akibat Diabetes Bisa Merusak Saraf, Kenali 4 Tanda Ini

Gangguan saraf akibat diabetes ini disebut neuropati diabetik.


Mengapa Beras Merah Banyak Dikonsumsi Penderita Diabetes?

6 hari lalu

Mengapa Beras Merah Banyak Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Penderita diabetes kerap mengonsumsi beras merah, begini penjelasannya. Berikut manfaat lain beras merah ini.


Manfaat Beras Hitam Selain untuk Penurunan Berat Badan, Apa Lagi?

7 hari lalu

Manfaat Beras Hitam Selain untuk Penurunan Berat Badan, Apa Lagi?

Beras hitam memberikan sejumlah menfaat kesehatan bagi tubuh, antara lain untuk penurunan berat badan dan kesehatan mata.