Kapan Sebaiknya Anak Diberikan Vaksin Polio?

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi Imunisasi. TEMPO/Fully Syafi

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu langkah pencegahan penyakit poliomyelitis atau yang umum disebut polio pada anak adalah dengan memberikan imunisasi sejak bayi.

Berdasarkan  penelitian Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018, Indonesia menjadi salah satu negara yang berisiko tinggi dalam penyebaran polio. Namun, tidak sedikit orangtua yang masih bertanya-tanya mengenai waktu tepat memberikan imunisasi vaksin polio bagi anak.

Polio merupakan kependekan dari poliomyelitis diambil dari bahasa Yunani bermakna peradangan tulang belakang. Polio adalah salah satu jenis penyakit yang rentan menjadi epidemi dan menimbulkan kematian dalam jumlah besar. Tak sedikit penderita polio harus mengalami cacat permanen seumur hidup. Bahkan, dalam kasus parah, kelumpuhan bisa menyerang tenggorokan dan dada.

Alternatif pencegahan penyakit polio dapat dilakukan dengan imunisasi menggunakan vaksin polio. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah menyusun jadwal imunisasi anak sebagai acuan pemberian vaksin anak di seluruh Indonesia.

Dikutip dari rsa.ugm.ac.id, imunisasi vaksin polio merupakan salah satu rangkaian dari vaksin dasar yang diberikan bayi sebelum berusia satu tahun. Vaksin polio umumnya diberikan bersamaan dengan vaksin DPT-HB-Hib (vaksinasi pentavalen).

IDAI merekomendasikan pemberian imunisasi vaksin polio dilakukan saat anak pertama kali lahir, lalu disambung ketika anak menginjak usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan.

Dikutip dari dinkes.pringsewukab.go.id, vaksin yang diberikan berupa vaksin oral bagi anak baru lahir. Imunisasi polio tetes diberikan 4 kali pada usia 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan untuk mencegah lumpuh layu.

Dikutip dari eprints.umm.ac.id, imunisasi polio suntik pun diberikan 1 kali pada usia 4 bulan agar kekebalan yang terbentuk semakin sempurna. Setelah itu, anak mendapatkan vaksin inaktif lewat suntikan. Vaksin juga bisa didapat ketika anak berusia 18-24 bulan dan lima tahun sebagai vaksin tambahan (booster).

Sebenarnya, semua jenis vaksin anak memberikan efek samping, tak terkecuali imunisasi anak polio. Efek samping yang muncul dari vaksin polio cenderung ringan dan akan hilang dengan sendirinya, seperti bekas suntikan di kulit, demam, dan nyeri di sekitar area suntikan. Efek serius baru terjadi apabila anak memiliki alergi tertentu.

NAOMY A. NUGRAHENI

Baca juga: IDAI Ingatkan Jangan Ragu Cegah Penyakit Polio dengan Pemberian Vaksin






Keluarga dan Konseling Psikolog, Apa Manfaatnya?

7 jam lalu

Keluarga dan Konseling Psikolog, Apa Manfaatnya?

Psikolog ini berfokus antara lain asesmen keluarga, terapi pasangan, konsultasi, pendidikan dan pelatihan, advokasi kebijakan


Ulang Tahun ke-41, Britney Spears Kirim Pesan Menyentuh untuk Anak-anaknya

9 jam lalu

Ulang Tahun ke-41, Britney Spears Kirim Pesan Menyentuh untuk Anak-anaknya

Britney Spears mengaku tidak bertemu dengan anak-anaknya selama berbulan-bulan.


Pengertian dan Fungsi Keluarga

9 jam lalu

Pengertian dan Fungsi Keluarga

Keluarga berarti kelompok orang yang disatukan oleh ikatan perkawinan, darah, atau adopsi


Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

1 hari lalu

Kemenkes Sebut Capaian Imunisasi Kejar di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

Berdasarkan temuan, Provinsi di luar Jawa-Bali memiliki capaian imunisasi kejar yang lebih rendah dibandingkan dengan wilayah regional Jawa Bali.


Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia Minta Maaf Atas Iklan Kontroversialnya

1 hari lalu

Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia Minta Maaf Atas Iklan Kontroversialnya

Direktur Kreatif Balenciaga Demna Gvasalia mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagram-nya


BMW Donasikan 50 Ribu Euro untuk Anak Korban Gempa Cianjur

2 hari lalu

BMW Donasikan 50 Ribu Euro untuk Anak Korban Gempa Cianjur

BMW Indonesia juga berencana memberikan paket sanitasi dan kesehatan bagi anak-anak serta keluarga korban gempa Cianjur.


Penyakit Campak pada Anak: Kenali Gejala dan Pencegahannya

2 hari lalu

Penyakit Campak pada Anak: Kenali Gejala dan Pencegahannya

Gejala campak biasanya muncul 7-14 hari setelah tertular.


Terapi Bicara Jadi Salah Satu Cara Mengatasi Speech Delay Anak

3 hari lalu

Terapi Bicara Jadi Salah Satu Cara Mengatasi Speech Delay Anak

Terapi bicara dan peran aktif orangtua menjadi kunci mengatasi speech delay yang dialami anak.


Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

3 hari lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

3 hari lalu

Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

Speech delay adalah salah satu gangguan yang menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan bicara.