Muncul Lagi di Aceh, Inilah 4 Jenis Polio yang Perlu Diketahui

Reporter

Editor

Nurhadi

Bidan Puskesmas Cisimeut memberikan vaksin polio kepada seorang anak Suku Baduy di Kampung Cisadane, Lebak, Banten, Jumat 26 Agustus 2022 malam. Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di kawasan pedalaman Baduy tersebut dilaksanakan hingga malam hari agar anak dan ibu Suku Baduy mau mengikuti kegiatan pemberian imunisasi untuk meningkatkan kesehatan serta mencegah berbagai penyakit. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

TEMPO.CO, Jakarta - Penemuan kasus penyakit polio di Kabupaten Pidie, Aceh, beberapa waktu lalu mencemaskan masyarakat. Polio adalah penyakit virus menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kesulitan bernapas, dan terkadang kematian. Cara paling efektif untuk mencegah polio adalah vaksinasi.

Polio dapat mempengaruhi tubuh secara berbeda tergantung di mana virus berkembang biak dan menyerang. Dilansir dari Clevand Clinic, berikut beberapa jenis polio:

1. Poliomielitis abortif

Poliomielitis abortif menyebabkan gejala seperti flu dan usus. Itu hanya berlangsung beberapa hari dan tidak menyebabkan masalah jangka panjang.

2. Poliomielitis non-paralitik

Poliomielitis non-paralitik dapat menyebabkan meningitis aseptik, pembengkakan area di sekitar otak. Ini menyebabkan lebih banyak gejala daripada poliomielitis yang gagal dan mungkin mengharuskan untuk dirawat di rumah sakit.

3. Poliomielitis paralitik

Poliomielitis paralitik terjadi ketika virus polio menyerang otak dan sumsum tulang belakang. Itu dapat melumpuhkan otot-otot yang memungkinkan untuk bernapas, berbicara, menelan, dan menggerakkan anggota tubuh. Tergantung pada bagian tubuh mana yang terkena, itu disebut polio tulang belakang atau polio bulbar. Polio tulang belakang dan bulbar dapat muncul bersamaan. Kurang dari 1 persen penderita polio mengalami poliomielitis paralitik.

4. Polioensefalitis

Polioensefalitis adalah jenis polio langka yang kebanyakan menyerang bayi. Ini menyebabkan pembengkakan otak.

5. Sindrom pasca-polio

Sindrom pasca-polio adalah ketika gejala polio kembali bertahun-tahun setelah infeksi polio.

YOLANDA AGNE

Baca juga: Virus Polio Muncul Lagi di Aceh, Kemenkes Sebut Karena Lingkungan Kotor






Tips Merawat Anak dengan HIV/AIDS dari Dokter

14 jam lalu

Tips Merawat Anak dengan HIV/AIDS dari Dokter

Dokter membagikan sejumlah tips merawat anak dengan HIV/AIDS. Berikut hal penting yang perlu diperhatikan.


Penyebab Diare dan Gejalanya

15 jam lalu

Penyebab Diare dan Gejalanya

Diare kronis dapat menjadi tanda penyakit usus atau gangguan usus fungsional. Berikut gejala dan penyebabnya.


Hati-hati, HIV pada Anak Sering tanpa Gejala Khas

16 jam lalu

Hati-hati, HIV pada Anak Sering tanpa Gejala Khas

Dokter mengatakan HIV pada anak sering tidak menimbulkan gejala khas sehingga kadang dapat mengecoh orang tua.


5 Manfaat Buah Kersen Bagi Kesehatan: Turunkan Gula Darah hingga Cegah Infeksi

22 jam lalu

5 Manfaat Buah Kersen Bagi Kesehatan: Turunkan Gula Darah hingga Cegah Infeksi

Buah kersen kerap dianggap sama dengan buah ceri. Meskipun demikian, buah kersen simpan banyak manfaat.


Apakah Seorang Bisa Terkena Demam Berdarah Lebih dari Satu Kali?

1 hari lalu

Apakah Seorang Bisa Terkena Demam Berdarah Lebih dari Satu Kali?

Seorang dapat terkena demam berdarah dari dua atau lebih jenis demam berdarah yang berbeda. Karena itu seorang dapat menderita DBD lebih dari sekali.


Uji Klinis Vaksin HIV Bidik Sel-B untuk Lawan Jutaan Varian Virus

2 hari lalu

Uji Klinis Vaksin HIV Bidik Sel-B untuk Lawan Jutaan Varian Virus

Berikut ini adalah hasil awal uji klinis vaksin HIV dengan pendekatan baru tersebut.


Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

3 hari lalu

Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

Berdasarkan temuan, Provinsi di luar Jawa-Bali memiliki capaian imunisasi kejar yang lebih rendah dibandingkan dengan wilayah regional Jawa Bali.


Ini Penyebab Keracunan Makanan dan Faktor Risikonya

4 hari lalu

Ini Penyebab Keracunan Makanan dan Faktor Risikonya

Seseorang dapat keracunan makanan bila memakan sesuatu yang telah terkontaminasi oleh salah satu patogen, yakni bakteri, parasit, atau virus.


5 Dampak Buruk Penggunaan Headset Terlalu Lama bagi Pendengaran

5 hari lalu

5 Dampak Buruk Penggunaan Headset Terlalu Lama bagi Pendengaran

Di satu sisi penggunaan headset terlalu lama menimbulkan beberapa dampak buruk bagi kesehatan. Mulai dari infeksi, telinga cepat kotor, hingga gangguan pendengaran.


5 Mitos HIV/AIDS yang Perlu Anda Ketahui

5 hari lalu

5 Mitos HIV/AIDS yang Perlu Anda Ketahui

Berikut sederet mitos tentang HIV/AIDS yang masih beredar di masyarakat.