Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

Ilustrasi diabetes. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dapat menimbulkan sejumlah efek pada tubuh, termasuk penambahan berat badan dan kadar gula darah yang tinggi atau diabetes. Dalam banyak kasus, ada pilihan sehat untuk menggantikan makanan tidak sehat.

Penderita Diabetes Hindari 5 Makanan Ini

Berikut adalah 5 makanan yang harus dihindari jika sedang menderita diabetes beserta beberapa pilihan pengganti yang lebih sehat, dikutip dari www.diabetescarecommunity.com.

1. Daging olahan

Daging olahan seperti bacon, ham, salami atau dendeng mengandung banyak bahan kimia berbahaya yang tidak ada dalam daging segar. Mereka juga dikaitkan dengan penyakit seperti kanker dan penyakit jantung dalam berbagai penelitian. Bisa mengganti daging olahan dengan pilihan protein yang lebih alami, seperti ayam, kalkun, tuna, atau telur rebus.

Baca: 10 Makanan Sehat bagi Penderita Diabetes Bantu Mengontrol Gula Darah

2. Susu penuh lemak

Produk susu penuh lemak terutama mengandung lemak jenuh atau lemak jahat dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, karena makanan tinggi lemak secara alami mengandung lebih banyak kalori, produk susu penuh lemak dapat meningkatkan risiko obesitas.

Ganti produk susu penuh lemak dengan produk susu rendah lemak atau tanpa lemak dan susu non-susu misalnya susu almond atau kedelai. Saat memilih produk rendah lemak, selalu perhatikan bahan tidak sehat lainnya yang mungkin ditambahkan untuk menggantikan lemak, seperti gula atau lemak jenuh.

3. Jajanan kemasan dan makanan olahan yang dipanggang

Sebagian besar kue kemasan, biskuit, dan kue kering dibuat dengan gula rafinasi, tepung terigu olahan, dan lemak tidak sehat. Kue tersebut juga mengandung sejumlah bahan kimia, termasuk pengawet, dan zat pewarna dan penyedap. Selain itu, karbohidrat dalam makanan olahan biasanya merupakan karbohidrat sederhana, yang menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin. Ganti camilan kemasan dan makanan olahan yang dipanggang dengan sayuran, segenggam almond atau irisan apel dengan selai kacang di atasnya.

4. Sereal sarapan manis

Sereal sarapan adalah beberapa makanan olahan yang paling sering dikonsumsi yang tinggi gula tambahan. Bahkan, kebanyakan mencantumkan gula sebagai bahan kedua atau ketiga. Memulai hari dengan sereal sarapan tinggi gula akan meningkatkan kadar gula darah dan insulin tubuh. Kelebihan konsumsi gula juga dapat meningkatkan risiko obesitas, serta penyakit jantung dan kanker.

Ganti sereal sarapan manis dengan oatmeal, granola buatan sendiri, atau sereal sarapan yang mengandung sedikit atau tanpa tambahan gula.

5. Kentang goreng

Karena kentang goreng digoreng dalam minyak yang mengandung lemak jenuh yang tidak sehat, lemak dan kalorinya sangat tinggi. Hal ini dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan yang serius misalnya penyakit jantung dan obesitas jika mengonsumsi kentang goreng terlalu sering. Kentang goreng juga mengandung banyak garam, yang dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Ganti kentang goreng dengan stik sayuran atau irisan ubi panggang.

YOLANDA AGNE 

Baca juga: Ini Makanan yang Tetap Boleh Dikonsumsi Penderita Diabetes

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Cegah Diabetes pada Anak dengan Gerakan Hidup Sehat

50 menit lalu

Cegah Diabetes pada Anak dengan Gerakan Hidup Sehat

Kemenko PMK menyebut Gerakan Masyarakat Hidup Sehat harus diterapkan dengan baik guna mencegah berbagai penyakit, termasuk diabetes.


Mengenal Oat, Biji-bijian yang Bisa Diolah Jadi Berbagai Macam Menu

5 jam lalu

Mengenal Oat, Biji-bijian yang Bisa Diolah Jadi Berbagai Macam Menu

Oat adalah biji-bijian atau sereal yang berasal dari Avena Sativa atau tanaman oat.


Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, IDAI Sebut Pemicunya

6 jam lalu

Kasus Diabetes Anak Naik 70 Kali Lipat, IDAI Sebut Pemicunya

IDAI menyebut kasus diabetes pada anak usia 0-14 tahun pada 2023 naik 70 kali lipat dibanding 2010. Apa saja pemicunya?


Ahli Gizi Sebut Kaitan Susu Kental Manis dan Risiko Diabetes Anak

7 jam lalu

Ahli Gizi Sebut Kaitan Susu Kental Manis dan Risiko Diabetes Anak

Susu kental manis mengandung tambahan gula tinggi dan protein sangat rendah sehingga minim zat gizi bermanfaat dan berisiko menyebabkan diabetes.


Mengenal Sindrom Metabolik, Gangguan Kesehatan yang Terjadi Bersamaan Terkait Obesitas

1 hari lalu

Mengenal Sindrom Metabolik, Gangguan Kesehatan yang Terjadi Bersamaan Terkait Obesitas

Sindrom metabolik merupakan kondisi yang umum, kurang lebih sepertiga dari orang dewasa Amerika Serikat pernah mengidapnya.


5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Diet Gagal Bikin Berat Badan Turun

3 hari lalu

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Diet Gagal Bikin Berat Badan Turun

Jika masih melakukannya sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, jangan harap tujuan menurunkan berat badan akan tercapai.


Mana yang Lebih Kaya Nutrisi, Apel Merah atau Apel Hijau?

3 hari lalu

Mana yang Lebih Kaya Nutrisi, Apel Merah atau Apel Hijau?

apel memilili beberapa jenis salah satunya ada apel merah dan apel hijau. manakah yang lebih kaya nutrisi, apel hijau atau merah? simak jawabannya disini


4 Penyebab Gangguan Makan Dipengaruhi Psikologis, Apa Saja?

3 hari lalu

4 Penyebab Gangguan Makan Dipengaruhi Psikologis, Apa Saja?

Gangguan makan juga dipengaruhi kondisi kesehatan mental yang kompleks


Korelasi Infeksi Berulang dan Stunting Menurut Menkes

4 hari lalu

Korelasi Infeksi Berulang dan Stunting Menurut Menkes

Menkes menyebut stunting pada anak berkolerasi erat dengan berbagai penyakit yang menyebabkan infeksi berulang.


Pentingnya Wanita Menjaga Massa Otot Demi Kesehatan Jantung

4 hari lalu

Pentingnya Wanita Menjaga Massa Otot Demi Kesehatan Jantung

Menurut penelitian massa otot dapat menjadi salah satu cara membantu meningkatkan kesehatan jantung