Apa Itu Gaya Hidup Bohemian? Jejaknya Berawal dari Bahasa Prancis di Abad 15

Ilustrasi gaya hidup Bohemian. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -Ada beragam pernak-pernik gaya kehidupan mulai dari gaya hidup mainstream, ekstrem, atau simpel, bohemian, bahkan glamor. Bagaimana bohemian bisa jadi gaya hidup?

Menilik Gaya Hidup Bohemian

Gaya hidup bohemian, bohemian lifestyle, atau bohemiansm merupakan gaya hidup yang tidak biasa atau konvensional. Bohemian mungkin identik dengan gaya berpakaian alias bohemian style. Seseorang bisa mengadopsi gaya berpakaian bohemian. Tetapi bohemiansm lebih dari sekedar tampilan luar.

Baca : Gaya Kece Luna Maya di Festival Coachella Bersama Para Sahabat

Gaya hidup bohemian boleh dibilang sebagai gaya hidup bebas. Para penganut umumnya tidak peduli dengan nilai dan norma di masyarakat. Mereka bebas berekspresi, baik tentang pemikiran atau selera hidup. Tetapi bukan berarti bohemian berkonotasi dengan sesuatu yang negatif.

Dikutip dari Britannica, seseorang dengan “jiwa” bohemian berusaha untuk menjalani kehidupan kebebasan kreatif di luar materialisme, kekerasan, dan aspek lain dari masyarakat yang mereka anggap korup. Selain busana, bohemian juga dapat diterapkan dalam berbagai segi kehidupan. Misalnya musik, artistik, sastra atau spiritual.

Kata bohemian berasal dari bahasa Prancis, bohemién. Kata ini disebut muncul pada abad ke-15. Penggunanya ditujukan kepada orang Roma dengan konotasi merendahkan. Hal ini lantaran gaya hidup mereka yang nomaden, bebas aturan, dan melakukan pekerjaan yang tidak biasa. Umumnya para bohemién hidup di daerah miskin di kota-kota Prancis.

Seiring berjalannya waktu, pada abad ke-19, istilah bohemian luntur dari makna rendah. Sebaliknya, kehidupan nyentrik mereka yang identik dengan nomadisme, kreativitas, dan kemiskinan menjadi alternatif gaya hidup bagi orang-orang yang berjiwa bebas. Tak ada ciri khusus bohemian. Sebab karakteristik justru akan menghilangkan makna kebebasan itu sendiri.

Bohemian yang dulu erat dengan konotasi miskin, beralih digunakan untuk menyebut gaya hidup para seniman, aktris, penulis, jurnalis, hingga aktor pada abad ke-19. Mereka yang menganut bohemiansm memilih hidup sederhana, senang berpindah-pindah dan tak terlalu peduli dengan materi. Mereka juga tidak terikat dengan politik, fenomena sosial, dan aturan.

Dalam Bohemian Manifesto: a Field Guide to Living on the Edge, penulis Laren Stover membagi bohemian menjadi lima pola pikir atau gaya yang berbeda, sebagai berikut:

1. Beat: juga drifter, tetapi non-materialis dan berfokus pada seni.

2. Dandy: tidak ada uang, tapi coba tampil seolah-olah mereka memilikinya dengan membeli dan memajang barang-barang mahal atau langka – seperti merek alkohol.

3. Gipsi: tipe ekspatriat, mereka menciptakan cita-cita Gipsi mereka sendiri tentang nirwana ke mana pun mereka pergi.

4. Nouveau: bohemian yang kaya yang mencoba menggabungkan bohemianisme tradisional dengan budaya kontemporer.

5. Zen: “post-beat”, fokus pada spiritualitas daripada seni. 

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Baca juga : Hubungan Gaya Busana Bohemian dan Budaya Hippie

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






5 Perubahan Gaya Hidup untuk Mengatasi Peradangan dan Nyeri Artritis

9 hari lalu

5 Perubahan Gaya Hidup untuk Mengatasi Peradangan dan Nyeri Artritis

Rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan sendi, menyebabkan peradangan, pembengkakan, nyeri sendi, dan kekakuan.


Gaya Hidup yang Diprediksi Bakal Tren di 2023

14 hari lalu

Gaya Hidup yang Diprediksi Bakal Tren di 2023

Kegiatan-kegiatan berikut diprediksi bakal populer di 2023 untuk menunjang gaya hidup aktif dan produktif. Apa saja?


Awal Tahun, Jokowi Tandatangani KUHP Baru

28 hari lalu

Awal Tahun, Jokowi Tandatangani KUHP Baru

Presiden Jokowi telah menandatangani KUHP baru kemarin. Berlaku tiga tahun lagi.


Mau Pensiun Dini? Hindari Hal-hal Berikut Ini

40 hari lalu

Mau Pensiun Dini? Hindari Hal-hal Berikut Ini

Pensiun dini akan menjadi hal yang 'menyeramkan' bagi sebagain orang ketika ia tidak mempersiapkan apa-apa. Apa yang harus dihindari?


Penindakan Protes KTT G20 dan KUHP Sumbang Skor Buruk Kebebasan Berekspresi 2022

50 hari lalu

Penindakan Protes KTT G20 dan KUHP Sumbang Skor Buruk Kebebasan Berekspresi 2022

Setara Institute dan INFID menganalisa, penindakan aparat pada protes KTT G20 dan pengesahan KUHP menyumbang skor buruk kebebasan berekspresi 2022.


Indeks Kinerja HAM 2022: Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat Masih Buruk di Tahun ini

51 hari lalu

Indeks Kinerja HAM 2022: Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat Masih Buruk di Tahun ini

SETARA Institute dan INFID mengatakan skor 3,1 Hak Sipol dalam Indeks Kinerja HAM 2022 ini jauh dari kata membaik.


AJI Gelar Aksi Tolak Pengesahan RKUHP: Berpotensi Kekang Kebebasan Berekspresi

55 hari lalu

AJI Gelar Aksi Tolak Pengesahan RKUHP: Berpotensi Kekang Kebebasan Berekspresi

Selain tak transparan isi RKUHP dinilai banyak bermasalah dan berpeluang mengekang kebebasan berekspresi. Tak urung banyak yang menolak, termasuk AJI.


Mengenal Wotagei, Tarian Tongkat Cahaya yang Bermula di Jepang

29 November 2022

Mengenal Wotagei, Tarian Tongkat Cahaya yang Bermula di Jepang

Aktivitas wotagei merujuk pertunjukan menari yang menggunakan tongkat bercahaya yang disebut psyllium


Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

28 November 2022

Catat, Inilah 5 Penyakit yang Kerap Memicu Mati Muda

Gaya hidup yang buruk menjadi penyebab utama anak muda mengalami penyakit serius sehingga memicu terjadinya kematian dini. Berikut lima penyakit yang kerap menyebabkan mati muda.


Dokter Ungkap Gaya Hidup yang Menyebabkan Gangguan Kesuburan dan Sulit Hamil

20 November 2022

Dokter Ungkap Gaya Hidup yang Menyebabkan Gangguan Kesuburan dan Sulit Hamil

Dari tidur, makanan, hingga tempat kerja, semuanya memiliki efek pada kesuburan.