Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Hingga 4 November 2022, sekitar 53,02 persen tenaga kesehatan di Batam telah diberikan dosis booster vaksin COVID-19 kedua. (ANTARA/HO-Dinkes Batam)

TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Kesehatan memberikan vaksin booster jilid kedua sejak Juli lalu. Pemberian booster ini difokuskan bagi tenaga kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang. Hal ini karena tenaga kesehatan merupakan kelompok pertama yang memiliki risiko tinggi terpapar COVID-19. 

Melansir dari laman Kemenkes, imbauan booster kedua ini disampaikan melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/3615/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster Ke-2 Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan. Booster ini diberikan dengan mempertimbangkan semakin banyaknya jumlah tenaga kesehatan yang terinfeksi COVID-19. 

Mekanisme Vaksin Booster Dosis Kedua

Selain itu, imbauan ini juga dilakukan berdasarkan rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional Indonesian Technical Advisory Group on Immunization/ITAGI). Pemberian vaksin ini juga telah mendapatkan Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat Atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pemberian vaksinasi COVID-19 dosis booster ke-2 tersebut diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama. Vaksinasi COVID-19 dosis booster ke-2 bagi SDM kesehatan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan atau di pos pelayanan vaksinasi COVID-19.

Vaksin booster disebut diberikan sebagai upaya untuk memutus rantai penularan COVID-19 dengan tujuan meningkatkan imunitas tubuh dalam melawan Virus Corona. Vaksin ini dapat meningkatkan efektivitas vaksin COVID-19 yang diberikan sebelumnya.

Baca juga : Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun Keatas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Mengutip dari laman Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) memberikan beberapa alasan pentingnya melakukan vaksin booster, yaitu:

- Antibodi seseorang menurun dalam waktu 6 bulan setelah vaksinasi, hal ini bersamaan dengan munculnya beberapa varian baru COVID-19 yang harus diwaspadai.
- Pandemi Covid-19 belum berakhir, karena itu masyarakat Indonesia harus memiliki imunitas yang tinggi.

WINDA OKTAVIA

Baca juga : Usai Vaksinasi Booster Kedua Jokowi Langsung Tinjau Pengungsi Gempa Cianjur







Fakta-fakta Temuan Baru Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di DKI Jakarta

6 jam lalu

Fakta-fakta Temuan Baru Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di DKI Jakarta

Temuan baru dua pasien anak yang menderita gagal ginjal akut di DKI Jakarta. Seperti apa fakta-fakta mengenai kasus gagal ginjal akut terbaru?


Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Imbau Jangan Beli Obat Sirup tanpa Resep Dokter

7 jam lalu

Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Imbau Jangan Beli Obat Sirup tanpa Resep Dokter

Menanggapi munculnya kasus baru gagal ginjal akut, Kemenkes mengimbau masyarakat tidak membeli obat sirup sembarangan tanpa resep dari dokter.


2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Satu Pasien Meninggal Usai Konsumsi Praxion

8 jam lalu

2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Satu Pasien Meninggal Usai Konsumsi Praxion

Satu kasus yang terkonfirmasi gagal ginjal akut atau Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di Jakarta dialami anak berusia 1 tahun.


Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Pastikan Obat Sirup yang Diduga Jadi Penyebabnya Sudah Ditarik

10 jam lalu

Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Pastikan Obat Sirup yang Diduga Jadi Penyebabnya Sudah Ditarik

Kemenkes menyebut satu korban baru gagal ginjal akut pada anak mengonsumsi obat sirup penurun demam merk Praxion.


Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah 2, Begini Kronologinya

11 jam lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Bertambah 2, Begini Kronologinya

Kementerian Kesehatan memaparkan kronologi bertambahnya korban gagal ginjal akut. Dua kasus baru ditemukan di Jakarta dengan satu korban meninggal.


Pesan Menkes untuk Turunkan Prevalensi Stunting

2 hari lalu

Pesan Menkes untuk Turunkan Prevalensi Stunting

Menkes menyatakan pada 2023 pemerintah fokus mengejar prevalensi stunting turun ke angka 17 persen. Berikut langkah yang dilakukan.


Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

4 hari lalu

Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

AMSI dinilai telah memberikan kontribusi penting khususnya dalam penyebaran informasi tentang Covid-19 dan pencegahan hoaks selama pandemi.


Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Pembantu Kesehatan Haji 1444 H, Simak Persyaratannya

6 hari lalu

Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Pembantu Kesehatan Haji 1444 H, Simak Persyaratannya

Kemenkes membuka pendaftaran Tenaga Pendukung Kesehatan (TPK) untuk pelaksanaan ibadah haji 1444 H/2023 M.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

8 hari lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

9 hari lalu

Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

Direktur Pengelolaan Imunisasi, Prima Yosephine Berliana, M.K.M menjawab wacana vaksin booster berbayar yang disampaikan Menteri Kesehatan.