5 Efek Negatif Jika Mengunyah Asal-asalan

Ilustrasi sakit perut. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Mungkin setiap orang sering mendengar makanan harus dikunyah 32 kali supaya mudah diserap. Meskipun tidak diketahui secara pasti berapa kali jumlah minimal mengunyah makanan yang baik, semakin lama dikunyah, makanan semakin lunak, sehingga semakin mudah diserap tubuh. Lantas, bagaimana tanda-tanda cara mengunyah makanan yang salah? Berikut ulasannya.

Dilansir dari laman Real Simple, berikut beberapa tanda-tanda jika kita salah saat mengunyah makanan.

1. Mudah mulas

Baca : Ini Manfaat Medis Mengunyah Makanan Ala Rasulullah

Setiap orang yang sering merasakan mulas pasti tahu bahwa rasa ini bukan sensasi yang menyenangkan. Cara mengunyah yang salah dapat memicu produksi asam klorida di perut. Kegiatan ini membuat perut siap untuk memecah makanan.

Namun, ketika makanan tidak dikunyah sepenuhnya, tidak akan ada banyak asam di perut yang membantu pencernaan melakukan tugasnya dengan baik. Kombinasi antara asam lambung yang rendah dan makanan yang tidak dikunyah dapat menyebabkan gelembung gas yang akan naik ke kerongkongan dan tenggorokan, yang kemudian akan menyebabkan mulas.

2. Mengalami gangguan pencernaan

Mengunyah makanan yang kurang lembut juga merupakan berita buruk bagi usus. Ini karena saat makanan bergerak dari perut ke usus kecil, pankreas akan mengeluarkan enzim dan kantung empedu akan melepaskan empedu. Kedua komponen ini selanjutnya akan memecah makanan, tetapi mereka tidak dapat memecah partikel yang terlalu besar.

Sehingga, jika ada partikel makanan yang terlalu besar, bakteri alami di usus dapat memfermentasi makanan yang tidak tercerna dan dapat berkembang biak. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kembung gas, gangguan pencernaan, atau bahkan sembelit.

3.Tubuh tidak menyerap nutrisi

Menguyah pada dasarnya adalah cara untuk membantu tubuh memecah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi molekul yang masing-masing disebut sebagai monosakarida, asam amino, dan asam lemak. Molekul-molekul ini diserap oleh usus kecil, tempat penyerapan nutrisi terutama terjadi. Namun, ketika makanan tidak cukup dikunyah, karbohidrat, protein, dan lemak tidak akan sepenuhnya dipecah, sehingga usus kecil akan sulit menyerap nutrisi.

4. Memicu makan berlebihan

Jika tidak mengunyah makanan hingga lembut dan menyeluruh, kemungkinan besar tubuh akan sulit menangkap isyarat kenyang pada perut. Kemudian, seseorang akan makan lebih banyak yang membuatnya merasa sakit, lesu, bahkan meningkatkan resiko sindrom metabolik, yakni sebuah kondisi dimana terdapat obesitas sentral, kadar kolesterol tinggi, tekanan darah, dan kadar glukosa yang tinggi. Sindrom ini merupakan kondisi yang serius karena dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskolar, diabetes, dan kanker tertentu.

5. Lebih sulit menikmati makanan

Mengunyah terlalu cepat dapat menghambat kenikmatan makan. Sebaliknya, saat makan dan mengunyah dengan hati-hati, semua indera pada tubuh dapat bekerja dengan seksama. Tak hanya bisa lebih menikmati makanan, hal itu juga memudahkan perut untuk menentukan kapan merasa kenyang.

MUHAMMAD SYAIFULLOH

Baca : Sebentar Atau Lama Mengunyah Mempengaruhi Berat Badan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Mudah Muntah Setelah Makan, Apa Itu Sindrom Ruminasi?

17 jam lalu

Mudah Muntah Setelah Makan, Apa Itu Sindrom Ruminasi?

Sindrom itu kebiasaan muntah sesudah makan biasanya setelah 30 menit


Ingin Ginjal Sehat? Hindari 5 Makanan Ini

2 hari lalu

Ingin Ginjal Sehat? Hindari 5 Makanan Ini

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan ginjal dengan mengenali jenis-jenis makanan yang wajib dihindari untuk dikonsumsi.


Dari Brokoli hingga Putih Telur, Inilah 5 Makanan Sehat untuk Ginjal

3 hari lalu

Dari Brokoli hingga Putih Telur, Inilah 5 Makanan Sehat untuk Ginjal

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, salah satunya dengan rutin mengonsumsi makanan-makanan sehat.


5 Makanan untuk Mengurangi Risiko Maag

3 hari lalu

5 Makanan untuk Mengurangi Risiko Maag

Orang yang memiliki riwayat maag sebaiknya mengonsumsi makanan yang sesuai untuk kondisinya. Apa saja?


7 Kiat Mencegah Koma Makanan atau Mengantuk Saat Kenyang

4 hari lalu

7 Kiat Mencegah Koma Makanan atau Mengantuk Saat Kenyang

Di bidang medis kondisi mendadak mengantuk dan lesu setelah kenyang disebut koma makanan atau postprandial somnolen


Koma Makanan, Kondisi Mendadak Mengantuk atau Lesu Saat Kenyang

4 hari lalu

Koma Makanan, Kondisi Mendadak Mengantuk atau Lesu Saat Kenyang

Tak ada kesimpulan pasti penyebab koma makanan. Tapi?


Inilah 5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Tipes

5 hari lalu

Inilah 5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Tipes

Untuk mencegah gejala tipes semakin parah, ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari.


Lakukan 6 Hal Ini untuk Menghindari Tipes

5 hari lalu

Lakukan 6 Hal Ini untuk Menghindari Tipes

Karena vaksin tidak dapat memberikan perlindungan lengkap, maka seseorang dapat melakukan beberapa hal ini untuk menghindari tipes.


Apa itu Daechang, Makanan Usus ala Korea Selatan yang Lagi Viral di TikTok

6 hari lalu

Apa itu Daechang, Makanan Usus ala Korea Selatan yang Lagi Viral di TikTok

Mengenal Daechang makanan khas Korea Selatan yang tengah viral di sosial media, seperti apa asal-usulnya?


4 Makanan Kaya Protein untuk Meningkatkan Suasana Hati

6 hari lalu

4 Makanan Kaya Protein untuk Meningkatkan Suasana Hati

Ada beberapa makanan utama yang dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengatasi kecemasan